Tag: perjalanan

Periksa Lagi….

Kemarin malam sebenarnya ingin menulis seperti biasa. Tapi karena keesokan harinya harus berangkat ke Surabaya untuk periksa rutin, maka Ibu menyuruh untuk tidur lebih cepat. Agar bisa bangun dan berangkat pagi-pagi.

Bagiku perjalanan ke Surabaya merupakan hal yang membosankan. Dimulai dari menunggu kendaraan umum, lalu duduk diam selama perjalanan, dan begitu seterusnya sampai tiba di tujuan.

Untungnya aku mewarisi smartphone baru. Jadi, selama perjalanan aku membuka portal berita sepak bola dan mengamati bursa transfer musim panas tahun ini. Setidaknya aku bisa lupa diri dimana aku berada. Lanjutkan membaca “Periksa Lagi….”

Hari ke-18 : Antrean di Rumah Sakit

Waktu menunggu antrian Sumber gambar : bacaanpopuler.com

Sejak 2015 saya berobat jalan di RSJ Menur Surabaya. Setiap beberapa bulan sekali ibu menemani pergi konsultasi dan menebus obat di rumah sakit yang sama. Dan yang membuat saya paling malas, selain perjalanan yang lumayan jauh, tentu karena antreannya yang panjang.

Rumah sakit ini penuh. Bayangkan saja, dalam sebuah ruangan terdapat puluhan orang yang menderita sakit kejiwaan (menunggu konsultasi), seperti kumpulan bom yang siap meledak kapan saja. Suasananya pun cukup ramai. Dan sebenarnya itu sangat membuat saya tidak nyaman. Saya tidak suka keramaian.

Lanjutkan membaca “Hari ke-18 : Antrean di Rumah Sakit”

Berobat ke RSJ Menur Surabaya

Kemarin, tepatnya tanggal 23 juli 2015, saya berobat ke RSJ Menur. Ini adalah pengobatan saya yang ketiga di rumah sakit menur. Sudah 2 hari terakhir obat yang harus saya konsumsi telah habis. Akibatnya, selama 2 hari itu pula saya mengalami masalah untuk tidur. Bahkan saya tidak bisa tidur di malam hari karena terlalu banyak pikiran dan mengalami stress ringan.

Untungnya sekarang persediaan obat telah kembali utuh. Jadi, saya bisa terus mengkonsumsinya secara teratur agar kesehatan saya bisa pulih secepatnya.

Perjalanan saya menuju RSJ menur dimulai pukul 8:30 pagi bersama ibu saya. Kami berjalan sekitar 100 meter melewati jalan niaga mojosari menuju panjer, salah satu tempat yang menjadi rute bus jurusan mojokerto-pasuruan. Pagi itu suasana tidak terlalu ramai. Mungkin karena sebagian penduduk masih menikmati hari ketupat sehingga tidak ada kemacetan.

Lanjutkan membaca “Berobat ke RSJ Menur Surabaya”

Cerita Hari Ini

Hari ini tampak seperti hari-hari lainnya. Matahari masih bersinar seperti biasanya. Ayam-ayam juga berkokok menandakan pagi sudah menjelang. Orang-orang sibuk dengan rutinitas masing-masing. Sementara aku masih tertidur pulas.

Aku bangun agak siang. Alasannya masih sama. Mungkin karena pengaruh obat tidur yang kutelan kemarin masih belum hilang sepenuhnya. Bau sedap mie goreng dan kopi membangunkan aku. Ibu pun masih mengomel seperti biasanya. Tapi kali ini berbeda. Ada maksud mengapa ibu membangunkanku sepagi ini. “Ayo cepat bangun terus antarkan ibu ke pondokan” kata ibu sambil berlalu.

Lanjutkan membaca “Cerita Hari Ini”