Antara Sukacita dan Kesedihan

Antara sukacita dan kesedihanAku pernah iseng menulis cerbung berjudul “Sebuah Cinta di Pulau Tak Berpenghuni“. Merupakan cerbung aneh; hasil dari memaksakan diri. Meski ceritanya sederhana dan tidak masuk akal, tetapi cerbung tersebut telah dibaca hingga ribuan kali.

Keren, bukan?

Aku saja sampai tidak percaya. Tetapi itu nyata. Walau aku bingung menghadapi kenyataan, antara sukacita dan kesedihan, karena kata kunci yang masuk merupakan variasi dari “cerita sex di pulau” dan teman-temannya.

Kebetulan saja di dalam cerbung tersebut ada dua adegan penting sehingga bisa mendatangkan ribuan pengunjung. Pertama, tokoh lelaki yang mengintip wanita mandi di sungai. Kedua, adegan pemerkosaan yang terjadi di dalam mimpi. Dan dua bumbu tersebut sepertinya mampu membuat ceritaku muncul di hasil penelusuran para penikmat cerita dewasa.

Padahal adegan tersebut kubuat agar tidak sevulgar mungkin. Dan entah mengapa adegan yang terinspirasi dari salah satu adegan dalam Jewels karya Danielle Steeltersebut merupakan kunci mendulang ribuan pembaca.

Ya… sebagai penulis pemula, aku senang dengan jumlah pembaca yang membengkak, cuma sedihnya mayoritas dari mereka pasti penikmat cerita dewasa dan kecewa dengan cerbung tersebut karena tidak sesuai ekspektasi.

Kalau Bertunas Diganggut Kambing

Bagian memprihatinkan, menurut statistik pengunjung, biasanya yang paling banyak diakses adalah cerbung bagian 3 dan bagian 4.

Penyebabnya, di dua bagian tersebutlah terdapat adegan-adegan dewasa.

Terkadang aku mirip katak ditimpa kemarau. Pasalnya, pengunjung cerbung tersebut jelas-jelas tidak membaca dari bagian awal atau sampai bagian akhir. Artinya, cerbungku tidak menarik. Pembaca hanya tertarik pada adegan dewasanya saja.

Padahal aku pernah senang karena cerbungku terus-menerus menarik pembaca baru bagai magnet. Walaupun mayoritas pembaca berpikir bahwa itu termasuk cerita porno, tetapi statistik juga menunjukkan beberapa gelintir orang yang mengakses mulai dari bagian satu hingga bagian akhir. Jadi, aku sedikit bangga karyaku bisa dibaca sampai ratusan kali secara utuh.

Ide Konyol atau Ide Bagus?

Antara sukacita dan kesedihanSumber gambar: islami.co

Tiba-Tiba aku punya ide menulis cerbung lainnya, yakni menulis cerita yang memang khusus cerita dewasa.

Kebetulan aku juga punya beberapa ebook terjemahan. Dan sepertinya ebook-ebook tersebut juga memuat adegan-adegan dewasa. Aku bisa membacanya sebagai inspirasi jika ide menulis ini benar-benar kujalankan.

Keuntungan besarnya, menurut perkiraanku, jumlah pengunjung pasti meningkat drastis. Soalnya penggemar cerita dewasa di Indonesia sangat banyak. Kalau kata Bung Karno, masyarakat Indonesia itu punya gairah terbesar mengenai seks. Jadi, seumpanya dioptimasi dengan benar, pasti jumlah pengunjung Shiq4 membludak.

Risikonya, walau aku tidak memahaminya, sepertinya Google cenderung tidak menyukai konten-konten dewasa. Karena banyak yang menasihati untuk tidak memberi tautan ke situs-situs dewasa. Sekalipun cerita-ceritaku nanti bisa tembus halaman pertama, tetapi bisa menurunkan rangking halaman lainnya karena Google menggangap blog ini sebagai situs dewasa.

Takutnya jejak selut kaki terbenam. Jadi, mungkin aku harus mencari banyak informasi lagi sebelum mengeksekusi ideku.

Seks Itu Tabu

Di Indonesia sendiri, masyarakat cenderung menggangap seks adalah sesuatu yang tabu untuk dibicarakan. Sekalipun itu hanya sebatas pendidikan atau seni.

