JANGAN MALU PUNYA ANAK SKIZOFRENIA.

Di hari minggu yg cerah ini bunda hanya duduk mondar mandir di rumah, Anak” sibuk masing” ada yg bersih” ada yg nyuci, ada yg masak ,bahkan ada yg menyiapkan buku” pelajaran bsk. Nah bunda mau ngapain ya..dari pada bengong bunda ambil aja hpnya shiq4 dan bunda mulai berfikir untuk melanjutkan cerita bunda,semoga masih ada yg baca ya

Alkisah, setelah shiq4 kami bawa plg, dia malah berontak tidak mau plg dia mulai berani sama bunda, setiap hari cari aja masalah, ndak mau masuk rumah maunya ke mana aja yg dia mau mintak rokok harus ada , mintak uang harus ada meskipun tak pernah meminta dengan jumlah banyak,saat itulah keluarga bunda hancur hanncuur semua,keuangan, sosial, bunda jadi serba salah,mungkin selama ini shiq4 di tempatkan di luar kota selama menjalani pengobatan, kami masih dalam suasana normal,mungkin anak ” belum siap menghadapi kakaknya,mungkin anak” merasa “malu” belum lagi menghadapi pertanyaan” tetangga, bunda adalah seorang ibu bagaimanapun keaadan shiq4 bunda akan bela,kadang bunda bertengkar selisih faham sama keluarga besar bunda, hanya untuk membela shiq4 yg waktu itu berani sama bunda,tiap malam bunda ngintilin di belakang shiq4,kemanapun dia pergi ibu lihat dari jauh di belakangnya,sedangkan bpk jaga pintu di rumah,kadang bpk bapak yg ngikuti shiq4 ibu yg jaga pintu, apa kalian mau tau kemana shiq4 tiap keluar rumah siang malam..? Ya..dia hanya mencari puntungan rokok di jalanan,hiks..hiks..hiks, bagaimana perasaan bunda di belakangnya melihat anaknya seperti itu,,? Bunda hanya menangis dan menangis, kalo sudah masuk rumah rasanya lega hati bunda dia lihat tv kadang sambil merokok, bunda pun bisa tidur meskipun di depan pintu, ya…di depan pintu takut kalo shiq4 pergi kluar lagi tanpa sepenetahuan bunda,kadang bunda sering ketiduran begitu terbangun shiq4 da tadak ada di dalam, emang bunda yg dominan merawat shiq4 karna bpknya kerja,tau sendiri kan waktu itu kami lagi pailit dan terlilit “hutang” .

Ya…waktu itu memang hanccur…hancurlah harapan semua anak” yg lain jadi kurang perhatian, bunda juga sering marah, buda rasanya ikut terpasung ndak bisa kemana mana karna jagain shiq4,blm lagi ngatur jenguk anak” di pondok, kerepotan waktu juga keuangan, suatu saat bunda perlahan dekati hsiq4 setelah makan sore, bunda coba bicara perlahan saya tanya,” nak…kenapa sih kamu seperti ini,,?” Kamu gak kasihan bunda sama adik” ta,,? Bunda bertanya perlahan sambil menangis, dan dia menjawab sambil menangis pula, ” iya buk..saya di suruh dan dibisikin di talinga saya supaya durhaka sama ibuk” dan dia jawab lagi , iya buk .. nek tak tinggal ibuk cek gak getun, (iya supaya kalo saya tiggal tidak terlalu kehilanggan) kami pun menangis berpelukan, dan inilah kesempatan saya bicara sama dia, sebelumnya sangat susah di ajak bicara, dia bahkan sempat mengeluh, “kenapa harus saya yg kena penyakit seperti ini kok bukan yg lain, salah saya apa,,?” Bunda usahakan tegar meski dalam hati menjerit.. bunda jawab, “nak..kalo boleh memilih siapa yg mau seperti ini, bunda pun tidak mau punya anak seperti ini,kamu pun mungkin ndak mau punya bunda seperti ibu, kalo bisa memilih,” dan rupanya dia tanggap apa yg saya ucPkan saya pertegas lagi pembicaraan saya, mumpung dia mau mendengarkan,saya jelaskan ,nak kamu tau kan ada siang, ada malam, ada pahit, ada manis, berarti ada sakit, ada kesembuhan, gusti Allah memberimu sakit berarti ada obatnya, makanya kamu harus semangat, ayo lihatlah orang tuamu selalu semangat untuk menyembuhkanmu,siang malam bekerja demi kamu, kamu seorang pelajar jangan bergikiran sempit, dan bla ..bla…..banyak yg kami bicarakan sampek malam, dan akhirnya bunda ambil keputusan sendiri waktu itu kamu bsk hrs mau bunda bawa berobat, dia pun mengangguk, dan legalah hati bunda, huh rasanya menemukan bintang jatuh, bayangkan selama 5 bulan di musuhin anak, kalo orang normal di bentak anak aja rasanya bagaimana, ? Tapi ya..sudahlah bunda tau penyebabnya, dia tau bundanya menyayanginya, makanya dia berfikir untuk durhaka pada bunda,intinya biar bunda membenci dia, supaya kalo di tinggal dia tidak terlalu kehilangan,( cek gak getun ) orang jawa bilang ,itu terjadi di tahun 2014 , ingin tau kelanjutannya shiq4 berobat kemana, ? Tunggu aja cerita selanjutnya….sabar ya..

Iklan

4 tanggapan untuk “JANGAN MALU PUNYA ANAK SKIZOFRENIA.

Komentar ditutup.