Tidak Memiliki Teman

Mulai dari mana ya…? Baiklah, saya ingin sedikit menulis tentang diri saya. Saya dilahirkan dengan sifat pendiam. Tidak banyak bicara. Suka menyendiri untuk mempelajari hal-hal baru. Otomatis sering melakukan kesalahan yang tidak perlu dan terkadang bersikap konyol.

Karena terlalu asyik dengan diri sendiri, saya menjadi orang yang kurang gaul. Kadang-Kadang beberapa orang mungkin menganggap saya adalah pribadi yang sombong. Its okay. Karena setiap orang berhak memiliki pandangan apapun tentang orang lain.

Sejak saya SD sampai Kuliah, saya tidak pernah benar-benar memiliki teman yang asyik untuk mengobrol. Jadi, ya begitulah kehidupan saya. Sendirian saja. Terlepas dari betapa cerdasnya pikiran yang saya miliki he he he, saya sangat sulit mendapatkan seorang teman. Teman-Teman saya cuma segelintir. Dan kebanyakan dari mereka sudah menikah atau bekerja ke luar kota. Hal itulah yang akhir-akhir ini menganggu pikiran saya. Apalagi kalau nonton film-film animasi jepang yang mengangkat tema pertemanan, saya ingin menangis karena kadang-kadang ceritanya mirip dengan kehidupan saya. Bedanya, di film tersebut tokoh utama berhasil mengubah hidupnya dan memiliki teman-teman sejati yang selalu ada ketika tokoh utama membutuhkan bantuan. Sedangkan saya, sampai hari ini belum memiliki teman yang asyik untuk mengobrol atau sekedar bercanda.

Ada perasaan iri. Sesekali… Saya benar-benar ingin memiliki teman seperti halnya di film-film yang saya tonton. Bisa menghibur saya ketika sedih, menertawakan humor yang saya bawakan, atau bekerja sama untuk menyelesaikan suatu hal. Mungkin akan jadi anugrah terindah dalam kehidupan saya jika hal tersebut bisa menjadi kenyataan. Begitulah keadaan saya saat ini.

Terlepas dari keadaan saya yang saat ini tidak punya teman, saya tetap enjoy saja. Bisa nonton TV sampai larut, kadang-kadang menyewa vcd di rental terdekat, membaca novel-novel yang tebal, bahkan membeli kopi-kopi berharga mahal di super market terdekat. Saya orang yang berusaha menikmati hidup ini, tidak salah kan?

Tapi saya harus mengakui bahwa terkadang saya sangat merindukan seorang teman dalam hidup saya. Sudahlah. Saya tidak terlalu berharap. Lagipula ada ayah, ibu, dan adik-adik saya yang bisa menjadi teman ngobrol setiap saat. Membohongi diri sendiri, tapi hal itu bekerja dengan baik.

Seorang teman.
Mungkin nanti. Jika waktunya telah tiba. Karena sepertinya Tuhan memiliki rencana lain dibalik semua kejadian. Ha ha ha….

Iklan

12 tanggapan untuk “Tidak Memiliki Teman

  1. Apa ini semacam tulisan untuk menghibur diri sendiri? Karena (mungkin) saya juga merasakannya.
    Bedanya saya tidak pernah menonton tv. Gak iri juga saat nonton film yang mengangkat kisah tentang hubungan pertemanan. Tapi sesekali saya (pernah) ingin segera hapus kontak di BBM karena pasang display picture lagi bercandaan bareng temen temennya. Ditambah status status yang bikin saya merasa ingin teriak.. hahaha
    Kadang menyedihkan.. tapi mau dikata apa yah??
    Oke nikmati aja, seengganya saya ga perlu nraktir orang lain saat ulang tahun T.T

    Disukai oleh 1 orang

  2. Sedikit mirip dengan saya. Mungkin dapat dikatakan saya memiliki banyak teman. Namun kebersamaan saya dengan teman2 amatlah jarang. Saya dapat bertemu dengan mereka bila terdapat event atau acara2 tertentu. Yang paling menyakitkan adalah saya memiliki beberapa orang sahabat, namun mereka semua telah pergi jauh menjalani kehidupan yang baru di luar daerah. Sehingga saya merasa kesepian.

    Mungkin Anda saat ini lebih membutuhkan teman hidup daripada teman biasa. (Sekedar menebak) 😊

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s