Bagaimana Komentar Bisa Merusak Reputasi Blog Anda!

Orang-Orang Berbicara dan berkomentar di internet
Sumber gambar : creo.co.uk

Jika ada kegiatan ngeblog yang powerfull selain rajin menulis, maka itu pasti berkomentar di blog lain. Bukan hanya bertujuan untuk berteman dengan bloger lain,  tapi juga untuk merampok pengunjung dari blog yang kita komentari.

Berkomentar di blog lain membuat saya mendapat tambahan 70-80 pengunjung/hari. Itu angka yang bagus karena tidak memerlukan usaha ekstra. Hanya jika dilakukan dengan baik.

Bahkan, Neil Patel menghasilkan $ 25.000 dari berkomentar. Neil meninggalkan 249 komentar di blog lain dan mendapatkan 3.973 pengunjung. Kemudian mendapatkan 6 leads dan salah satunya benar-benar berkonsultasi senilai $ 25.000.

Walaupun berkomentar di blog lain memiliki segudang manfaat, namun Anda juga harus berhati-hati ketika melakukannya. Atau Anda akan merusak reputasi blog atau brand personal Anda.

Berikut adalah bagaimana berkomentar yang dapat menghancurkan reputasi dan sebaiknya Anda hindari :

1. Tidak Menggunakan Nama Asli atau Brand Blog

Dalam kotak default komentar selalu ada kotak untuk nama. Seharusnya kotak tersebut diisi dengan nama asli atau brand yang sedang Anda bangun sehingga orang yang membaca komentar Anda di blog lain yang menganggap komentar Anda bagus akan melakukan klik.

Sayangnya, tidak semua orang memahami hal sepele seperti di atas.

Terkadang akan Anda temui beberapa komentar yang memakai nama “Bisnis online terpercaya” atau “Berita liga Inggris lengkap” dan sebagiannya. Itu benar-benar praktik buruk yang perlu ditinggalkan.

Di masa lalu Yahoo memang mengikutsertakan anchor text di komentar sebagai backlink. Tapi tidak di masa sekarang. Jadi, tidak ada gunanya memakai nama-nama aneh yang terlihat seperti spammer.

Meskipun komentar Anda bagus, jika Anda menggunakan nama seperti spammer, orang-orang tidak akan tertarik untuk melakukan klik.

2. Anda Menyertakan Link Tidak Relevan

Komentar yang merusak reputasi blogger
Sumber gambar : zallegiance.com

Menjadi bloger memang harus agresif. Terkadang kita memang perlu menyertakan link dalam komentar untuk mengungkapkan maksud kita atau memberi perspektif berbeda berkenaan dengan topik yang dibahas. Sangat aneh jika komentar kita terlalu panjang (lebih dari 50 kata).

Oleh karena itu, bagi bloger yang self promoters, saya masih mengijinkan berkomentar dengan menyertakan link. Hanya saja akan sangat mengecewakan seandainya link yang disertakan tidak relevan dengan isi artikel.

Bukannya berefek positif, tindakan menyebar link tanpa aturan akan merusak brand Anda. Orang-Orang cenderung menghapus komentar seperti itu karena tidak memberi nilai tambah bagi pemilik blog. Dan itu merupakan tindakan teridiot untuk membangun brand.

3. Penggunaan Kata-Kata yang Tidak Pantas

Hidup di dunia maya tidak sebebas yang Anda bayangkan. Ketika Anda tidak bisa mengendalikan diri dan menggunakan kata-kata yang tidak pantas, orang-orang melihatnya.

Tentu saja mereka tidak akan mau untuk berhubungan dengan orang yang tidak tahu bagaimana berkomunikasi dengan sopan.

Walaupun Anda sedang tidak dalam kondisi yang bagus, misalnya sedang bersedih atau marah, sebelum Anda mengklik tombol kirim komentar, sebaiknya Anda membaca lagi apa yang sudah Anda tulis di kotak komentar.

Seandainya Anda merasa ada kata yang tidak pantas atau merasa tidak mampu menemukan kata yang tepat, sebaiknya tidak perlu berkomentar. Jika Anda memaksa, hasilnya akan benar-benar buruk bagi citra Anda di mata orang lain.

