Tidak Punya Waktu Menulis? Jangan Jadi Penulis!

Tidak punya waktu menulisSumber gambar : byrslf.co

Menjadi penulis dan bloger sangat keren. Berbagi pemikiran, ide, dan pengetahuan menjadi lebih bernilai di era informasi. Dan kegiatan menulis menjadi lebih populer dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Kemudian banyak orang ingin menjadi penulis. Mereka ingin populer. Menjadi influencer. Atau menghasilkan uang bermodal tulisan.

Tapi tidak semudah kelihatannya. Bahkan banyak orang yang sering mengeluh tidak punya waktu untuk menulis. Meskipun mereka mengatakan ingin menjadi penulis.

Beberapa penulis berpengalaman mencoba bersabar dan mencari solusi bagi penulis pemula. Anda bisa mengecek dua diantaranya:

Tapi bagi saya, jawabannya sangat sederhana : Jika Anda tidak punya waktu untuk menulis, maka jangan jadi penulis.

“Jika Anda tidak menulis ketika tidak punya waktu untuk itu, Anda tidak akan pernah menulis ketika Anda punya waktu untuk itu.” Katerina Stoykova Klemer

Menulis Bukan Keterpaksaan

Setiap orang punya alasan sendiri mengapa mereka mulai menulis. Sayangnya, motivasi yang salah akan menghasilkan orang-orang tidak kompeten.

Bukan karena menulis itu pekerjaan yang sulit. Ini hanya masalah passion. Tak peduli betapa keras usaha Anda, jika Anda tidak punya passion atau antusias memahami seni menulis, Anda akan gagal.

Anda perlu memandang menulis sebagai panggilan jiwa. Anda bisa bersenang-senang dengan aksara bagaimana pun situasinya. Bukan karena keterpaksaan.

Ketika Anda sudah mampu mencintai aktivitas menulis dan mampu menikmati prosesnya, Anda akan menjadi penulis yang lebih baik. Di bagian tergelap, ketika Anda ingin meraih tujuan tertentu dan merasa terbebani, mungkin Anda akan menghasilkan sesuatu, tapi Anda tidak akan pernah merasakan kebahagiaan sebagai penulis yang sesungguhnya.

Kunci : Ciptakan Kebiasaan Menulis

Tidak ada basa basi atau ramah tamah. Beralasan tidak punya waktu untuk menulis sementara Anda berkhayal menyelesaikan sebuah naskah atau memiliki blog terkenal, itu alasan konyol. Karena tidak ada sesuatu yang gratis di dunia ini. Semua butuh pengorbanan.

Dan yang Anda butuhkan adalah menciptakan kebiasaan menulis. Anggaplah menulis sebagai kebutuhan seperti mandi, makan, buang air, atau tidur. Karena Anda punya modal 24 jam, bukankah meluangkan 30 atau 60 menit adalah investasi bagus untuk impian kecil Anda?

Anda tidak perlu menulis setiap hari jika itu terlalu memberatkan, tapi Anda harus disiplin menulis, entah itu tiga hari sekali atau tujuh hari sekali. Dan jangan melanggar kesepakatan dengan diri sendiri. Karena skill menulis butuh latihan secara terus menerus agar lebih tajam.

Atau, jika Anda merasa punya ketangguhan, Anda bisa menulis setiap hari dan menetapkan target menulis harian seperti penulis-penulis profesional.

Anda adalah Penulis Selama Anda Menulis

Penulis adalah sebutan bagi orang yang menulis. Jika di masa lalu Anda menulis dan menyombongkan diri sebagai penulis, kemudian Anda berhenti, maka Anda bukan lagi penulis. Hanya mantan penulis.

Ingat saja, tugas penulis adalah terus menulis. Tidak terlalu penting apa yang Anda tulis. Entah itu hal remeh temeh atau melalui riset, asalkan itu hasil jerih payah Anda sendiri, berbanggalah menyebut diri sebagai penulis.

Bagian penting lainnya, terkadang mempertahankan itu lebih sulit dari meraih. Mungkin untuk saat ini Anda masih penulis, namun apakah Anda punya kegigihan untuk mempertahankan gelar tersebut?

Jangan terlalu skeptis. Semua orang punya kesempatan. Anda hanya perlu melakukannya dan bukan sekadar memimpikan. Dan mungkin Anda akan menjadi penulis hebat di masa depan.

Jangan Terlalu Serius

Saya melihat orang-orang terlalu serius dalam menulis. Santai saja. Anda bisa menulis apapun. Selama tulisan Anda dapat dipertanggungjawabkan, tidak akan ada kerusuhan.

Karena saya tidak memiliki basic jurnalistik atau jebolan kursus menulis, saya menganut paham “Menulis apa yang bisa ditulis.”, bukan apa yang dicari orang atau apa yang disukai pembaca.

Sebagian orang terlalu sibuk memikirkan pembaca atau mencari topik populer dan menunda untuk menulis. Atau mereka ingin cepat populer dengan menulis sesuatu yang tidak mereka pahami. Tidak ada yang salah, hanya terlalu serius. Bahkan bisa-bisa ekspektasi berlebih cenderung membuat sebagian orang menyerah terlalu dini karena harapan mereka sirna seiring berjalannya waktu.

Lebih baik sadar diri, tulis saja sesuatu yang mudah dan bisa Anda lakukan dengan baik. Selama hal itu rutin dilakukan dan konsisten menelurkan tulisan-tulisan yang bagus, seiring berjalannya waktu, di masa depan Anda akan mampu mengcover topik-topik yang lebih sulit.

Jadilah diri sendiri dan tulis sesuatu yang membuat Anda senang. Dan Anda akan baik-baik saja.

Jadi, apakah sekarang Anda sudah punya waktu untuk menulis? Bagikan di kotak komentar.

Iklan

27 tanggapan untuk “Tidak Punya Waktu Menulis? Jangan Jadi Penulis!

  1. Disaat suasana hening, damai, disitulah saya bisa fokus menulis wkwk dan kalo untuk menulis setiap hari kayaknya belum sanggup deh, belum bisa disiplin, ya mungkin karena itu, ide.

    Suka

  2. Sy tdk sllu pny wktu mnulis sprti Shiq4. Menulis setiap hri sy blm mampu. Passion mnulis sy mungkin msh d bwah rata2. Itu sebabnya saya kini menetapkan seminggu skli merilis konten terbru, tp bkn berarti tdk mnulis d hri2 sblumnya.

    Skill menulis memang prlu diasah, dan itu butuh proses yg tdk gampang mnurut sya.

    Write what to write, and do it happily, bkn krn kterpaksaan as you said

    Disukai oleh 2 orang

    1. Nggak perlu memaksakan diri nulis setiap hari mas desfortin. Senikmatnya saja. Saya tahun depan juga ada opsi tidak nulis setiap hari kok. Yg penting bisa bersenang-senang dengan menulis, itu yang terpenting.

      Disukai oleh 1 orang

  3. Saya kalo di blog gapernah nulis gan…. tapi ngetik hehe intermezzo biar ga tegang… tapi kadang saya menulis dalam bentuk paksaan, salah satu contoh saya lagi nulis sebuah artikel kala jam 12 malam yang otomatis kantuk pun melanda namun saya paksakan selesai artikel ini baru saya tidur.. salah kah gan?

    Suka

    1. Klo menurut saya itu sesuatu yg salah karena tidak berada di kondisi terbaik. Lebih baik atur ulang jadwal menulisnya šŸ˜€

      Suka

Komentar ditutup.