Review Buku: Kenapa Pria Hobi Berbohong By Barbara dan Allan Pease

Review mengapa pria suka berbohong
Akhir-Akhir ini sedikit tertarik dengan psikologi. Inginnya sih dapat buku seperti Agar Siapa Saja Mau Melakukan Apa Saja untuk Anda, tapi ebook yang tersedia belum ada.

Di toko-toko buku online pun tidak ada. Kalau ada, stok habis. Untungnya ada buku ringan yang kutemukan, Kenapa Pria Hobi Berbohong, dan aku berharap banyak pada buku ini supaya aku semakin berteras ke dalam.

Kalau Anda wanita yang sering jengkel dengan berbagai perilaku pria, dan menggangap pria sebagai jelatang di hulu air, maka buku ini akan memberikan solusi praktis mengenai masalah-masalah Anda.

Berikut adalah reviewnya :

Judul: Kenapa Pria Hobi Berbohong
Penulis: Barbara dan Allan Pease
Penerbit: –
Halaman: 108 halaman (versi ebook)

Note: Seperti biasa, yang ingin ebooknya bisa cantumkan email di kotak komentar untuk dikirimkan.

Isi Buku Kenapa Pria Hobi Berbohong

Di akhir bagian pengantar :

“….Buku yang Anda pegang ini akan mengungkap segi-segi rahasia pria yang selama ini membuat kaum wanita bingung, jengkel, dan penasaran. Sebuah panduan praktis untuk mengenal pria secara fisik dan psikologis.”

Walaupun target pembaca buku ini ditujukan untuk wanita, tetapi saya merasa ingin mengenal diri sendiri lebih dalam. Jadi, saya rasa buku ini akan bermanfaat.

Bab 1 : Mengapa Pria Berbohong

Setiap orang bohong. Terutama di masa awal pertemuan. Biasa disebut kebohongan putih. Ada alasan mengapa semua orang harus berbohong putih dan itu sudah menjadi aturan dalam pergaulan.

“Hanya musuh saja yang mengatakan kebenaran. Teman-Teman dan para kekasih berbohong tiada habisnya” Stephen King

Ada cara untuk mengenali isyarat-isyarat tertentu, apakah seseorang mengatakan kebenaran atau Anda sedang dibohongi.

Ada sebuah studi kasus sederhana. Jika dibenturkan pada kebenaran, maka orang pasti akan melakukan penyangkalan yang keras.

Dijelaskan 4 jenis kebohongan. Kebohongan putih, kebohongan demi kebaikan, tipu muslihat, bohong untuk merusak orang lain.

Dilanjutkan dengan tiga jenis pembohong. Dan tentu saja, yang paling berbahaya adalah pembohong romantis.

Studi menunjukkan pria dan wanita memiliki kadar yang sama dalam berbohong. Jika wanita lebih suka berbohong agar orang lain tampak baik, maka pria lebih berbohong agar ia tampak lebih baik. Wanita berbohong tentang perasaan-perasaannya dan pria berbohong tentang tingkah liar mereka sewaktu muda.

“Kebenaran akan membebaskanmu, namun pada awalnya akan membuatmu kesal” Mal Pancoast

Ada alasan mengapa pria gagal bohong dan mengapa wanita lebih mudah menangkap kebohongan. Cukup menarik.

Sebuah studi juga menyebutkan bahwa mereka yang muda lebih suka berbohong, mencuri, dan curang. (Survey di Amerika Serikat)

Ada sebagian yang percaya bahwa dunia ini dipenuhi pembohong sehingga mereka tidak perlu mempercayai orang lain. Pertama, karena mereka juga pembohong dan menggangap semua orang sama seperti mereka. Kedua, yang lebih sesuai, bahwa perilaku merekalah yang menyebabkan orang lain berbohong kepada mereka.

Juga perlu digarisbawahi, semakin intim suatu hubungan, semakin menyakitkan suatu kebohongan.

Bisa juga mencurigai orang yang menggunakan “kata-kata tertentu” yang secara tidak sadar biasa dilakukan ketika berbohong.

Penggunaan kata “hanya” dan “cuma” juga patut dicurigai. seperti “aku cuma ingin mengatakan aku mencintaimu” karena sesungguhnya ia menyembunyikan perasaan malu ketika melakukannya. “Saya hanya butuh waktu lima menit” yang cenderung berarti “Saya akan menghabiskan waktu Anda jika Anda percaya” dsb.

Ungkapan “akan kuusahakan” atau “aku coba sebisanya” cenderung bisa diartikan “aku meragukan kemampuanku dalam hal itu”.

Dijelaskan pula tanda-tanda kebohongan yang bisa dengan mudah dilihat dan mudah diaplikasikan.