4. Menyerang Penulis Karena Merasa Paling Benar

Saya tahu bahwa sebagian dari Anda benar-benar ahli di bidang tertentu. Tapi tidak sepatutnya menyerang penulis secara langsung di kotak komentar dan menunjukkan kesalahan-kesalahan yang telah ditulis. Itu bukan tindakan bijaksana.

Efeknya bisa sangat besar bagi penulis. Apalagi jika sampai dilakukan beramai-ramai (bullying). Kepercayaan diri penulis bisa hancur. Harga dirinya akan terinjak-injak dan mungkin penulis akan benar-benar berhenti menulis.

Jika ada suatu kesalahan, sesuatu yang fatal, sebaiknya buka halaman kontak untuk menghubungi penulis. Gunakan kalimat santun dan tunjukan di mana letak kesalahannya. Dengan demikian penulis akan berterima kasih dan segera memperbaiki tulisannya.

Bukan menyerangnya di kotak komentar. Bukannya terlihat cerdas, Anda malah terlihat seperti orang sombong yang sudah lupa bagaimana rasanya menjadi bodoh. Dan itu merupakan tindakan ceroboh yang bisa membuat Anda memiliki musuh dan penonton pun tidak akan menaruh respek kepada Anda.

5. Anda Berkomentar Tanpa Membaca Postingan

Beberapa kali saya menemukan pertanyaan di kotak komentar yang jawabannya sudah ada di dalam artikel. Sayangnya, beberapa bloger tidak menyempatkan waktu untuk membaca dan langsung menuju kotak komentar.

Sebenarnya saya memaklumi komentar seperti itu karena hampir mayoritas pembaca di internet melakukan scanning sampai mereka menemukan bagian yang menarik. Mungkin bagian pentingnya terlewat.

Tapi di mata pembaca Shiq4 lainnya, Anda terlihat menyedihkan. Komentar adalah hak bagi mereka yang sudah membaca. Jika Anda tidak membaca postingannya, sebaiknya jangan meninggalkan komentar. Karena jika komentar Anda aneh atau “terlihat” seperti tidak membaca postingan dengan berkomentar “Nice post” atau “Artikelnya bagus”atau “Follow donk blog saya”, itu merupakan aib.

Siapa yang mau berhubungan lebih jauh dengan bloger yang meninggalkan komentar yang sama berulang kali? Hargai orang lain dan orang lain akan menghargai Anda : Dengan membaca postingannya.

6. Komentar di Blog yang Buruk

Beberapa blog yang tergolong buruk antara lain :

  • Blog download software ilegal
  • Blog download film ilegal
  • Blog-Blog perjudian
  • Blog yang menyebarkan tutorial hacking
  • Blog yang menyebarkan berita hoax

Berkomentar di blog-blog di atas akan mencemarkan nama baik Anda. Dulu saya pernah melakukannya. Biasanya di komunitas akan ada bloger-bloger baru yang minta komentar. Dan saya hanya membantu dengan berkomentar di link yang mereka bagikan.

Namun akhirnya saya sadar, seandainya ada orang lain yang melihat nama saya atau brand Shiq4 berada di tempat-tempat yang tidak seharusnya, orang akan mulai berpikir bahwa saya telah melakukan kejahatan secara moral. Dan mereka tidak akan menghormati saya lagi.

Sejak saat itu, saya tidak lagi sembarangan berkomentar. Tidak untuk blog-blog yang jelas-jelas melanggar aturan-aturan yang telah ditetapkan Google dan hukum yang berlaku di Indonesia.

7.Bermain di Area SARA

Perkembagan teknologi sekarang memudahkan kita untuk berpendapat. Sayangnya, terkadang ikut berdebat di konten-konten berbau SARA benar-benar tidak ada gunanya sama sekali bagi brand yang sedang kita bangun.

Walaupun kita punya pengetahuan yang lebih hebat dan merasa benar, terkadang berdebat di kotak komentar yang menyinggung SARA bisa berakibat buruk. Orang-Orang cerdas tidak akan berdebat untuk membuktikan dia benar atau salah. Mereka selalu menghindari perdebatan yang tidak ada gunanya.

