Tag: Rencana

Hari yang Sibuk (01)

Selasa.

Dapat penjualan yang lebih. Rasanya menyenangkan jika teringat 3 hari yang misterius. Sayangnya, sekitar pukul 4 sore mulai turun hujan. Tidak ada lagi pembeli.

Hingga pukul 6, hujan masih turun. Gerimis saja. Aku nekat pulang dari pasar saja. Basah sedikit.

Sampai di rumah minum kopi setengah cangkir. Kemudian tidur. Dingin membuatku berlayar ke pulau kapuk dengan mudah. Berselimut dan benar-benar tidur.

Lanjutkan membaca “Hari yang Sibuk (01)”

Aku Sang Penikmat Kopi

Aku sang penikmat kopiSumber gambar: pekat-memikat.blogspot.com

Aku penikmat kopi. Tidak ada hari tanpa kopi. Hal itu sudah berlangsung semenjak aku duduk di bangku SMA bertahun-tahun yang lalu sekalipun berawal dari ketidaksengajaan alias pengaruh pergaulan.

Di masa itu, seingatku, teman-teman sepegaulanku atau mereka di lingkaranku, yang sering mengajakku kumpul-kumpul di warung-warung, mayoritas merupakan perokok. Sekalipun aku sudah merokok sejak berusia 14 tahun, baru di masa SMA aku mengenal kenikmatan rokok yang diadu dengan pahit kopi.

Kebiasaan minum kopi dan rokok itu terbawa hingga saat ini. Berarti sudah lebih dari 10 tahun aku melakukannya.

Lanjutkan membaca “Aku Sang Penikmat Kopi”

Tembus 200.000 Pageview

Pageview mencapai 200 ribuSumber gambar : Juragancipir.com

Kemarin blog Shiq4 mendapatkan pencapaian baru : pageview tembus 200.000.

Setidaknya butuh 32 bulan lebih untuk mendapatkannya. Itu merupakan hasil yang memuaskan bagiku karena aku rajin memublikasikan konten selama mengelola blog Shiq4.

Dipikir-pikir, sebenarnya aku terkesan dengan diri sendiri. Tentang kekonsistensian, semangat menulis atau harapan-harapan kecil yang satu demi satu terwujud. Dan itu membuatku semakin menikmati aktivitas ngeblog dan merasa lebih baik.

Lanjutkan membaca “Tembus 200.000 Pageview”

Impian

Sumber gambar : mohammedfikri.wordpress.com

Aku selalu suka membaca kisah-kisah orang yang berhasil merealisasikan impian mereka. Itu pasti sesuatu yang fantastis. Apalagi jika perjalanannya penuh liku dan tantangan.

Meskipun membaca hal semacam itu membuatku bersemangat, di sisi lain, sebenarnya dadaku dipenuhi dengan keraguan. Aku pernah kecewa terhadap diri sendiri karena hancurnya sebuah impian. Sempat berpikir bahwa impian hanyalah milik orang-orang spesial saja, aku menjalani kehidupan normal dan tidak lagi percaya dengan impian. Lanjutkan membaca “Impian”