Tag: Penulis Pemula

Mengapa Calon Penulis Andal Sebaiknya Menulis Setiap Hari!

Mengapa penulis andal menulis setiap hariSumber gambar: kitamuda.id

Bagi mereka yang menganggap menulis sekadar hobi, saya cenderung merekomendasikan untuk tidak menulis setiap hari. Agar bisa tetap menikmati aktivitas menulis dan bisa konsisten.

Tetapi bagi mereka yang bercita-cita ingin menjadi penulis andal, menyelesaikan novel atau memanen beberapa rupiah dari kegiatan menulis, alangkah baiknya untuk membiasakan diri menulis setiap hari.

Menurut Jeff Goins, menghabiskan 5 jam di hari Sabtu untuk menulis tidak seberharga menghabiskan 30 menit setiap hari dalam seminggu.

Ini tentang kedisiplinan dan seberapa keras usaha Anda untuk benar-benar menciptakan kebiasaan menulis yang berkualitas.

Lanjutkan membaca “Mengapa Calon Penulis Andal Sebaiknya Menulis Setiap Hari!”

Iklan

Cara Menjadi Penulis Pemula

Cara menjadi penulis pemulasumber gambar : ellenstumbo.com

Jadi…Apakah Anda ingin menjadi penulis?

Anda mungkin ingin menciptakan buku Anda sendiri. Atau Anda tergiur dengan potensi penghasilan penulis di masa depan sehingga ingin mengubah pekerjaan Anda yang sekarang?

Tapi Anda harus bersabar. Meskipun terkesan mudah, menulis merupakan kegiatan yang cukup menguras energi dan pikiran. Dan yang lebih penting, permainannya seperti menaiki sebuah tangga.

Jika Anda tidak pernah menulis atau belum memiliki pengalaman menulis sama sekali, mungkin butuh beberapa bulan untuk mendapatkan skill menulis. Apalagi jika Anda bukan publik figur atau orang yang ahli dalam melakukan sesuatu, naskah Anda akan sulit diterima oleh penerbit.

Lanjutkan membaca “Cara Menjadi Penulis Pemula”

Sebuah Saran untuk Penulis Pemula

Saran Untuk penulis pemula

Sumber gambar : http://www.rifanfajrin.com

Ada banyak platform untuk membagikan ide-ide segar kita kepada audiens di internet. Asalkan ditulis dengan baik dan sesuai dengan standar SEO, tulisan-tulisan kita akan mendapatkan pembaca.

Namun untuk mampu memberi pengaruh, di mana suara kita di dengar dengan seksama, maka kita sangat perlu menjaga konsistensi.

Dengan segala hiruk pikuk dan persaingan di dunia informasi, sebagian orang mungkin menyerah untuk memperjuangkan suara-suara original mereka dan menjadi tidak konsisten. Karena merasa tidak termotivasi dan merasa malas dan menghakimi diri dengan mengatakan ‘tidak ada yang mendengar suara saya’.

Lanjutkan membaca “Sebuah Saran untuk Penulis Pemula”

Sebuah Masalah : Mengenai Mood Menulis yang Jelek

Sumber gambar : wisebread.com

Hampir 30 bulan menggeluti hobi menulis tanpa hambatan apapun, beberapa hari terakhir aku mulai menemui masalah.

Karena pergeseran waktu menulis yang disebabkan kesibukan, yang awalnya pukul 6 sore, kini berubah menjadi di atas pukul 9 malam.

Mood menulisku jelek. Perasaanku tidak nyaman. Dan tentu saja, kupikir akan bijaksana untuk menunda kegiatan menulis sampai moodku membaik dalam beberapa jam kemudian.

Kupikir semua berjalan sesuai rencana, tapi lama-kelamaan, aku diserang rasa malas karena jam menulis bertabrakan dengan jam membaca. Belum lagi mentalku yang merasa bahwa menulis di malam hari membuatku begitu kewalahan dan tergesa-gesa. 

Lanjutkan membaca “Sebuah Masalah : Mengenai Mood Menulis yang Jelek”

Tidak Punya Waktu Menulis? Jangan Jadi Penulis!

Tidak punya waktu menulisSumber gambar : byrslf.co

Menjadi penulis dan bloger sangat keren. Berbagi pemikiran, ide, dan pengetahuan menjadi lebih bernilai di era informasi. Dan kegiatan menulis menjadi lebih populer dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Kemudian banyak orang ingin menjadi penulis. Mereka ingin populer. Menjadi influencer. Atau menghasilkan uang bermodal tulisan.

Lanjutkan membaca “Tidak Punya Waktu Menulis? Jangan Jadi Penulis!”

