Tag: Tulisan Jelek

Prinsip Ngeblog Baru : Sedikit Demi Sedikit, Lama-Lama Menjadi Bukit

Prinsip ngeblog baruSumber gambar : experd.com

Kemarin, saya membaca “7 Prinsip Dasar Ngeblog yang Harus Anda Jalankan” dan merasa bahwa saya telah konsisten menjalankannya.

Postingan tersebut terbit pada 30 Agustus 2015 ketika saya masih hijau. Dan tentu saja, di masa sekarang, saya memiliki lebih banyak pengetahuan dan pengalaman. Itu berarti saya memiliki lebih banyak aturan dalam menjalani hidup sebagai bloger meskipun beberapa diantaranya tidak saya sadari.

Saya telah menulis beberapa pelajaran ngeblog yang mungkin bisa bermanfaat bagi bloger, tapi sejauh ini, saya sendiri masih belum mengembangkan prinsip-prinsip ngeblog lainnya.

Lanjutkan membaca “Prinsip Ngeblog Baru : Sedikit Demi Sedikit, Lama-Lama Menjadi Bukit”

Iklan

Perasaan Kosong dan Komitmen Menulis

Perasaan kosong dan komitmen menulis

Sumber gambar: Innerbonding.com

Selama tiga tahun terakhir menulis, belum pernah aku mengalami apa yang terjadi dua hari yang lalu. Tiba-Tiba saja keinginan menulis hilang begitu saja. Perasaanku kosong.

Kuhabiskan waktu dengan menonton film dan berharap perasaanku akan membaik sebelum tengah malam. Tapi tidak terjadi apapun.

Di hari itu, aku tidak menulis. Itu berarti aku sudah 3 kali bolos dalam permainan yang kuciptakan sendiri : Menulis setiap hari selama 12 bulan.

Lanjutkan membaca “Perasaan Kosong dan Komitmen Menulis”

Sebuah Saran untuk Penulis Pemula

Saran Untuk penulis pemula

Sumber gambar : http://www.rifanfajrin.com

Ada banyak platform untuk membagikan ide-ide segar kita kepada audiens di internet. Asalkan ditulis dengan baik dan sesuai dengan standar SEO, tulisan-tulisan kita akan mendapatkan pembaca.

Namun untuk mampu memberi pengaruh, di mana suara kita di dengar dengan seksama, maka kita sangat perlu menjaga konsistensi.

Dengan segala hiruk pikuk dan persaingan di dunia informasi, sebagian orang mungkin menyerah untuk memperjuangkan suara-suara original mereka dan menjadi tidak konsisten. Karena merasa tidak termotivasi dan merasa malas dan menghakimi diri dengan mengatakan ‘tidak ada yang mendengar suara saya’.

Lanjutkan membaca “Sebuah Saran untuk Penulis Pemula”