Tag: Tantangan Menulis 31 Hari

Hari ke-7 : Surat untuk Anak-Anak di Masa Depan tentang Menulis

anak-kecil-perempuan-cantik

Sebenarnya ayah bukanlah penulis yang baik. Ayah baru rutin menulis ketika sudah berumur di atas 25 tahun. Benar kata orang, umur tidak bisa berbohong, dan itu yang menyebabkan ayah masih menghasilkan tulisan-tulisan buruk. Meskipun sudah banyak membaca tips-tips menulis, sepertinya itu tidak mengubah apapun.

Seandainya saja ada orang yang mengingatkan dan memberi nasihat untuk rajin menulis ketika ayah masih berusia 18 tahunan, mungkin itu akan menjadi nasihat terbaik dalam hidup ayah.

Di masa itu pekerjaan ayah hanya bersenang-senang dan tidak produktif. Bahkan ayah tidak peduli dengan sekolah. Saat itu ayah hanya benar-benar berpikir bahwa sekolah tidak ada gunanya. Ayah hanya menginginkan ijasah kelulusan. Tidak lebih dari itu.

Lanjutkan membaca “Hari ke-7 : Surat untuk Anak-Anak di Masa Depan tentang Menulis”

Hari ke-6 : Menulis Ulang Akhir Sebuah Novel Populer

Menulis ulang novelSumber gambar : thethirdchamber.wordpress.cm

Tugas di hari ke-6 adalah menulis ulang bagian akhir sebuah novel populer. Saya memilih the tokyo zodiac murder sebagai obyek menulis kali ini. berikut adalah hasil menulis ulang :

Kiyoshi tidak banyak bicara tentang bunuh diri Taeko. Meskipun sebenarnya aku tahu, dengan kecerdasannya dan fakta bahwa ia adalah orang yang mengungkapkan kejahatan Taeko, ia pasti mengetahui alasan dibalik bunuh dirinya taeko.

“Pikirkan dadu yang yang diberikan kepadaku, kau pasti tahu” adalah jawaban Kiyoshi ketika aku mulai bertanya. Dengan senyum lebar seolah merasa lebih pintar dariku. Aku malu mengakui kebenaran semacam itu.

Lanjutkan membaca “Hari ke-6 : Menulis Ulang Akhir Sebuah Novel Populer”

Hari Ke-5 : Kejadian Sebenarnya di Tahun 1990-an

Kejadian di masa kecil tahun 1990-an

Salah satu kegemaran saya di waktu kecil adalah bermain game. Di tahun 1990-an ada dua tempat bermain game di daerah saya. Hampir setiap hari saya mengunjunginya.

Terdapat bermacam-macam jenis permainan. Saya hanya butuh uang receh Rp 100,- saja untuk mulai bermain. Durasi waktunya tergantung ketrampilan, jika jago bermain, maka investasi Rp 100,- sangat menguntungkan karena bisa bebas bermain game sampai karakter kita mati.

Lanjutkan membaca “Hari Ke-5 : Kejadian Sebenarnya di Tahun 1990-an”

Hari Ke-4 : Cara Memainkan Teknik Menulis Bebas

Siang hari. Saya pergi ke pasar seperti biasanya dan mulai menjaga lapak buah. Anginnya segar. Dan yang terpenting, tidak ada tanda-tanda akan turun hujan.

Setelah pasar sedikit sepi, seperti biasa, waktunya untuk bersenang-senang. Saya menjelajahi internet, mencari bacaan yang bagus. Dan waktu terbuang begitu saja. Benar-Benar bukan contoh yang patut ditiru.

Lanjutkan membaca “Hari Ke-4 : Cara Memainkan Teknik Menulis Bebas”

Hari ke-3 : Waktu Terbaik untuk Menulis

Kapan waktu terbaik untuk menulis​Sumber gambar : inspirasi.co

Tanyakan kepada penulis yang berbeda dan Anda akan mendapatkan jawaban yang berbeda-beda tentang waktu terbaik untuk menulis.

Menurut infografik dari quicksprout (diambil dari science), baik menulis di pagi hari maupun malam hari memiliki keistimewaan masing-masing. Berikut adalah perbedaan keduannya :

Menulis di pagi hari punya kelebihan berikut :

Lanjutkan membaca “Hari ke-3 : Waktu Terbaik untuk Menulis”

Hari Ke-2 : Ingin Menghasilkan Tulisan yang Indah

Tantangan menulis 31 Hari Jeff GoinsSumber gambar : fantasimatahari.blogspot.com

​2 Penulis hebat bagi saya adalah Jeff Goins dan Jon Morrow. Selain tulisannya padat dengan paradigma baru, tulisannya terlihat indah. Dan ketika saya membaca karya mereka, saya benar-benar merasa belum apa-apa. Saya dan mereka berada di dimensi yang berbeda.

Sudah beberapa minggu ini saya berlatih menyusun kalimat-kalimat indah seperti mereka berdua dan secara rutin menggunakannya dalam konten-konten Shiq4, tapi tidak berjalan dengan baik. Terkadang, kepala saya benar-benar pusing memilih kata, kemudian saya menyelesaikan konten tersebut tanpa menghiraukan keindahan katanya. Lanjutkan membaca “Hari Ke-2 : Ingin Menghasilkan Tulisan yang Indah”