Disertakan juga trik agar tidak mudah dibohongi beserta kamus pola pembicaraan pria dan artinya.

Bab 2 : Tujuh Misteri Pria

Ada tujuh rahasia pria yang dibeberkan di bab ini. Mengapa wanita bingung dengan pria, itu karena mereka menggunakan sudut pandang wanita untuk memahami. Itu masalahnya.

Pertama, Mengapa pria tidak tahu banyak tentang kehidupan teman-temannya?

Karena pria bisa berjam-jam memancing, bermain golf, atau apapun tanpa banyak bicara. Mereka melakukannya guna menghilangkan stres. Dan tentu saja, secara alamiah pria tidak bisa berbicara dan menyimak secara bersamaan sebagaimana wanita.

Kalaupun ada yang dibicarakan, itu bukan hal-hal pribadi.

Kedua, mengapa pria tidak suka dengan ikatan?

Cara berpikir pria sangat jauh berbeda dengan wanita. Di bagian ini ada ilustrasi tentang bagaimana pria berpikir mengenai hubungan.

Juga fakta mengapa pria secara alami akan berusaha menunda sebuah komitmen berdasarkan sifat biologisnya untuk berkembang biak.

Apa yang dipikirkan hampir semua pria?

Pria adalah pemburu. Mereka bebas. Dan jika mereka memilih berkomitmen, maka mereka berpikir para wanita akan banyak mengambil kebebasannya.

Bagi wanita, solusi terbaik adalah bertanya langsung tentang hubungan kepada para pria. Karena pria tidak bisa membaca isyarat atau pikiran. Tapi mereka merasa bersikap hormat jika menjawab sebuah pertanyaan langsung.

Ketiga, mengapa pria perlu merasa benar dalam segala hal?

Jangan berharap pria akan minta maaf jika mengutarakan kesalahannya menurut Anda. Karena para pria akan defensif dan membuat wanita jengkel dan kesal. Karena pria terbiasa melakukan segalannya sendirian dan dapat tersinggung jika Anda mencari-cari kesalahannya.

Dilengkapi dengan studi kasus yang sangat mudah dipahami agar para wanita tidak salah mengambil tindakan.

Apakah kau tidak mempercayaiku?

Jika kalimat itu sudah keluar dari mulut pria, artinya Anda sedang atau telah melecehkan kejantanannya. Sekalipun niat Anda hanya memberi perhatian atau ingin membantu.

Wanita memberi nasihat kepada pria sama saja dengan mengatakan dia salah dan tidak dipercayai. (penjelasan di bagian ini bagus dan Anda harus membacanya).

Keempat, mengapa pria dewasa begitu tertarik mainan anak-anak?

Karena susunan otak pria tidak sama dengan wanita. Akan lebih mudah memahami pria, jika para wanita melihat diri sendiri mengapa ia rela membeli boneka teddy bear besar dari brazil dengan mata yang besar.

Mekanisme yang sama terjadi pada pria. Hanya saja objeknya yang berbeda.

Di bagian ini juga dilengkapi ilustrasi sederhana yang mudah dicerna.

Kelima, mengapa pria tampaknya hanya mampu melakukan satu hal dalam satu waktu?

96% pakar di dunia adalah pria. Karena otak pria di desain untuk melakukan satu pekerjaan saja. Ia tidak bisa mendengarkan suara Anda ketika menonton tv atau membaca koran.

Sedangkan 94% asisten pribadi adalah wanita. Karena wanita cenderung mampu melakukan banyak hal dalam waktu bersamaan. Otak wanita selalu aktif bahkan ketika ia tidur.

Strategi terbaik adalah berikan satu pekerjaan dalam satu waktu. Atau jika menjelaskan, biarkan ia berpikir untuk satu poin saja sebelum melanjutkan poin selanjutnya. Juga jangan terlalu banyak pertanyaan dalam satu waktu.

Keenam, mengapa pria keranjingan olah raga?

Karena sejak ribuan tahun lalu, tugas pria adalah berburu, sedangkan wanita mengasuh anak.

Ketika di zaman sekarang, pria tetap punya insting itu. Mereka merasa emosional terhadap sepak bola, atau melakukan tindakan konyol seperti lomba minum bir dan sebagiannya yang jarang sekali diminati wanita. Mereka seolah ikut terlibat dalam tim jika melakukannya.

Disertai juga dengan solusi bagi para wanita untuk menghadapi pria yang keranjingan olah raga.

Ketujuh, apa yang sebenarnya diobrolkan para pria di kamar kecil?

