Prinsip Ngeblog Baru : Sedikit Demi Sedikit, Lama-Lama Menjadi Bukit

Prinsip ngeblog baruSumber gambar : experd.com

Kemarin, saya membaca “7 Prinsip Dasar Ngeblog yang Harus Anda Jalankan” dan merasa bahwa saya telah konsisten menjalankannya.

Postingan tersebut terbit pada 30 Agustus 2015 ketika saya masih hijau. Dan tentu saja, di masa sekarang, saya memiliki lebih banyak pengetahuan dan pengalaman. Itu berarti saya memiliki lebih banyak aturan dalam menjalani hidup sebagai bloger meskipun beberapa diantaranya tidak saya sadari.

Saya telah menulis beberapa pelajaran ngeblog yang mungkin bisa bermanfaat bagi bloger, tapi sejauh ini, saya sendiri masih belum mengembangkan prinsip-prinsip ngeblog lainnya.

Prinsip ngeblog adalah aturan abstrak tentang bagaimana kita hidup sebagai bloger. Prinsip membuat bloger tidak ragu untuk mengambil keputusan penting dalam rangka mengembangkan blog.

Karena setiap bloger memiliki pengalaman dan pengetahuan yang berbeda, tentu masing-masing bloger memiliki prinsip yang berbeda pula.

Di postingan ini, saya ingin menyuarakan prinsip ngeblog baru saya berdasarkan pengalaman ngeblog sejak 2014 : Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.

Level yang Berbeda

Saya tergabung di grup Blogger Indonesia di Facebook.

Di sana, beberapa kali saya melihat bloger lain membagikan pencapaiannya.

Malah banyak diantaranya yang memiliki statistik mencapai lebih dari 10.000 pengunjung per hari.

Atau yang lebih hebat lagi, baru ngeblog selama beberapa minggu sudah mampu tembus ribuan pengunjung per hari.

Membandingkan dengan diri sendiri, yang membutuhkan hampir 3 tahun untuk mendapatkan 200 ribu pageview, saya merasa berada di level yang jauh berbeda.

Terkadang itu membuat saya minder dan menyadari bahwa masih banyak yang harus dipelajari. Tapi di sisi lain, saya semakin bersemangat. Suatu hari nanti, saya pasti mencapai level tersebut.

Yang penting sekarang adalah memberikan semua yang terbaik dan mensyukuri semua hasil.

Terkadang kita harus tahu diri di mana kita berada dan tidak sombong mengatakan :

“Jika mereka bisa melakukannya, maka saya pun pasti bisa melakukannya.”

Karena gajah berak besar, kancil pun hendak berak besar, akhirnya mati kebebangan.

Keberuntungan dan Kesialan

Saya selalu menikmati kehidupan. Saya tidak terlalu memikirkan orang lain atau membanding-bandingkan. Yang saya tahu, harus ada perkembangan positif dari tahun ke tahun.

Begitu pula dalam ngeblog. Saya sudah cukup senang jika ada pencapaian baru ketika melakukan evaluasi setiap tahun. Bahkan jika hal tersebut sangat sepele, seperti peningkatan 100 pengunjung per hari dibanding tahun lalu. Setidaknya menjadi lebih baik.

Tapi mari saya perlihatkan statistik tahun ini :

Statistik blog dan prinsip ngeblog

Peningkatannya terlalu tinggi. Walaupun saya bahagia dengan kebetulan-kebetulan di tahun ini, itu berarti tugas saya menjadi lebih berat di tahun mendatang untuk mendapatkan pencapaian yang lebih baik.

Bisa dibilang, statistik tahun ini adalah keberuntungan dan kesialan bagi saya. Walaupun demikian, saya harus tetap yakin dan percaya bahwa :

Tidaklah Gajah dapat ke tangan manusia.

Tentu dalam artian yang realistis. Sangat penting untuk tahu diri dalam menentukan target agar tidak gigit jari.

Selama tetap berusaha melakukan yang terbaik, maka bukan kemustahilan target-target tersebut akan tercapai.

Terkadang, Anda harus mempercayai dapat meraih target Anda. Dan tentu saja, sebelum menentukan target, pastikan Anda sudah mengukur harganya dan sudah siap membayar semua yang dibutuhkan untuk merealisasikan target-target tersebut.

Tentang Sebuah Prinsip Baru

Mengapa saya memasukkan prinsip sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit?

Agar saya bisa fokus. Itu berarti juga sebagai komitmen untuk terus berproses dalam ngeblog.

Tidak harus dalam statistik. Mungkin memperbaiki kualitas tulisan. Mungkin mendapatkan lebih banyak backlink. Mungkin meningkatkan brand blog. Mungkin mendapatkan lebih banyak komentar. Atau mungkin… menjadi lebih sering dibicarakan bloger lain. Dan berbagai kemungkinan lainnya.

Prinsip sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit merupakan prinsip yang bagus menurut saya. Bukan hanya mencegah saya menjadi terlalu ambisius dan berakhir dengan tidak mendapatkan apa-apa, melainkan berkembang secara perlahan tapi pasti.

Suatu hari nanti, setelah mengaplikasikan prinsip ini secara konsisten, mungkin saja Shiq4 bertumbuh besar tanpa saya sadari.

Sampai saat itu tiba, saya harus memerbaiki aspek-aspek blog secara bergantian dan terus menerus.

Lalu, apa prinsip ngeblog Anda? Bagikan di kotak komentar.

14 tanggapan untuk “Prinsip Ngeblog Baru : Sedikit Demi Sedikit, Lama-Lama Menjadi Bukit

  1. Blogger yang trafik blognya belum stabil atau belum tercapai sudah sering menerapkan “peraturan” mereka sendiri.
    Kalau saya mungkin perlu waktu untuk kembali memegang prinsip, karena pada awalnya saya ingin membahas musik dengan se-netral mungkin, meski seorang penggemar saya berusaha untuk tidak melebih-lebihkan musisinya. Tapi sulit sekali..dan tidak pernah tercapai, jadi ga punya prinsip

    Suka

  2. “Proses lebih utama daripada hasil.”

    Lihat prosesnya, kuantitas serta kualitas tulisan kita. (Seperti yang shiq4 ceritakan sebelumnya.) Hasil akan mengikuti, kalo kita beruntung.

    Beruntung = Tuhan telah melihat kerja keras kita.

    Suka

  3. Betul juga ya, sedikit demi sedikit lama2 jd bukit..

    Dan pencapaian mas Shiq4 slama 3 thn tsb luar biasa menurut sy. Saya hanya bs salut, pngen bgtu tp gak bs krn harga yg sudah sy byar tdk sbnding dg asa.

    Suka

Komentar ditutup.