JANGAN MALU PUNYA ANAK PENDERITA SKIZOFRENIA.

Setelah dua jam kami berputar putar rasanya tak kuat lagi, Lahir batin drop bagaimana rasanya seorang ibu melihat penderitaan anaknya yang kebingungan, lagi lagi ibu menenangkan shiq4 dan membujuknya, padahal ibu sendiri waktu itu bingung, ingin menangis, ingin berontak, marah campur gak karuan, posisi ibuk sendirian bpk tak pernah ikut,saya duduk di pinggir jalan _+ 30 mnt untuk membujuk shiq4 untuk beristighfar pelan_pelan dia mulai sadar, ibkpun panggil taxi untuk pulang, Dalam perjalanan dia sempat cerita sambil menangis kalau dia ceroboh,slama ini dia mementigkan teman”nya sehingga lupa waktu,sesampai di rumah tentu saja bpknya kaget,bpknya bertanya terus kenapa..bla bla…ssst tegur ibu sambil menarik lengan bpkny saya suruh menjauh dulu nantik saya ceritakan,lagi lagi saya menenangkan shiq4 ,sudah tidur dulu nak..gak usah di fikirkan biar bpk ibu yang urus,sesaat shiq4 tertidur ibu menemui bpknya kamipun sempat debat saling menyalahkan.

Keesokan harinya shiq4 terbangun terlalu pagi seingat ibu jam setengah 4 sebelum subuh dia mondar mandir ke kamar mandi, Dan ibu tanya “kenapa nak.. kok bolak balik..”? Dia jawab,”saya gak bisa tidur buk di suruh mandi terus” “Emang siapa yang suruh ” ? Tanya ibu “ini suara suara bisikan di telingaku” “sudah kamu ambil air wudlu lalu sholat” ! Perintah ibu.

Di dalam sholatpun dia menangis tak tau berapa rokaat, sholatpun mondar mandir,kami berdua sudah kebingungan harus bagai mana karna minimnya pengetahuan,Akhirnya bpk memanggil ustadz dari ustadz itu dia kasih saran agar shiq4 di bawa ke kiyai,kamipun ikuti aja seperti orang bodoh dan di bawalah shiq4 ke banyuwangi,Tempat yai Nur,disana dia di beri seperti sabuk penangkal apalah..sebenarnya saya tidak yakin dari awal kalo di bawa ke sana, dalam hati ingin ayo di bawa ke rumah sakit jiwa tapi mulut tak berani bicara juga tak percaya kalo shiq4 sampai kena gangguan jiwa, entah sudah berapa hari ibu sudah tidak lagi ke pasar,hanya bpk sendiri yang ke pasar ibu hanya mengawasi shiq4 aja,sampai akhirnya dia teringat kuliahnya dia minta izin cuti,Ibkpun mengiyakan saja mengingat kondisi shq4,ibuk tlfn temannya sholihin namanya, malam itu sholihin langsung berngkt dari Malang ke kota kami kira kira dua jam sudah sampai, keesokan harinya brgkt ke Malang berdua dan sorenya da nyampek rumah lagi da bawa surat cuti ,

Hari hari begitu terus dia takut, nangis, merasa bersalah, sholatpun tidak di terima katanya,Akhirnya ibu ambil keputusan untuk membawanya ke Rmh sakit jiwa lawang, Di sana dia cuma bertahan 2 minggu, gak tahan katanya sama penderita lainnya, kalo di sini terus saya bisa gila beneran katanya,padahal kami memilih yg bagus kelas utama, pikir ibu biar cepet sembuh,Ibu gak pikir lagi biaya pada waktu ituRp. 240.000 rb / hari tergolong mahal untuk ukuran ibu, Tapi begitulah dia merengek mintak plg saja, kami membawanya lagi plg, Tapi kondisinya semakin bagus karna konsumsi obat tiap hari,Hari berlalu terus membaik sampai akhirnya dia dpt pekerjaan di bank BTPN, malah ibk yang menulis lamaranya.

Hari berlalu bulan berlalu, Dia kambuh lagi Dia pun mengundurkan diri .(Bersambung)

Iklan

28 tanggapan untuk “

  1. Ya Allah …. sy sampai nahan nafas membaca cerita ibu.
    Mas shiq4 lbh mementingkn teman2nya hingga menyebabkan tdk lulus atau gmn bu? Shg dia bilang ceroboh, jika berkenan boleh diceritakan bu? Tp kalau tdk ya gpp bu. Mhn maaf

    Disukai oleh 1 orang

    1. Ya buk Nur ..Dia sering di minta,i teman temanya untuk menyelesaikan so,al so,al kuliahnya, kadang sampek lupa waktu tidak tidur,paginya Dia ketiduran hingga tak bisa menghadiri kuliahnya .

      Suka

  2. Terharu membaca ceritanya bu. Saya juga punya teman bu , sepertinya penyakitnya sama seperti mas shiqa ini. Dia sempet cerita kalo pernah dibisiki di suruh bunuh diri,dll. Dan sempet juga dibawa ke rumah sakit lawang. Tapi sekarang sudah dibawa pulang dan cuma minum obat obatan dari sana.

    Disukai oleh 1 orang

  3. Sekarang anaknya tinggal sekamar sama saya bu. Baru dapet sebulanan di pondok. Awalnya sih saya sempat takut dengan tingkah lakunya. Soalnya tingkah lakunya kayak anak kecil buk, tiba tiba peluk peluk , dan mengelus ngelus kepala saya. Pertamanya saya kaget dan ketakutan.

    Disukai oleh 1 orang

      1. Pondok al husna namanya buk. Itu pondok khusus mahasiswi, di jember. Alasan kedua orang tuanya memasukkan dia ke pondok katanya emang kemauannya dia buk mau mondok. Sebenernya dikamar saya biasanya sekamar 2 anak buk. Sebenernya sudah full. Ketika awal masuk pondok sebenrnya awalnya bukan dikamar saya. Tapi abis itu dia main main ke kamar anak anak sepondok semua di masuki sama dia. Terus gatau knapa tiba tiba pengen pindah ke kamar saya. Alasannya sih katanya kalo dilamar sebelumnya dia kalo cerita sama temen sekamarnya jarang direspon buk. Dan bilang ke bunyai kalo lebih nyaman dikamar saya. Ahirnya dia dipindah ke kamar saya.

        Disukai oleh 2 orang

      2. Pertama saya ketakutan buk. Soalnya pas malam pertama tidur dikamar. Pas lelap2nya tidur. Dia tiba tiba kejang kejang buk. Dan saya menyangkanya dia kesurupan awalnya.

        Disukai oleh 1 orang

  4. Halo Bundanya Shiq4.. saya msh bgtu tersentuh dan terkesan dg kisah shiq4. Sy jg maklum, bunda psti msh bgtu terkenang krn sngat mnyayangi mas shiq4.
    Saya salut dg bunda. Ttp tabah ya bunda.

    Oya, smga buku tribute to shiq4 sdh diterima kluarga shiq4 ya, bun.
    Buku itu slh satu cara kmi mengingat dan menghargai almarhum shiq4 atas ap yang ia lakukan pd kmi smasa hidupnya.

    Disukai oleh 1 orang

    1. Makasih pak …Desfortin, sudah 1 blnan yg lalu kami terima, rupanya ada salah satu yang berdomisili di Mojosari ,ibu ingin bertemu bagaimana ya ,apa ada yg bisa bantu,,? Diah rina

      Suka

Komentar ditutup.