Tag: belajar menulis

Cara Mudah Menulis Pengalaman Pribadi

Cara menulis pengalaman pribadi

Salah satu postingan sederhana yang sudah diakses lebih dari 6500 kali adalah “Susahnya Menulis Pengalaman Pribadi“.

Tapi saya merasa bersalah. Karena kata kunci yang sering masuk adalah “Cara Menulis Pengalaman Pribadi” dan variasinya. Artinya, saya punya postingan yang tidak relevan sehingga berpotensi menurunkan kredibilitas blog Shiq4.

Apalagi postingan tersebut tidak mampu menjawab dengan jelas tentang penyelesaian masalah pembaca.

Lanjutkan membaca “Cara Mudah Menulis Pengalaman Pribadi”

Iklan

Cara Menjadi Penulis Pemula

Cara menjadi penulis pemulasumber gambar : ellenstumbo.com

Jadi…Apakah Anda ingin menjadi penulis?

Anda mungkin ingin menciptakan buku Anda sendiri. Atau Anda tergiur dengan potensi penghasilan penulis di masa depan sehingga ingin mengubah pekerjaan Anda yang sekarang?

Tapi Anda harus bersabar. Meskipun terkesan mudah, menulis merupakan kegiatan yang cukup menguras energi dan pikiran. Dan yang lebih penting, permainannya seperti menaiki sebuah tangga.

Jika Anda tidak pernah menulis atau belum memiliki pengalaman menulis sama sekali, mungkin butuh beberapa bulan untuk mendapatkan skill menulis. Apalagi jika Anda bukan publik figur atau orang yang ahli dalam melakukan sesuatu, naskah Anda akan sulit diterima oleh penerbit.

Lanjutkan membaca “Cara Menjadi Penulis Pemula”

7 Cara Menjaga Perhatian Pembaca agar Menyelesaikan Bacaan

Cara menarik perhatian pembaca

Sumber gambar : nick-james.com

Bayangkan… Anda menyusun konten dengan susah payah dan menghabiskan banyak energi untuk membuatnya muncul di halaman hasil pencarian. Tapi pengunjung hanya datang dan meninggalkan situs Anda begitu saja.

Atau… Mereka meluangkan waktu untuk membaca, namun tidak menjadi pembaca yang sebenarnya. Mereka tidak sampai di bagian akhir.

Maka… Tidak ada akan ada yang menerima ide-ide Anda. Tidak peduli seberapa hebat konten Anda, jika orang-orang tidak menyelesaikan bacaan, semua usaha Anda sia-sia.

Lanjutkan membaca “7 Cara Menjaga Perhatian Pembaca agar Menyelesaikan Bacaan”

One Day One Post : 6 Bulan Berlalu dan Memasuki Bulan ke-7

One day one postSumber gambar : dulidtiyoningtyass.wordpress.com

Ini seperti mimpi. Entah bagaimana, aku mampu bertahan menerapkan one day one post hingga saat ini.

Kalau harus mengucapkan terima kasih, maka aku akan memberikan ucapan tersebut dengan tulus kepada Jeff Goins. Karena tantangan menulis 31 hari di bulan Januari 2017 tersebut, kini aku memiliki kebiasaan menulis yang baik.

Juga kepada Darrent Rows. Ketika menyelesaikan sebuah tantangan, aku menciptakan tulisan berjudul “KeLebihan dan Kekurangan Update Blog setiap hari“, di mana dalam proses risetnya, aku mengutip kata-kata Darrent berikut ini :

Lanjutkan membaca “One Day One Post : 6 Bulan Berlalu dan Memasuki Bulan ke-7”

8 Alasan Mengapa Menulis Itu Penting

Alasan mengapa menulis itu pentingSumber gambar : Beritaunik.com

Saya adalah penulis. Saya menulis hampir setiap hari. Karena menulis menyenangkan dan membuat saya merasa hidup. Tidak ada yang lebih membahagiakan daripada menyelesaikan sebuah tulisan yang bagus dan menarik.