Tak ada. Para wanita mungkin nyaman mengobrol tentang apa dan siapa di dalam kamar kecil. Juga bisa akrab dengan wanita asing. Tapi pria tidak akan banyak bicara di kamar mandi sekalipun masuk bersama teman dekatnya.

Ada juga pengetahuan tentang bagaimana para pria memilih toilet. Kebetulan saya sudah mendengarnya.

Bab 3: Wanita Lain – Ibunya

Biasanya, ibu dari sang suamilah yang merupakan bahaya yang sesungguhnya. Berdasarkan penelitian, setidaknya 50% ibu mertua bagi istri merupakan pembawa masalah.

Bagi si istri, tampaknya krisis pada ibu mertua tidak dapat dipecahkan. Mendatangkan penderitaan, kepedihan, bahkan perceraian.

Ada sebuah studi kasus dibahas bagaimana seorang ibu telah menciptakan pria seperti monster. Dan tentu saja wanita akan bermasalah akibat tindakan ibu si pria ketika membesarkannya.

Ada juga studi kasus lainnya yang memberi ilustrasi jelas bagaimana ibu mertua membuat masalah bagi si istri, apalagi ketika si istri cenderung lebih dekat dengan ibu kandungnya, sementara jelas si pria tidak akan banyak berbicara kepada ibu kandungnya.

Studi kasus lain, juga tak kalah menarik. Sebuah drama rumah tangga antara si istri dan ibu mertuanya. Hal ini telah mengakibatkan banyak bencana di rumah tangga di seluruh dunia, terutama bagi si istri.

Juga dilengkapi solusi bagaimana seharusnya rumah tangga di jalankan sejak awal, yakni memberi batasan-batasan dan tegas menjalankannya sekalipun mendapatkan reaksi negatif dari ibu mertua. Tentu masing-masing pasangan harus sepakat jika mereka berdua ingin hidup bersama. Solusi ekstrim, pindahlah ke kota lain.

Bab 4: Tujuh Kelakuan Pria yang Menjengkelkan

Ini merupakan jawaban dari pertanyaan yang paling sering ditanyakan tak kurang 5000 pembaca wanita kepada penulis.

Pertama, mengapa pria selalu memberikan solusi dan nasihat?

Karena otak pria didesain untuk mempertahankan ras. Mereka cenderung memberikan solusi dan selalu suka dengan pencapaian-pencapaian dan hasil-hasil.

Konsekuensinya, pria mendefinisikan siapa dirinya dan harga dirinya dengan memecahkan masalah. Plus disertai sebuah studi kasus.

Kedua, mengapa pria suka memainkan remote kontrol?

Dalam hal menonton televisi, dijelaskan perbedaan antara wanita dan pria. Setidaknya ada dua alasan utama mengapa pria suka menganti-nganti saluran.

“Para pria tidak ingin tahu apa yang ada di televisi,
mereka ingin tahu apa lagi yang ada di televisi.”

Ketiga, mengapa pria tidak mau berhenti di tengah jalan dan menanyakan arah?

“Kaum pria tidak tersesat – mereka hanya mencari jalur alternatif”

Dijelaskan perbedaan kemampuan pria dan wanita dalam mengetahui arah. Anda akan tahu bagaimana keduanya melihat arah ketika ingin pergi ke suatu tempat dan mengingatnya.

Keempat, mengapa pria ngotot meninggalkan dudukan toilet dalam keadaan berdiri?

Ini hanya kesalahpahaman. Baik pria dan wanita memiliki psikologis yang berbeda. Dijelaskan mengapa pria selalu mengangkat dudukan toilet karena menjaga tempat tersebut tetap kering bagi kepentingan wanita, yang mana justru membuat wanita kesal ketika para pria lupa menurunkannya.

Kelima, mengapa pria suka uring-uringan ketika diajak belanja?

Dr. David Lewis mendapati stres yang dialami pria ketika belanja natal sama dengan stres polisi yang menghadapi kerusuhan. Sebaliknya, bagi para wanita, belanja merupakan cara melepas stres.

Dijelaskan pula bagaimana sifat wanita dan pria tersebut sudah ada sejak zaman berburu.

Ada tips bagi para wanita ketika menyuruh atau mengajak pria berbelanja makan atau pakaian.

Keenam, mengapa pria punya kebiasaan-kebiasaan yang menjijikan?

Salah satu yang paling sering adalah masalah kentut. Wanita tidak bisa menerima kentut dan mayoritas tidak mengaku, sementara pria mengapresiasi kentut sebagai hiburan sejak umur 10 tahun.

Disertai solusi bagi para wanita agar pria tidak selalu kentut.

Ketujuh, mengapa pria menyukai lelucon-lelucon yang kasar?

