Tag: uang

Menjaga Sebuah Visi

Menjaga sebuah visi Sumber gambar : ekomputing.com

Dua kali menjalankan bisnis online, dua kali pula mengalami kegagalan.

Dan yang ketiga, merupakan blog shiq4 yang menawarkan jasa penulis artikel. Sempat merasa akan berhasil di tahun 2015, ketika mulai mendapatkan pesanan dan leads, pada akhirnya halaman penawaran saya hapus dari blog.

Karena Shiq4 pernah dibanned. Entah benar atau salah, penyebabnya adalah adanya larangan menjual produk dan jasa di situs gratisan WordPress.

Lanjutkan membaca “Menjaga Sebuah Visi”

Iklan

Ayam Berwarna Biru

Ayam berwarna biru

Beberapa bulan yang lalu ada pasar malam di daerahku. Semua anggota keluarga pergi dan aku sendirian di rumah. Aku tidak ikut pergi. Kupikir itu hanya bisa menyenangkan gadis-gadis baru gede dan anak-anak saja. Atau ibu-ibu yang terpaksa ikut pergi untuk membeli mainan atau mengajak anak mereka. Atau mungkin para pria yang berusaha tersenyum karena menemani kekasihnya berkeliling di pasar malam. Bagiku pasar malam sesuatu yang membosankan dan tidak menarik.

Tapi kemudian aku berubah pikiran. Kupikir akan menyenangkan untuk meliput acara tersebut dan memposting di blogku. Hitung-Hitung untuk menambah koleksi konten. Jadi, sebelum pukul sembilan malam, ketika anggota keluarga lainnya pulang, aku memutuskan untuk pergi seorang diri. Tidak lupa aku meminjam handphone ibu untuk mengabadikan pasar malam.

Tapi semua yang kupikirkan tidak berjalan dengan baik. Setelah tiba di lokasi, aku mengambil gambar beberapa kali, namun hanya menghasilkan foto-foto yang tidak menarik dan buram. Kurasa pencahayaannya sangat kurang dan kamera handphone tidak cukup berkualitas. Maka aku pun langsung membuang jauh-jauh ide menulis tentang pasar malam. Lanjutkan membaca “Ayam Berwarna Biru”

Hari Ke-5 : Kejadian Sebenarnya di Tahun 1990-an

Kejadian di masa kecil tahun 1990-an

Salah satu kegemaran saya di waktu kecil adalah bermain game. Di tahun 1990-an ada dua tempat bermain game di daerah saya. Hampir setiap hari saya mengunjunginya.

Terdapat bermacam-macam jenis permainan. Saya hanya butuh uang receh Rp 100,- saja untuk mulai bermain. Durasi waktunya tergantung ketrampilan, jika jago bermain, maka investasi Rp 100,- sangat menguntungkan karena bisa bebas bermain game sampai karakter kita mati.

Lanjutkan membaca “Hari Ke-5 : Kejadian Sebenarnya di Tahun 1990-an”

9 Alasan Mengapa Anda Harus Mulai Menabung

alasan menabung sejak muda
Sumber gambar : diberitai.com

Sejak kecil hingga usia 26 tahun, saya tidak pernah menabung. Sebanyak apapun uang yang saya hasilkan, sebanyak itu pula uang yang saya habiskan. Bisa dibilang saya adalah orang yang cukup buruk dalam mengelola keuangan karena tidak bisa berhemat sehingga jika ada keperluan mendadak, saya biasanya memilih untuk berhutang.

Sampai akhirnya saya mulai tersadar.

Kalau saya ingin hidup enak, maka hal pertama yang harus saya lakukan adalah belajar berhemat dan mulai menabung

Bagi Anda yang masih ragu-ragu untuk segera memulai kegiatan menabung, berikut ini adalah alasan menabung yang bisa memotivasi Anda untuk bisa menyisihkan uang dan berbangga di akhir bulan :

Lanjutkan membaca “9 Alasan Mengapa Anda Harus Mulai Menabung”

Menabung

Beberapa minggu terakhir saya mencoba untuk hidup hemat. Segala pengeluaran yang tidak perlu saya pangkas hingga tidak bersisa. Hasilnya, saya berhasil menyisihkan uang sebesar Rp 750.000,00. Uang yang cukup lumayan besar.

Caranya sederhana. Saya menabung sebesar Rp 10.000,00 ribu setiap hari. Ditambah dengan penghematan di sana sini dalam 2 bulan terakhir. Dan hasilnya, cukup memuaskan. Saya berhasil menabung untuk pertama kalinya dalam hidup saya. Itu sebuah langkah yang besar.

Saya tidak punya rencana khusus berkaitan dengan uang tabungan tersebut. Setiap hari nilainya terus bertambah karena saya terus menyisihkan uang dari pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu. Saya benar-benar berhemat.

Saya tidak lagi ngopi di warung. Saya bisa hemat beberapa puluh ribu dengan membuat kopi sendiri di rumah. Selain itu, saya juga mengurangi konsumsi rokok sehingga bisa menyimpan Rp 50.000,00 di akhir bulan. Sungguh, saya bahagia dengan apa yang saya miliki sekarang.

Kesadaran Hidup Hemat

Di usia saya yang menginjak 26 tahun, saya mulai menyadari pentingnya hidup hemat. Itu berawal dari ketertarikan saya akan hidup disiplin yang banyak ditonjolkan di berbagai media seperti film dan buku cerita. Saya benar-benar terinspirasi oleh cara hidup orang jepang yang serba teratur. Dan saat ini, saya mulai mengatur hidup saya agar disiplin, bangkit dari keterpurukan pemikiran beberapa tahun terakhir. Saya ingin berubah.

Hidup hemat bisa benar-benar menjadi sesuatu yang bisa mengubah banyak hal dalam hidup, termasuk kebahagiaan.

Dengan hidup hemat, saya mulai tahu arti menahan diri. Saya harus menahan banyak keinginan agar hal ini sesuai dengan rencana. Oh Tuhan, semoga kesadaran saya tentang hidup hemat bukanlah sesuatu yang keterlaluan. Tetapi sebuah kebijaksanaan.

Uangnya Untuk Apa?

Ini yang membuat saya sedikit bingung. Jika uang tersebut benar-benar terkumpul dalam jumlah yang besar, lalu untuk apa?

Saya sudah merasa hidup serba kecukupan. Makan 3x sehari, memiliki kendaraan pribadi, TV besar yang selalu menyala, dan gadget murahan yang biasa saya gunakan untuk ngeblog. Praktis, untuk saat ini saya tidak memiliki keinginan apapun.

Oh ya… Hampir lupa. Saya punya keinginan untuk terus konsisten membaca buku dan mereviewnya di kategori buku sehingga blog saya bisa kaya konten yang membahas tentang buku. Selebihnya, saya belum ingin merubah apapun yang ada di blog ini.

Saya bersyukur atas segala kebaikan yang sering hadir dalam hidup saya akhir-akhir ini. Semoga saya menjadi pribadi yang semakin baik setiap harinya. Amin.