Tag: Waktu Luang

Latihan : Kekosongan Hidup

Usiaku 28 Tahun dan merasa kosong. Januari 2018 nanti, genap 7 tahun aku menderita skizofrenia. Rasanya selama 7 tahun terakhir aku tidak melakukan apapun yang berarti, kecuali bermalas-malasan dan mengasihani diri sendiri.

Jika teringat lagi, tentang masa-masa sebelum sakit, aku jadi marah dan sedih. Kok jauh sekali dengan rencanaku. Lama-Lama, kalau terus memikirkannya, aku tambah stres. Sebagian diriku masih belum menyerah dan ingin berjuang lagi, sebagian lainnya takut mendapatkan rasa sakit lagi.

Dulu sekali, ketika aku masih di bangku kuliah, aku termasuk tipe optimis tentang masa depan. Aku rajin belajar dan berpikir bahwa suatu saat akan tiba waktunya menikmati semuanya. Tapi berusaha pun aku tak sempat, keburu sakit. Dan tiba-tiba duniaku berubah, aku menjadi pesakitan.

Lanjutkan membaca “Latihan : Kekosongan Hidup”

Iklan

Pikiran Negatif : Ngeblog Sia-Sia

Ngeblog sia-sia dan buang-buang waktuSumber gambar : credible-content.com

Desember nanti merupakan ulang tahun ketiga blog ini. Selama 3 tahun terakhir, aku termasuk bloger aktif : menulis dan blogwalking, bahkan tahun ini aku menjalani one day one post. Dan aku benar-benar menikmati kegiatan ngeblog.

Tapi di waktu senggang, terkadang aku diserang pikiran-pikiran negatif yang mengatakan bahwa ngeblog merupakan kesia-siaan.

Apakah aku sudah bijak menginvestasikan waktu untuk sekadar ngeblog? Mungkinkah aku hanya membuang-buang waktu yang berharga? Apa yang kudapatkan dari ngeblog?

Lanjutkan membaca “Pikiran Negatif : Ngeblog Sia-Sia”

Memandang Langit

​Sumber gambar : digaleri.com

Aku tidak suka memandang langit. Aku hanya melakukannya jika benar-benar bosan dan tidak ada pekerjaan atau sedang bersedih. Dan sepertinya aku sudah lupa pemandangan langit karena sudah terlalu lama aku tidak melakukannya.

Pernah di suatu siang, ketika lapak buahku sepi, aku tiduran dan menemukan awan-awan yang berbentuk seperti manusia. Bentuknya tidak begitu jelas, tapi memang seperti manusia. Ada juga bentuk anjing yang tidak sempurna. Benar-Benar pengalaman aneh. Lanjutkan membaca “Memandang Langit”