Kepala sama hitam, pendapat berlain-lain. Menurutku bukan masalah besar jika aku menulis cerita-cerita dewasa. Maksudku bukan cerita murahan seperti yang mudah di dapat di berbagai situs cerita porno murahan, yang terlalu vulgar dan berfokus pada bagian seksnya dan mendeskripsikan secara detail, tetapi cerita yang ditulis dengan seksama sebagaimana cerita berkualitas lainnya, hanya saja di beberapa bagian ada adegan seksnya (tidak akan sevulgar yang Anda bayangkan).

Meski aku tidak punya pengalaman sama sekali, tetapi aku bisa terinspirasi dari buku-buku penulis luar yang terkadang menyisipkan seks sebagai bumbu.

Ini terlihat menantang, meski aku tidak yakin bisa merealisasikannya dalam waktu dekat.

Risiko Lainnya

Niat di hati hendak memeluk gunung, setelah terpeluk biawak celaka. Meski aku menganggapnya sebagai tantangan saja, risiko terbesar yang mungkin kuhadapi adalah kehilangan pembaca-pembaca setia.

Bukannya tidak percaya diri, tetapi semua orang pasti berbuat salah ketika pertama kali melakukan sesuatu. Dan takutnya ceritaku super jelek dan tendensinya menonjolkan adegan seksnya saja sebagai nilai jual seperti film-film horror Indonesia beberapa tahun lalu yang menonjolkan adegan panas saja tetapi ceritanya jelek.

Kecuali kalau ada pelajaran moralnya dan dikemas dengan sempurna, maka orang akan menghargainya. Seandainya mengalami kegagalan, kayu bongkok kura-kura pun boleh memanjat. Nanti malah di bully pembaca dan pengikutku; mereka pun akan kapok berkunjung lagi.

Apa lebih baik mengikuti peribahasa jangan merempuh sarang lebah saja?

Belajar menulis dulu sampai mahir. Ketika hal tersebut telah dimiliki, mungkin karya apapun bisa bernilai di mata manusia lainnya.

Entahlah….

Iklan

16 tanggapan untuk “Antara Sukacita dan Kesedihan

  1. Bang, aku ga tau entah ada di posisi yang bisa buat bilang ini atau enggak, tapi abang kebanyakan mikir deh (kalo aku liat dari postingan ini). Tulis aja lah apapun yang abang suka. Kalau nulisnya dengan tulus dan niatan baik, inshaallah walaupun ga bagus2 amat bakal di apresiasi. . .πŸ˜‚ #sokide

    Suka

    1. Bukan banyak mikir, tapi mesti hati-hati klo menyangkut aturan Google. Ntar kena penalti berakhir deh perjalanan ngeblognya. Lagian ada niatan atau rencana statistik terus ningkat, biarpun perbedaannya kecil. Saya tipe pemikir val, kebiasaan banyak mikirnya biar semua sesuai rencana. πŸ˜€

      Disukai oleh 1 orang

      1. Iya sih emang ada aturan bakal blokir situs porno. Tapi setau aku konsepnya tuh kek google menerima laporan gitu bang bukan gegara masuk dengan indeks kata kunci porno doang. Soalnya aku pernah kena kasus begini juga di blogspot hanya saja bukan porno kasusnya.

        Ya bagus juga soh perfectionist😁

        Disukai oleh 2 orang

        1. Ha ha ha… sebenarnya kekurangan saya itu memang terlalu perfectionis. Klo ada salah-salah kecil saya nggak bisa tenang. Pokoknya mesti jalan. Makanya saya kurang bisa bergaul sama orang karena sifat saya yg satu itu. πŸ˜€

          Suka

        1. Wah nggak tahu deh klo golongan darah. Tapi sepertinya loh ya…. lupa-lupa ingat, klo yg periksa bener waktu SMA dulu, kayaknya B deh πŸ˜€

          Suka

    1. Artinya bahaya jangan dicari-cari mbak win. Mungkin cenderung menasihati untuk bersikap hati-hati dan menimbang risiko sebelum melakukan sesuatu. πŸ˜€

      Suka

Komentar ditutup.