Dan jika nama Anda ada dalam kotak komentar, mungkin orang-orang akan berpikir negatif tentang Anda. Apalagi bagi mereka yang bersebrangan dengan komentar Anda, tentu mereka akan mengincar kesalahan-kesalahan Anda. Karena dunia saat ini dipenuhi dengan orang-orang bermoral buruk.

Bermain di area SARA seperti mencari musuh. Dan satu musuh saja sangat berbahaya bagi Anda di masa depan. Lebih baik menghindari orang-orang berpikiran sempit atau Anda akan tertular kebodohan mereka meskipun sebenarnya Anda merasa benar.

8. Anda Tidak Menggunakan Gravatar

Logo gravatar yang cantik
Sumber gambar : wp-beginner.com

Gravatar merupakan singkatan dari Globally Recognized Avatar. Jutaan orang menggunakannya untuk memajang foto sebagai identitas di dunia maya.

Ketika Anda memakai gravatar, orang dengan mudah akan mengenali siapa Anda. Selain sebagai tanda bahwa Anda merupakan orang yang benar-benar membangun brand, gravatar juga dipakai sebagai pertanda bahwa Anda bukan spammer. Memang siapa yang ingin dikenal sebagai spammer dan berani menujukan wajahnya? Tidak ada.

Lagipula gravatar merupakan tanda pengenal yang baik. Jika orang-orang membaca komentar dan sering melihat wajah Anda, mereka akan tertarik mengetahui Anda lebih jauh lagi. Apalagi jika komentar Anda sangat bagus, tentu orang terpikat untuk berhubungan dengan Anda.

Sebaliknya, tidak menggunakan gravatar merupakan kesalahan yang wajib dihindari di dunia maya. Semua orang ingin melihat foto komentator, berkenalan dan menjalin hubungan. Tanpa foto gravatar, kecenderungannya orang menganggap Anda bukan orang yang serius yang ingin berhubungan baik di dunia maya.

Jadi, segera kunjungi gravatar.com dan semua komentar Anda akan memajang wajah Anda yang tampan. Siapa tahu ada orang yang tertarik dengan Anda dan berniat menjalin hubungan asmara, benar?

Kesimpulan

Kehidupan di dunia maya tidak ubahnya seperti kehidupan di dunia nyata. Kita butuh berteman, kita butuh bersosialisasi, dan kita butuh dukungan dari orang lain untuk mengembangkan blog kita.

Berkomentar seperti pedang bermata dua. Jika digunakan dengan sembarangan, maka Anda hanya melukai diri sendiri. Anda juga bisa merusak reputasi yang telah Anda bertahun-tahun hanya karena melakukan beberapa kesalahan di atas. Jadi, berhati-hatilah dalam berkomentar.

Sisi lainnya menawarkan kekuatan yang luar biasa untuk mencapai sukses. Komentar yang bagus akan meningkatkan nilai jual Anda sebagai bloger. Sebagai akibatnya, orang-orang akan tertarik mengunjungi blog Anda. Maka, berkomentarlah yang baik dan dapatkan hasil yang memuaskan.

Apakah ada lagi komentar yang bisa merusak reputasi blog atau bloger? Komentar seperti apa? Bagikan di kotak komentar yang telah disediakan.

Iklan

64 tanggapan untuk “Bagaimana Komentar Bisa Merusak Reputasi Blog Anda!

  1. Udah komplit kayaknya. Selain “nice post”, “follow dong blognya”, komentar yang tidak nyambung macam ketika kita posting program diet, misal, terus dikomentari, “Kak, persyaratan beasiswa A gimana ya?” itu juga ngeselin. Huhu

    Suka

  2. Saya selalu membaca seluruh isi postingan sebelum berkomentar, kalau tidak tertarik dengan topik tulisan itu, saya biasanya tidak berkomentar karena takut nggak nyambung hehe

    Suka

  3. wah…tambah wawasan dan pengetahuan lagi tentang blog, makasih mas. Memang selama ini saya selalu hati2 dalam berkomentar, tetapi kalau tdk ada postingan ini bisa saja suatu saat akan melakukan hal-hal di atas tanpa disadari. Sekali lagi terimakasih…

    Suka

  4. Dari 8 poin di atas, semuanya saya setuju banget, mas Shiq4.
    Seriously, dapet banget waktu bacanya. Anda selalu memposting hal positif bahkan sangar reflektif bagi pembaca (at least, menurut saya).

