Tag: Tantangan Menulis 31 Hari

Hari Ke-17 : Anda Tidak Butuh Bakat Untuk Menulis

Bakat dalam menulisSumber gambar : carolinaratri.com

Apakah Anda berniat menjadi penulis? Tapi ada sebagian dari jiwa Anda yang memberontak dan mengatakan bahwa Anda tidak punya bakat menulis. Itu merupakan pemikiran yang mengerikan. Dan Anda ragu untuk mulai menulis.

Saya tidak begitu paham apakah bakat atau talenta benar-benar eksis, tapi sepertinya saya tidak pernah memilikinya. Saya baru rutin menulis ketika berumur 25 tahun dan tidak dengan cara yang mudah. Saya disiplin dan mulai menulis sejak pukul 6 sore, dan jika sedang tidak beruntung, maka tulisan baru selesai pada pukul 10 malam. Saya melakukannya sepanjang tahun.

Lanjutkan membaca “Hari Ke-17 : Anda Tidak Butuh Bakat Untuk Menulis”

Hari ke-16 : Penulis dan Kebingungan

Tidak akan pernah menyerah berjuang menjadi penulis​Sumber gambar : Rudylim.com

Memasuki hari ke-16, separuh jalan sudah kulewati. Tinggal 14 hari lagi dan aku akan mengakhiri siksaan berjuang untuk terus menulis setiap hari. Aku suka menulis, tapi menulis dengan topik yang ditentukan orang lain, itu perkara lain. Walaupun aku sudah terbiasa melakukannya mengingat aku adalah penulis artikel, tetap saja tantangan Jeff Goins sulit kutaklukan.

Awalnya kukira tantangan ini mudah. Dengan aturan menulis minimal 500 kata, aku cukup sombong untuk mengatakan kepada diri sendiri bahwa itu bukan masalah besar. Tapi setelah setengah perjalanan kulalui, aku hanya menuai kekecewaan. Beberapa tulisan tampak buruk. Dan aku menyesal telah berlaku sombong. Lanjutkan membaca “Hari ke-16 : Penulis dan Kebingungan”

Hari ke-15 : Evaluasi Tantangan Jeff Goins

Segala macam perasaan dalam menulis​Sumber gambar : r2blog.com

Tantangan Jeff Goins sebenarnya berlangsung selama 31 hari. Setiap hari akan ada email dengan instruksi tentang apa yang harus ditulis. Aturannya hanya satu : menulis setidaknya 500 kata.

Tapi kemudian saya mengubah aturannya. Saya mengerjakan tantangan Jeff Goins setiap dua hari sekali. Sedangkan selisih satu hari digunakan untuk menulis konten lainnya. Artinya, tantangan yang harusnya selesai dalam 31 hari berubah menjadi 62 hari. Itu benar-benar melelahkan. Dan menyenangkan.

Lanjutkan membaca “Hari ke-15 : Evaluasi Tantangan Jeff Goins”

Hari ke-14 : Ocehan Tentang Makanan dan Minuman

Saya terlahir dengan perawakan kurus. Juga tidak suka makan. Jajanan di masa kecil adalah makanan ringan bermerk Chiki, Cheetoz, dan Jet-z. Bukan karena ketagihan rasanya, melainkan ingin mendapatkan hadiah mainan berupa gambar jenis-jenis pokemon. Di masa itu mainan lebih utama dibanding nikmatnya makanan dan terus seperti itu hingga memasuki SMP.

Lalu SMP mulai mengenal dunia sepak bola. Uang jajan difokuskan untuk berlangganan tabloid bola. Tidak ada yang lebih penting dibanding sepak bola di usia itu. Kamar pun dipenuhi poster-poster atlet pemain sepak bola. Khususnya Chelsea di tahun 2004. Paling-Paling makanan yang sering dimakan adalah bakso. Harganya masih Rp 1.000,-/Mangkuk di sekolah.

Lanjutkan membaca “Hari ke-14 : Ocehan Tentang Makanan dan Minuman”

Hari ke-13 : Pukul 6 Sore ke Atas

Apa yang dilakukan penulis Sumber gambar : kaosmurahbandung.com

Penulis butuh untuk terus menulis. Sekalipun telah berhasil menciptakan karya yang bagus, penulis tetap harus berkarya atau ia akan kehilangan insting artistik. Penulis juga butuh rasa lapar agar produktif.  Jadi, sangat wajar jika saya menulis hampir setiap hari.

Semua dimulai sejak pukul 6 sore, tepat ketika saya selesai bekerja. Sebelum mulai menulis, saya membutuhkan 2 benda penunjang : Rokok dan Secankir kopi. Keduanya membuat saya tetap waras ketika mengalami kebuntuan atau writer’s block. Tanpanya…., mungkin yang ada hanya halaman kosong.