Untuk memahaminya, tujuan humor pria ada tiga : mendapat status dari pria lainnya, membantu mengungkapkan emosi dari kejadian tragis, mengakui kenyataan dari suatu topik yang sedang jadi isu utama.

Para pria merangsang otak kanan berkaitan humor dibandingkan otak kiri, dan sebaliknya bagi wanita.

Di bagian ini penjelasannya terlalu rumit untuk disederhanakan.

Bab 5: Memasuki Masa Pensiun

Ada dua masalah utama :

  • Efek psikologis pensiun pada pria.
  • Bagaimana para wanita menyelesaikan masalah mereka dan efek pensiun terhadap hubungan mereka.

Ada sebuah kisah tentang Bob. Pensiun membuatnya sakit. Mungkin beberapa diantara orang yang pensiun pun mengalaminya.

Wanita tidak akan pernah bermasalah dengan pensiun karena mereka berfokus pada hubungan. Ketika mereka pensiun, mereka bisa melanjutkan hidup seperti biasa. Sebaliknya, pria berfokus pada pencapaian-pencapaian sehingga masa pensiun bisa menjadi mimpi buruk.

Disertai juga sebuah cerita, bahkan di masa pensiun, wanita bisa merasa tidak diperhatikan dan bisa merusak hubungan, bahkan perceraian karena tidak mengerti perilaku si pria.

Mengapa pria tidak bisa mengatasi masa pensiun? Karena mereka kehilangan identitas diri.

Dan kenyataannya, lebih banyak pria yang lebih cepat mengalami masa suram ketika pensiun.

“Pensiun butuh perencanaan. Semakin dini Anda merencanakannya, semakin tinggi harapan hidupnya.”

Di bagian ini dijelaskan beberapa hal tentang bagaimana merencanakan masa pensiun agar tetap punya identitas diri dan mampu melewatinya dengan baik.

Dan terakhir, kisah Edi dan Rosa sebagai penutup (masa pensiun yang asyik).

Kelebihan Buku Kenapa Pria Hobi Berbohong

Buku ini sangat sederhana sekali. Semua penjelasan sangat mudah dipahami karena disertai berbagai studi kasus yang menggambarkan setiap situasi dan diberikan solusi-solusi praktis atau langkah-langkah mudah untuk mengatasi setiap permasalahan.

Juga bahasa yang sangat ringan. Artinya, Anda bisa melahap buku ini dalam waktu sehari atau dua hari saja dan tetap mengingat poin-poin penting yang disajikan.

Yang paling mengejutkan, pengetahuan-pengetahuan di dalamnya bisa sangat membantu untuk berhubungan dengan manusia lainnya, baik pria maupun wanita.

Kekurangan Buku Kenapa Pria Hobi Berbohong

Bagian paling buruk di buku ini terletak di bab terakhir. Entah mengapa ada sub-bab di mana judul sangat tidak relevan dengan isi sehingga sangat menganggu ketika membacanya seolah itu adalah sesuatu yang salah dituliskan.

Juga fakta bahwa di beberapa bagian, penulis terus mengulang-ulang fakta yang sudah dipaparkan di bab-bab sebelumnya.

Terakhir, sebenarnya saya masih menyayangkan kenapa buku ini sangat tipis. Mungkin karena terjemahan dari tahun 90-an. Seandainya lebih berisi, mungkin akan semakin bagus lagi.

Penilaian

Saya memberi nilai 75 dalam mereview buku ini. Lumayan bisa mengisi waktu luang dan memberi pengetahuan tentang sifat-sifat pria dan wanita dan bagaimana bersikap ketika berhubungan dengan keduanya.

Nantikan review-review buku selanjutnya.

40 tanggapan untuk “Review Buku: Kenapa Pria Hobi Berbohong By Barbara dan Allan Pease

  1. Wah, keren buku psikologi lagi.
    Sy agak terkesan dg pernyataan ini, β€œWanita tidak bisa menerima kentut dan mayoritas tidak mengaku, sementara pria mengapresiasi kentut sebagai hiburan sejak umur 10 tahun.” Sy sambil manggut2 membacanya, haha…
    Pengen ni mas Shiq4, ntar bs dihadiahkan buat istriku yg bntr lg ultah, coba klau ada buku cetaknya, lebih pas. Tp gpp, dr pd gak ada.
    Email sy: desfortin84@gmail.com
    Mksih bnyak mas Shiq4.

    Suka

    1. Yang women from venus and men from mars juga jelasin karakter perempuan dan laki2, bedanya apa, samanya di mana. Haha tp saya belum baca betulan sih. Pernah dipinjemin dan baca sekilas doang

      Suka

Komentar ditutup.