    Urusan komentar, kalau saya, saat akan komentar di postingan bloger lain, pastinya saya baca postingan tsb sampai selesai. Itupun belum tentu langsung komentar, masih mikir dulu, komen apa gak. Kalau tertarik biasanya saya komen dan habis itu biasanya saya ngelike (kalau saya benar2 terkesan dg postingannya).

    Namun, ada 1 hal lagi yang menjadi sedikit masalah atau kelemahan saya, yang kadang bikin saya cukup menyesal, yaitu saya sering salah ketik huruf/kata saat komentar, dan itu terlanjur udah dikrim. Jujur, kadang itu bikin saya kesal sendiri bahkan malu. Apakah di kolom komentar di wordpress (apa karena saya cukup katro?) tidak tersedia menu edit komentar? (Maksud saya kalau pakai smartphone). Beneran, saya tidak mendapati menu editnya.

    Nah, pertanyaannya adalah, apakah komentar yang kadang salah ketik (huruf atau kata) di blog lain itu bisa merusak reputasi blog kita juga? Sekali lagi, saya beberapa kali melakukannya, bahkan hari ini itu terjadi di blognya mas Agung Rangga (ayo mas DKV tolong sunting komen saya itu), tapi itu murni typho graphical (bener gak istilahnya?), khususnya kalau saya lagi daring menggunakan ponsel (mungkin karena layarnya yg sempit atau terpencet secara tidak sengaja pada tulisan Kirim). Kalau di blog sendiri mungkin lebih mudah ngeditnya, tapi kalau di blog lain saya kesulitan melakukannya, makanya kadang saya buat ralat komen.

    Terkait “kekatroan” saya itu, mungkin Anda punya saran?
    Ha ha.. syukur, komen saya kali ini tidak salah ketik lagi, walau agak panjang komentarnya. Semoga, dreeenngg….

    Suka

    1. Gak masalah kok mas desfortin. Saya juga biasa salah ketik pas komen. Apalagi handphone saya rada error sesekali. Tenang aja meskipun salah ketik mata manusia bisa tetap membaca apa maksudnya dengan melihat konteks yg membentuk kalimat.

      Disukai oleh 1 orang

  5. Ketika saya memulai ngeblog, dlu saya gak tau istilah” blogger seperti BW, backlink, dll.
    Seoring berjalanya waktu saya mulai paham dn mngerti istilah yg blum sya mngerti tdi.

    Menerapkan komentarpun diawal saya mengenal apa itu bw, dengan komentar yg menurut saya benaar, dan ternyata blum tentu benar bagi orang lain.

    Dan selama ini sya blum tau kalo memang dengan komentar itu dpat mnambah kredibelitas si pengomentar itu.

    Setelah baca artikel agan diatas, saya manggut” kepala saking saya harus menerapkanny dn mulai untuk membangun hubungan baik via komentar saat BW.

    Trimakasih banyak

    Suka

  6. Menurut saya walaupun berkomentar dengan mengatasnamakan brand blog juga ga apa apa, asalkan komentar nya bener aja kali mbak, gak pake strategi hehe

    Suka

  7. Tulisan yang menarik. Saya setuju dengan cara berkomentar yang baik. Artinya tidak asal komen tanpa baca artikelnya dulu. Ga ngerti juga bisa komen tanpa baca, tujuannya apa ya. Kalau saya tidak tertarik atau tak sempat baca ya lebih baik diabaikan saja sekaligus😊 dan juga menyerang penulis dgn anggapan merasa lebih tau ataupun merasa lebih berpengalaman. Sara? Agree lebih berhati hatilah. Menulis kata bisa bebas tapi tetap pada porsinya. Hindari membuat orang lain tersinggung ataupun marah

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s