Tag: secangkir kopi

Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi?

Kapan waktu terbaik minum kopisumber gambar : medansatu.com

Semua orang suka kopi karena rasanya yang nikmat dan karena manfaatnya sebagai pembangkit semangat dan menghindarkan dari rasa kantuk. Tapi tahukah Anda kapan waktu terbaik minum kopi?

Karena dengan mengetahui waktu terbaik minum kopi kita akan mampu mendapatkan banyak hal positif tanpa mengorbankan hal lainnya. Intinya, hidup dengan lebih sehat tanpa risiko apapun.

Mungkin sebagian orang sudah terbiasa minum kopi di pagi hari sesaat setelah bangun tidur. Padahal itu merupakan kebiasaan buruk yang harus dihindari.

Lanjutkan membaca “Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi?”

Penulis, Secangkir Kopi, dan Sekelompok Semut

Antara penulis, Semut, dan Secangkir kopiSumber gambar : ucsc.edu
Aku biasa menulis pada pukul 6 sore ke atas, tepat setelah pulang dari pasar. Biasanya aku membeli beberapa batang rokok dan membuat secangkir kopi, untuk kunikmati sambil menulis. Dan sepertinya kegiatan merokok, minum kopi, dan menulis telah menjadi kebiasaan. Satu saja yang tidak ada, maka hariku tidak akan sempurna.

Biasanya aku meletakkan gelas kopi di bawah meja untuk menghapus kemungkinan kopi tumpah. Karena jika tidak, bisa-bisa seperti masa lalu, kopi tersengol dan tumpah ke keyboard sehingga keyboardnya rusak.

Aku tidak suka kopi panas. Jadi, selagi menunggu kopi menjadi dingin, aku mulai menulis. Juga merokok.

Lanjutkan membaca “Penulis, Secangkir Kopi, dan Sekelompok Semut”

Secangkir Kopi Pahit

Secangkir kopi pahit, menu minuman yang akhir-akhir ini selalu kuminum ketika matahari sepenuhnya tenggelam. Hampir setiap petang aku menikmati secangkir kopi pahit, menggantikan nescafe. Dipadukan dua batang rokok. Sungguh nikmat.

Kopi pahit mengingatkanku pada ucapan seorang dosen ketika aku masih duduk di bangku kuliah. Kata dosenku ” Jadi orang itu harus seperti kopi, membuat warna hitam ketika dicampur air”. Lanjutkan membaca “Secangkir Kopi Pahit”

Nescafe French Vanilla

Setiap hari sabtu saya selalu mengkonsumsi kopi-kopi murahan yang dijual di indomaret, super market kecil yang menurut saya memiliki kualitas lebih dibanding dengan super market lain. Tak terkecuali hari ini.

Jalan niaga selalu penuh dengan penjual kaki lima. Selalu begitu. Dari pagi hingga malam, jalan niaga selalu ramai. Tak kalah ramai dengan pasar raya mojosari. Menurut saya, jalan niaga merupakan tempat terbaik untuk membeli keperluan sehari-hari. Mulai dari bahan bangunan hingga gorengan-gorengan murahan tersedia di sana. Pusat kota mojosari.

Saya berjalan seorang diri melewati keramaian. Tidak ada yang menghiraukan saya. Penjual buah terlalu sibuk meladeni pembeli, Toko-toko roti ramai dengan pembeli, bahkan penjual es oyen terlalu sibuk untuk menyadari keberadaan saya. Tak mengapa karena saya sudah terbiasa melewati malam seorang diri.

Saya masuk ke indomaret dan segera menuju lorong di pojok kiri, tempat minuman dingin. Ada banyak jenis kopi murahan yang dijual. Malam ini saya tertarik dengan kopi merk nescafe, rasa french vanilla. Jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, maka itu berarti rasa vanilla perancis. Sungguh mengoda bukan?

Saya segera menuju ke kasir, menyelesaikan pembayaran. Setelah selesai, saya langsung menuju rumah. Berjalan tergesa-gesa tanpa menghiraukan hiruk-pikuk di sekitar saya.

Sesampai di rumah, saya langsung menikmati kopi murahan merk nescafe itu. Rasanya mengecewakan. Saya tidak suka. Tidak seperti tulisannya. Saya baru tahu rasa vanilla perancis ternyata tidak cocok di lidah saya. Malam minggu ini mengecewakan. Benar-benar kopi yang tidak enak.