Sebagai orang yang mencintai menulis, saya ingin menularkan virus menulis kepada semua orang yang saya temui dengan memberi contoh nyata melalui karya-karya saya.

Tapi dunia ini tidak selalu ideal. Ada sebagian orang yang skeptis dengan penulis atau kegiatan tulis menulis.

Bukan masalah. Itu hak mereka. Tapi saya tetap bertekad untuk menularkan rasa cinta yang sama kepada mereka yang belum menyadari bahwa menulis itu penting bagi kehidupan.

Jika Anda salah satu orang yang skeptis atau meremehkan kegiatan atau membencinya, maka berikut adalah 8 alasan mengapa menulis itu penting di dunia ini :

Lanjutkan membaca “8 Alasan Mengapa Menulis Itu Penting”

5 Pelajaran dari Bloger-Bloger Amatir

Pelajaran dari blogger-blogger amatirSumber gambar : rustyblogger.com

Sudah hampir 3 tahun saya berpetualang di dunia maya sebagai bloger. Meskipun demikian, saya tidak ingin menjadi bloger profesional.

Karena filosofi menulis saya tetap sama seperti ketika memulai blog ini : Menulis untuk bersenang-senang.

Dan itu mendorong saya untuk berinteraksi dengan sesama bloger yang berprinsip sama. Walaupun suara bloger amatir cenderung tenggelam dan kalah bersaing dengan para profesional, meskipun kami tidak “terlalu terlihat”, bloger amatir itu eksis.

Lanjutkan membaca “5 Pelajaran dari Bloger-Bloger Amatir”

Sebuah Masalah : Mengenai Mood Menulis yang Jelek

Sumber gambar : wisebread.com

Hampir 30 bulan menggeluti hobi menulis tanpa hambatan apapun, beberapa hari terakhir aku mulai menemui masalah.

Karena pergeseran waktu menulis yang disebabkan kesibukan, yang awalnya pukul 6 sore, kini berubah menjadi di atas pukul 9 malam.

Mood menulisku jelek. Perasaanku tidak nyaman. Dan tentu saja, kupikir akan bijaksana untuk menunda kegiatan menulis sampai moodku membaik dalam beberapa jam kemudian.

Kupikir semua berjalan sesuai rencana, tapi lama-kelamaan, aku diserang rasa malas karena jam menulis bertabrakan dengan jam membaca. Belum lagi mentalku yang merasa bahwa menulis di malam hari membuatku begitu kewalahan dan tergesa-gesa. 

Lanjutkan membaca “Sebuah Masalah : Mengenai Mood Menulis yang Jelek”

Penulis Harus Membaca

“Jika Anda tidak punya waktu untuk membaca, maka Anda juga tidak punya waktu (atau alat) untuk menulis. Sesederhana itu.” Stephen King

Malam ini buruk. Aku memiliki beberapa ide, tapi tidak bisa mengeksekusinya. Padahal sudah pukul 10 malam. Dan artinya aku kebingungan untuk mengisi blogku.

Pekerjaan tadi siang membuatku sibuk. Selain karena begitu banyak pembeli yang jumlahnya sebanyak jomblo di Indonesia, banyak produk baru yang datang. Dan yang paling merepotkan, semangka-semangka kotor penuh tanah. Mungkin karena dipanen ketika hujan sehingga tanah-tanah pertanian ikut menempel. Lanjutkan membaca “Penulis Harus Membaca”

5 Alasan Mengapa Menulis Itu Menyenangkan

Menulis itu menyenangkanSumber gambar : hipwee.com

Sekarang menulis merupakan hal yang mudah dilakukan siapa pun. Platform menulis pun sangat mudah dan bisa dengan mudah ditemukan. Bahkan banyak yang berhasil menjadi penulis pro setelah berpetualang di dunia internet sebagai penulis amatir.

Paijo tahu hal tersebut melalui bacaannya dan ingin menjadi penulis. Paijo merasa senang dan berjuang meraih mimpinya.

