Tag: hambatan menulis

Bloger: Apa yang Sebaiknya Dilakukan Ketika Terlalu Banyak Ide Menulis di Pikiran?

Terlalu banyak ide menulis

Sumber gambar: Bernas.id

Bloger selalu harus menulis. Itu pekerjaan kita. Tanpa memperbarui konten blog secara teratur, kita bisa kehilangan pembaca.

Tetapi menulis memerlukan ide brilian yang mana harus kita cari sepanjang waktu. Tidak ada ide, tidak ada tulisan. Memancing ide juga bagian penting dari pekerjaan untuk menjadi bloger yang baik.

Namun, selalu ada saat di mana belalang dapat menuai. Terkadang dalam satu waktu, kita mampu menjaring begitu banyak ide secara spontan.

Walau ide-ide yang berseliweran kadang membuat stres, kita harus siap bertempur dan memaksimalkan semua ide yang ada tanpa membuang satu pun ide. Bukankah kita tidak ingin menjadi monyet yang mendapatkan bunga bagus?

Lanjutkan membaca “Bloger: Apa yang Sebaiknya Dilakukan Ketika Terlalu Banyak Ide Menulis di Pikiran?”

Punya Kebiasaan Menunda-Nunda dalam Menulis? Baca Postingan Ini!

Suka menunda-nunda dalam menulis?Sumber gambar: vebma.com

Menulis bisa sangat menyenangkan. Tapi selalu, ada rotan ada duri. Terkadang ada tembok yang menghadang dan harus dirobohkan.

Salah satu hambatan terbesar dan mematikan bagi penulis adalah kebiasaan menunda-nunda.

Kalau tidak ada api, masakan ada asap. Malas, tidak mood, perasaan bosan, atau perfeksionis biasanya merupakan pemicu utama.

Jika tidak hati-hati, Anda bisa terjebak dalam labirin. Tidak produktif dan tendesi meremehkan dengan mengatakan “nanti” atau memberi alasan pembenaran tindakan.

Lanjutkan membaca “Punya Kebiasaan Menunda-Nunda dalam Menulis? Baca Postingan Ini!”

Terlalu Banyak Ide Di Pikiran

Selain kehabisan ide menulis, terlalu banyak ide menulis dalam satu waktu juga menjadi salah satu hambatan terbesar dalam menulis. Banyaknya ide tersebut membuat kita bingung dan tidak fokus ketika menulis. Mau dibuang begitu saja, kok rasanya sayang? Mau dicatat, kok rasanya menganggu aktivitas menulis. Sebuah dilema yang sulit dimengerti oleh penulis pemula seperti saya.

Jika saya mengalami hal tersebut, biasanya saya langsung membuat draft baru dan langsung menyelesaikan ide baru tersebut dengan menulis apa adanya, tanpa proses editing, mengalir begitu saja. Lanjutkan membaca “Terlalu Banyak Ide Di Pikiran”