Tag: Khayalan

7 Ide Aneh untuk Taman Baca Masyarakat

Ide untuk taman baca masyarakat

Sumber gambar: ummi-online.com

Dalam rangka memeriahkan giveaway dari Nusa Gates, terpaksa saya daring khusus untuk membaca mengenai tema menulis, yakni Taman Bacaan Masyarakat.

Mengutip dari Sanggar Baca Trilogi, berikut adalah pengertian TBM:

Taman Bacaan Masyarakat (TBM) adalah sebuah tempat/wadah yang didirikan dan dikelola baik oleh masyarakat maupun pemerintah dalam rangka penyediaan akses layanan bahan bacaan bagi masyarakat sekitar sebagai salah satu sarana utama dalam perwujudan konsep pembelajaran sepanjang hayat untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar TBM.

Lanjutkan membaca “7 Ide Aneh untuk Taman Baca Masyarakat”

Iklan

Hari ke-23 : Bagian Akhir

Panduan idiot untuk bloger pemulaSumber gambar : ikhlaspasrah.com

​Selamat….

Sekarang Anda telah menyelesaikan buku Panduan Idiot untuk Bloger Pemula dan siap memulai petualangan baru dengan blog Anda.

Dengan begitu banyak tips dan langkah-langkah detail yang telah saya paparkan, asalkan Anda melakukan semuanya dengan sabar dan juga melakukan semuanya dengan cinta, saya yakin Anda akan menjadi bloger sukses seperti yang telah lama Anda impikan.

Lanjutkan membaca “Hari ke-23 : Bagian Akhir”

Menulis Fiksi : Mulai Menghidupkan Imajinasi

Alasan mulai menulis fiksi

Spesialisasi saya adalah menulis artikel. Selama 2 tahun terakhir saya mencoba berbagai cara untuk menghasilkan artikel yang bagus. Terutama artikel dengan topik ngeblog dan menulis, topik favorit saya. Tapi akhir-akhir ini saya juga mulai tertarik untuk menulis fiksi seperti cerpen dan cerbung. Dan tentu saja itu merupakan tantangan yang besar bagi saya.

Produktivitas saya dalam menulis fiksi tergolong buruk. Tahun 2015 saya hanya mampu menulis 2 cerpen saja, yakni “Pak Polisi yang Bijaksana” dan “Apakah Kau Mencintaiku?”. Kemudian di tahun 2016 saya cuma berhasil menghasilkan sebuah cerbung “Sebuah Cinta di Pulau Tak Berpenghuni” (Sekarang masih sampai episode 4).

Lanjutkan membaca “Menulis Fiksi : Mulai Menghidupkan Imajinasi”