Tapi…. setelah beberapa saat, Paijo tidak lagi merasa senang. Ia bahkan merasa tertekan dan mulai berpikir bahwa menulis merupakan kegiatan yang menyebalkan. Dan akhirnya Paijo berhenti menulis sebelum mencapai impiannya.

Lanjutkan membaca “5 Alasan Mengapa Menulis Itu Menyenangkan”

5 Dasar Copywriting untuk Menulis Postingan Blog yang Bagus

Dasar copywriting untuk menulis poatingan blog yang bagus​Sumber gambar : nonprofitcopywriter.com

Copywriting adalah teknik menulis iklan dengan tujuan menjual barang dan jasa.

Tapi seperti yang kita ketahui bersama, dewasa ini bloger mulai menulis postingan menggunakan teknik-teknik copywriting.

Copywriting telah berevolusi menyesuaikan perkembangan zaman.

Menurut copywriting.com, berikut adalah definisi copywriting yang sebenarnya :

Copywriting adalah seni dan sains penulisan untuk mempromosikan suatu produk, bisnis, seseorang atau ide. Dan dengan hati-hati memilih, mengedit, menenun dan menyusun kata-kata itu dengan cara tertentu sehingga mereka bisa meyakinkan pembaca untuk melakukan tindakan yang spesifik dan terukur.

Terlepas dari apapun tujuan Anda menulis di blog, sangat bijaksana jika mulai menggunakan teknik-teknik copywriting.

Untuk mendapatkan komentar. Agar pengunjung mendownload produk Anda. Untuk mendapatkan backlink. Untuk personal branding. Atau untuk mempengaruhi pembaca agar menerima ide-ide Anda.

Karena kekuatan copywriting bukan isapan jempol semata. Copywriting bekerja dengan baik dan terbukti ampuh untuk digabungkan dengan content marketing.

Sebagai catatan, 19% pemasar konten B2B menyebut “Menjadi penulis yang lebih baik” sebagai salah satu lima prioritas pertama dalam survey di tahun 2016.

Jika Anda tidak tahu apapun tentang copywriting, namun ingin mengaplikasikannya, maka berikut adalah dasar-dasar copywriting untuk membuat postingan blog :

1.Gunakan Paragraf Pendek

Kesalahan yang sering dilakukan oleh bloger adalah terlalu banyak menggunakan paragraf panjang.

Karena blog bukanlah buku, sangat penting untuk menjaga pembaca tetap bersemangat untuk menyelesaikan bacaan.

Lihatlah portal-portal berita yang ditulis penulis berpengalaman, maka Anda akan melihat paragraf-paragraf pendek jenius.

Selain memudahkan pembaca mengingat pesan penting seperti di dalam iklan, rentetan paragraf pendek cenderung tidak “terlihat” membosankan di mata pembaca.

Menurut Twelve Skip, ada 10 alasan mengapa Anda harus menggunakan paragraf pendek :

  • Mayoritas pengguna internet melakukan scan, tidak benar-benar membaca.
  • Perhatian pembaca hanya sesaat.
  • Paragraf pendek menumbuhkan minat baca.
  • Lebih sedikit infomasi untuk difilter.
  • Blog memang seharusnya pendek.
  • Menyampaikan setiap pesan dengan jelas.
  • Menambah efek dramatisasi.
  • Lebih efektif untuk menginspirasi.
  • Menambah spaca putih.
  • Peluang terjadinya error semakin kecil.

2. Tingkatkan Skill Menulis

Untuk menjadi copywriter yang hebat, Anda perlu menguasai dasar-dasar menulis yang baik seperti penggunaan tanda baca, pemilihan diksi, dan kata-kata baku.