Menulis Hal Remeh Temeh? Mengapa Tidak!

Menulis hal remeh temehSumber gambar : juragancipir.com

Beberapa bloger yang pernah saya jumpai terlalu minder dan mengatakan bahwa mereka hanya bisa menulis hal-hal yang remeh temeh. Padahal tidak ada yang salah dengan hal yang demikian.

Saya pun memulai blog dengan menulis hal-hal yang mungkin tidak berguna bagi orang lain seperti kegiatan harianpuisi, maupun pemikiran-pemikiran konyol.

Buktinya blog saya berkembang dengan baik sejauh ini. Justru malah tulisan yang remeh temeh yang paling banyak dibaca ketika baru terbit. Juga menghasilkan lebih banyak komentar. Karena mayoritas bloger dan pembaca lebih menyukai konten ringan.

Lanjutkan membaca “Menulis Hal Remeh Temeh? Mengapa Tidak!”

7 Pelajaran Menulis dari Rutin Menulis Setiap Hari

Selama 24 bulan pertama, rata-rata aku menulis setiap dua atau tiga hari sekali. Walaupun terkadang ada sedikit kesulitan, rasanya hanya itu kemampuan yang kumiliki ketika baru terjun di dunia tulis menulis. Dan aku cukup puas dengan rutinitas menulisku tersebut, baik jumlah kata maupun kualitas tulisan yang kuhasilkan.

Namun sejak tanggal 26 Januari 2017, rutinitas menulisku berubah. Aku mengikuti sebuah tantangan untuk menulis setiap hari dan berhasil menyelesaikannya. Bagian terbaiknya, kebiasaan tersebut terus terbawa hingga sekarang. Tidak ada hari tanpa menulis di kamus kehidupanku saat ini.

Lanjutkan membaca “7 Pelajaran Menulis dari Rutin Menulis Setiap Hari”

Penulis dan Blog dan Lebih Serius

Penulis harus serius menulis di blog​Sumber gambar : izwie.com

Blog merupakan tools terbaik bagi penulis. Blog menyebarkan ide-ide Anda seperti virus. Anda tidak akan pernah menjadi penulis hebat jika hanya menyimpan karya-karya Anda di dalam komputer.

Ini seperti Anda mempunyai pidato terhebat. Tapi Anda mengatakan di ruangan kosong. Jika tidak ada yang mendengarkan, sehebat apapun pidato Anda, itu hanya berakhir dengan kesia-siaan.

Penulis butuh pembaca. Untuk mengevaluasi, baik itu kritik atau pujian. Untuk terus menciptakan karya yang lebih baik dibanding karya-karya sebelumnya. Untuk menjadi penulis yang lebih baik lagi.

Lanjutkan membaca “Penulis dan Blog dan Lebih Serius”

5 Tips agar Disiplin Menulis

Tips Disiplin Menulis
Sumber gambar : thestickkit.co

Di dunia ada sebagian orang yang terlahir dengan talenta menulis. Apapun yang mereka tuliskan menjadi karya agung. Mendapat apresiasi dari khalayak dan membuat mereka duduk di puncak segitiga sebagai penulis.

Sayangnya saya termasuk penulis tanpa bakat. Satu-Satunya jalan yang terbentang di hadapan saya adalah rangkaian menu latihan. Terus menulis sesering mungkin sehingga tulisan saya menjadi lebih tajam dan dihargai pembaca.

Dan kunci yang paling menentukan masa depan saya sebagai penulis adalah kedisiplinan. Bukan hal lainnya. Jika saya disiplin menulis, maka ada peluang menjadi penulis yang lebih baik. Dan itu alasan paling masuk akal yang mengerakkan saya untuk terus menciptakan karya tulis.

Lanjutkan membaca “5 Tips agar Disiplin Menulis”

Tidak Ada Kata Terlambat Untuk Mulai Menulis

Belajar Untuk Mulai Menulis
Sumber gambar:​ Telegraph.co.uk

Dunia internet sudah penuh informasi. Tidak ada ruang tersisa, terutama bagi penulis pemula. Semua topik sudah ada pemimpinnya. Mustahil bersaing dengan penulis-penulis blog yang sudah lama eksis. Apakah benar-benar sudah terlambat untuk mulai belajar menulis dan mempublikasikannya di blog pribadi seperti orang lainnya?

Saya ingat saat pertama memulai blog ini. Tidak ada pengunjung. Tidak ada komentar. Saya pun tidak punya pengalaman menulis sama sekali sehingga kualitas tulisan yang saya publikasikan tidak mampu bersaing di mesin pencari.

Lanjutkan membaca “Tidak Ada Kata Terlambat Untuk Mulai Menulis”