Lanjutkan membaca “Hari ke-13 : Pukul 6 Sore ke Atas”

Hari ke-12 :Kebohongan atau Kebenaran dalam Dunia Ngeblog

Ini internet. Dunia yang penuh dengan informasi. Bagian gelapnya, banyak sekali informasi yang saling bertentangan antara satu dan lainnya. Terutama jika Anda masih pemula dalam ngeblog.

Setiap hari Anda mencari tutorial mengembangkan blog. Mengikuti akun para profesional di twitter, menjadi subscriber, dan membaca setiap konten yang diterbitkan bloger-bloger sukses.

Jadi, bagaimana membedakan informasi yang valid dan informasi yang menyesatkan?

Juga benar bahwa risikonya terlalu besar untuk langsung mengaplikasikan suatu tutorial. Seandainya itu sesuatu yang salah, hasilnya akan sangat buruk bagi blog Anda. Bisa saja berakhir dengan penalti dari Google. Dan Anda tidak tahu mengapa hal tersebut terjadi.

Lanjutkan membaca “Hari ke-12 :Kebohongan atau Kebenaran dalam Dunia Ngeblog”

Hari ke-11: 3 Alasan Untuk Blogwalking dengan Teratur

Alasan mengapa harus blogwalking​Sumber gambar : yusradante.blogspot.com

Salah satu rutinitas bloger adalah blogwalking atau meninggalkan jejak di blog lain dengan berkomentar. Walaupun kegiatan ini terlihat sepele, tapi jika dilakukan dengan baik, efeknya akan sangat besar bagi perkembangan blog yang kita kelola.

Dengan blogwalking saya mampu meningkatkan pengunjung sebanyak 70-80 orang. Padahal saya hanya melakukannya dengan santai. Bayangkan potensinya seandainya Anda benar-benar meluangkan waktu khusus untuk blogwalking, pasti bisa mendapat lebih banyak pengunjung.

Lanjutkan membaca “Hari ke-11: 3 Alasan Untuk Blogwalking dengan Teratur”

Hari ke-10 : Antara Cinta dan Benci dalam Menulis

Cinta dan benci dalam menulisSumber gambar : devianart.com

Saya masih baru memasuki dunia kepenulisan. Selain masih minim pengalaman, saya juga tidak mampu memahami teori menulis. Sebagian penulis di zaman sekarang memang seperti itu, banyaknya media menulis yang tersedia di internet membuat banyak orang mulai menekuni hobi menulis, namun mereka tidak terlalu banyak peduli dengan tata bahasa dan aturan menulis lainnya.

Saya pun berbulan-bulan memproduksi tulisan tanpa menghiraukan banyak aturan. Selama saya merasa senang dan mampu menikmati tulisan sendiri, saya rasa tidak masalah.

Seiring berjalannya waktu, sikap saya mulai berubah. Perlahan saya mulai menaruh perhatian pada hasil tulisan saya. Dan tentu saja, saya mulai menyadari, jika saya ingin menghasilkan tulisan yang indah, maka jalan yang tersedia adalah mulai menggunakan teori-teori menulis profesional.

Lanjutkan membaca “Hari ke-10 : Antara Cinta dan Benci dalam Menulis”

Hari ke-9 : Cara Menikmati Aktivitas Menulis

Cara menikmati aktivitas menulis setiap hariSumber gambar : publishtoday.us

Menulis bisa sangat memuakkan. Sekeras apapun berusaha, ada saat di mana tulisan kita benar-benar jelek. Meskipun sudah berusaha memperbaikinya, mengubah diksi atau menambah beberapa kalimat, tetap saja terasa berantakan.

Dalam skala yang lebih serius, aktivitas menulis bisa membuat orang gila. Dan kegilaan tersebut tidak akan berakhir sampai kita menyelesaikan apa yang kita mulai.

Kejadian selanjutnya adalah mengurung diri di kamar dan berkutat dengan komputer. Menghabiskan berjam-jam untuk memikirkan kelanjutan ide yang menurut kita cemerlang. Dan bisa saja berlangsung selama beberapa hari.

Lanjutkan membaca “Hari ke-9 : Cara Menikmati Aktivitas Menulis”

Hari ke-8 : 5 Bloger yang Menginspirasi Saya

inspirasi

Ngeblog tidak semudah keliahatannya. Terkadang akan ada tembok besar yang menghalangi Anda. Tembok itu menghalangi Anda untuk mencapai apapun yang ingin Anda capai. Dan jika Anda tidak merobohkannya, maka Anda tidak akan kemana-mana dan stagnan.

Anda butuh inspirasi.

Inspirasi datang dan pergi. Anda harus tahu dari mana inspirasi berasal. Jika Anda penasaran bagaimana saya menangkap inspirasi, maka saya akan memberitahu kepada Anda 5 bloger yang menginspirasi saya selama ini :

Lanjutkan membaca “Hari ke-8 : 5 Bloger yang Menginspirasi Saya”