Tag: Impian

Hari ke-26 : Kecewa Terhadap Diri Sendiri

Kecewa Terhadap Diri sendiri

Sejak kecil saya tidak punya impian. Pantas saja jika kegiatan sehari-hari saya hanya bersenang-senang saja. Hobi saya adalah bermain sepak bola dan catur. Tapi tidak pernah berpikir untuk serius dan kemudian menjadi profesional di kedua bidang tersebut. Dan waktu berlalu dengan cepat.

Baru di awal usia 20-an, saya benar-benar mengetahui apa yang saya inginkan. Sebuah impian besar. Ketika pertama kali mengikuti kelas pemasaran saat kuliah, perasaan saya mengatakan itu sesuatu yang hebat. Apalagi setelah membaca buku-buku Kohtler, saya sangat menikmatinya. Tidak butuh waktu lama untuk menyadari bahwa passion saya adalah dunia pemasaran.

Lanjutkan membaca “Hari ke-26 : Kecewa Terhadap Diri Sendiri”

Hari ke-16 : Penulis dan Kebingungan

Tidak akan pernah menyerah berjuang menjadi penulis​Sumber gambar : Rudylim.com

Memasuki hari ke-16, separuh jalan sudah kulewati. Tinggal 14 hari lagi dan aku akan mengakhiri siksaan berjuang untuk terus menulis setiap hari. Aku suka menulis, tapi menulis dengan topik yang ditentukan orang lain, itu perkara lain. Walaupun aku sudah terbiasa melakukannya mengingat aku adalah penulis artikel, tetap saja tantangan Jeff Goins sulit kutaklukan.

Awalnya kukira tantangan ini mudah. Dengan aturan menulis minimal 500 kata, aku cukup sombong untuk mengatakan kepada diri sendiri bahwa itu bukan masalah besar. Tapi setelah setengah perjalanan kulalui, aku hanya menuai kekecewaan. Beberapa tulisan tampak buruk. Dan aku menyesal telah berlaku sombong. Lanjutkan membaca “Hari ke-16 : Penulis dan Kebingungan”

Hari ke-7 : Surat untuk Anak-Anak di Masa Depan tentang Menulis

anak-kecil-perempuan-cantik

Sebenarnya ayah bukanlah penulis yang baik. Ayah baru rutin menulis ketika sudah berumur di atas 25 tahun. Benar kata orang, umur tidak bisa berbohong, dan itu yang menyebabkan ayah masih menghasilkan tulisan-tulisan buruk. Meskipun sudah banyak membaca tips-tips menulis, sepertinya itu tidak mengubah apapun.

Seandainya saja ada orang yang mengingatkan dan memberi nasihat untuk rajin menulis ketika ayah masih berusia 18 tahunan, mungkin itu akan menjadi nasihat terbaik dalam hidup ayah.

Di masa itu pekerjaan ayah hanya bersenang-senang dan tidak produktif. Bahkan ayah tidak peduli dengan sekolah. Saat itu ayah hanya benar-benar berpikir bahwa sekolah tidak ada gunanya. Ayah hanya menginginkan ijasah kelulusan. Tidak lebih dari itu.

Lanjutkan membaca “Hari ke-7 : Surat untuk Anak-Anak di Masa Depan tentang Menulis”

Berkhayal : Ingin Jadi Entrepeneur Online

Bermimpi jadi entrepeneur sukses di internetSaya sudah ngeblog selama lebih dari 25 bulan saat ini. Ada suka dan duka, tetapi saya menikmati pengalaman menulis dan mempublikasikan konten di internet.

Karena untuk menyempurnakan tulisan membutuhkan bacaan yang tepat, maka sudah wajar jika hampir setiap hari saya mencari konten-konten yang masih berhubungan dengan topik yang ingin saya tulis. Dan itu membuat saya mengenal kata “Entrepeneur Online”.

Entrepeneur sendiri berarti wirausaha yang menanggung risiko untuk keuntungan. Karena ada kata “online”, bisa juga kita artikan sebagai wirausaha di internet.

Lanjutkan membaca “Berkhayal : Ingin Jadi Entrepeneur Online”

5 Tips agar Disiplin Menulis

Tips Disiplin Menulis
Sumber gambar : thestickkit.co

Di dunia ada sebagian orang yang terlahir dengan talenta menulis. Apapun yang mereka tuliskan menjadi karya agung. Mendapat apresiasi dari khalayak dan membuat mereka duduk di puncak segitiga sebagai penulis.

Sayangnya saya termasuk penulis tanpa bakat. Satu-Satunya jalan yang terbentang di hadapan saya adalah rangkaian menu latihan. Terus menulis sesering mungkin sehingga tulisan saya menjadi lebih tajam dan dihargai pembaca.

Dan kunci yang paling menentukan masa depan saya sebagai penulis adalah kedisiplinan. Bukan hal lainnya. Jika saya disiplin menulis, maka ada peluang menjadi penulis yang lebih baik. Dan itu alasan paling masuk akal yang mengerakkan saya untuk terus menciptakan karya tulis.

Lanjutkan membaca “5 Tips agar Disiplin Menulis”