Bukannya meremehkan, tapi skill berikut juga harus Anda kuasai agar konten menjadi menarik :

  • Menulis paragraf pembuka
  • Membuat kesimpulan
  • Menyederhanakan ilmu-ilmu kompleks
  • Menulis menggunakan bahasa yang ringan
  • Menggunakan gaya menulis sesuai target audiens

Oleh karena itu, Anda perlu membaca 2 konten berikut :

3. Fokus Membuat Judul yang Menarik

“Five times as many people read the headlines as read the body copy.”David Ovigly

Mungkin sebagian besar dari kita terlalu meremehkan peranan judul, tapi David Ovigly percaya bahwa judul yang buruk menghabiskan 90% budget pemasaran.

Agar orang lain mau membaca tulisan kita, sangat penting memastikan judul postingan sudah menarik dan mampu mendorong orang agar mau melakukan klik.

Karena judul postingan muncul di semua tempat paling strategis : di mesin pencari, Rss, email, bahkan tulisan bloger lain. Jadi, bekerjalah lebih keras ketika menciptakan judul.

Menurut penelitian, ternyata ada benarnya apa yang dikatakan Ovigly. 80% Pembaca melihat judul, tapi tidak membaca isinya.

Artinya, masih terlalu banyak judul yang payah. Jangan menjadi salah satunya.

Jesse Forrest menyarankan untuk membuat lebih dari satu judul. Jika Anda sudah terbiasa melakukannya, Anda akan tahu bagaimana membuat judul memikat dalam percobaan pertama.

4. Lakukan Riset

Orang tidak akan mempercayai apa yang Anda sampaikan, terutama bagi Anda yang baru meluncurkan website.

Tidak masuk akal jika Anda melakukan klaim sepihak di dalam konten tanpa bukti-bukti yang mendukung opini atau ide-ide Anda. Meskipun apa yang Anda katakan bukanlah sebuah kebohongan.

Kita hidup di dunia dimana semua orang mengaku ahli di bidangnya. Terlalu banyak korban berjatuhan karena informasi hoax dan informasi yang salah, jadi, kita menghadapi pembaca yang skeptis.

Tapi itu bukan masalah besar jika Anda menemukan informasi pendukung dari blog-blog otoritas dan terkenal. Mengutip mereka merupakan langkah awal mendapatkan kepercayaan pembaca.

Semakin banyak referensi yang Anda gunakan, besar kemungkinan Anda akan mendapatkan kepercayaan dari pembaca.

Ingat, copywriting menonjolkan klaim disertai bukti-bukti kuat sehingga pembaca benar-benar percaya apa yang Anda sampaikan dan mau melakukan apa yang Anda inginkan tanpa mereka sadari.

5.Tulis dengan Jelas

Pernah membaca konten-konten panjang yang minim informasi? Konten semacam itu mengejar SEO tetapi melupakan pembaca.

Memang benar konten panjang cenderung menempati halaman pertama Google. Dengan catatan, panjangnya konten karena padat dengan informasi dan tidak pernah bertele-tele.

Copywriting semacam itu. Menulis dengan jelas langsung pada poinnya. Itulah mengapa mereka yang mampu menulis konten panjang dengan jelas menggunakan copywriting merupakan orang-orang sukses.

Karena tulisan mereka berbobot. Dan karena hanya segelintir orang yang mau benar-benar mengaplikasikan copywriting dengan sungguh-sungguh, maka peluang keberhasilannya sangat besar bagi yang ingin mencobanya.

Jika Anda mampu menjelaskan dengan 500 kata, maka menulis sepanjang 1000 kata merupakan kesia-siaan.

Kesimpulan

Tidak ada yang mengatakan copywriting mudah dipelajari dalam waktu singkat, tapi copywriting juga bukan ilmu roket. Jadi, siapapun bisa belajar copywriting secara otodidak.

Di atas adalah hal paling dasar dan seharusnya dijadikan kebiasaan oleh bloger yang menginginkan lebih banyak pembaca.

Lakukan secara rutin dalam proses penciptaan postingan blog dan lihat bagaimana keajaiban kecil mungkin terjadi.

Apakah Anda tertarik untuk belajar copywriting? Mengapa ya dan mengapa tidak? Bagikan di komentar.