Review Buku Bonus Track By Koshigaya Osamu

Review Buku Bonus Track by koshigaya osamu
Sumber gambar : Mandhut.wordpress.com

Aduh beruntungnya. Menemukan buku berjudul “Bonus Track” di meja. Punya adikku.

Awalnya aku tidak tertarik. Tapi karena aku sudah pernah membaca karya lain dari penulisnya, dan merasa bagus, kurasa yang ini juga bagus.

Tapi setelah menyelesaikan bab 1 ternyata tidak menarik. Mungkin zonk, di luar bagai madu, di dalam bagai empedu. Itu yang saya pikirkan.

Untungnya secara keseluruhan cukup puas dengan buku ini. Meski ada beberapa bagian yang tidak ku sukai.

Berikut adalah Review buku Bonus Track :

Judul : Bonus Track

Penulis : Koshigaya Osamu

Penerbit : Haru

Penerjemah : Andry Setiawan

Halaman : 372 halaman

Jalannya Cerita Bonus Track

Kusano. Pemuda 26 tahun. Bekerja di restoran hamburger sejak 2 tahun lalu. Setelah melewati masa kuliah dengan bersenang-senang, Kusano dipenjara oleh pekerjaan. Bahkan ia bisa lembur hingga 100 jam sebulan dengan bonus tidak seberapa. Lebih tepatnya, bosnya tidak mau membayar upah lemburnya dengan tepat.

Dalam perjalanan pulang, di jalanan yang sepi, Kusano mengalami kejadian pertama dalam hidupnya : Tabrak lari.

Kusano berusaha menolong korban dengan memberi nafas buatan, walaupun ia tidak begitu ingat pelajaran sekolah tersebut. Tapi gagal. Tubuh itu telah jadi mayat.
Kepalanya deras mengucurkan darah di tengah hujan pada pukul 2 malam.

Kusano panik. Bingung apa yang harus ia lakukan sementara tidak ada pengendara lain. Ia berakhir dengan menghubungi 110 dan berbicara gugup kepada operator yang mengangkat teleponnya.

Selanjutnya, ia hanya menunggu bantuan tiba di lokasi kejadian.

*****

Yokoi Ryota. Pemuda yang menganggap dirinya selalu sial. Juga lemah. Ia tidak suka berkelahi dan menggunakan taktik ‘menjilat-orang-yang-senang-dipuji’.

Gagal masuk perguruan tinggi favoritnya, tapi ia tetap berkuliah di universitas lain.

Meski begitu, tetap saja ia mengeluh dengan tetek bengek di universitasnya. Baik dosen maupun mahasiswanya tidak punya gairah. Tidak asyik.

Tanggal 9 Juni pukul 2 lewat 20, ia mati di tengah hujan. Tertabrak mobil.

Ryota bingung. Sampai ia sadar bahwa ia hanya arwah. Setelah mengamati seorang pemuda yang berusaha menolongnya, Ryota harus memastikan ia tidak kabur. Meskipun ia telah jadi hantu, tapi suaranya tetap bisa terdengar.

Hanya saja Ryota memastikan untuk tidak membuat takut satu-satunya saksi mata yang melihat kejadian bagaimana ia menjadi mayat.

*****

19 Jam setelah penemuan mayat, Kusano masih di restoran. Kedinginan dan kena flu. Walau ia mencoba memaksakan diri, Minami menyuruhnya istirahat.

Wajar jika Kusano seperti itu. Di pagi harinya, ia berurusan dengan polisi. Ia ditanyai detektif mengenai tabrak lari. Dan itu melelahkan.

Lalu dilanjutkan dengan bekerja sampai larut malam seperti biasa. Bahkan Kusano sempat pingsan sebentar ketika hendak pulang.

Akhirnya Kusano harus rela menggunakan taksi untuk pulang ke rumah dan beristirahat karena mustahil ia menyetir seperti biasa.

*****

Sejak menjadi hantu, Ryota terus mengikuti Kusano. Ke kantor polisi, ke tempat kerja, dan kembali ke rumah lagi.

Karena secara ajaib hanya Kusano yang mampu mendengar suaranya. Ia sudah mencoba ke beberapa polisi, namun polisi-polisi itu tidak mendengar suaranya. Walau sampai saat ini ia harus tetap diam agar tidak mengejutkan.

*****

Di suatu pagi, dalam keadaan masih demam, Kusano terbangun dan mendapati Ryota duduk di kursinya. Setelah lama berpikir, Kusano terus mengatakan itu adalah halusinasi.

Sedangkan Ryota merasa senang. Ada yang bisa melihat dan mendengar suaranya. Sekalipun terus meyakinkan Kusano bahwa dirinya adalah hantu dan bukan halusinasi, tetap saja Kusano tidak percaya.

Tapi kemudian mereka akrab dalam sehari. Ini awal dari segalanya.

*****

Ryota pulang ke rumahnya. Ia berharap ayah atau ibunya bisa melihatnya sebagaimana Kusano. Namun sia-sia, tidak ada orang selain Kusano yang mampu melihat atau mendengar suaranya.

Ryota melihat seluruh keluarga besarnya. Dan ia terharu ketika melihat daftar tamu yang menghadiri pemakamannya. Ternyata selama ini banyak yang peduli padanya.

Namun ketika di dalam upacara pemakaman berubah menjadi ajang lomba tangis, Ryota memutuskan untuk pergi. Lagipula tidak ada yang bisa dilakukan.

Ryota pulang menuju restoran, tempat Kusano bekerja.

*****

Ternyata Minami, pegawai staff S, yang bekerja di restoran dengan Kusano juga bisa melihat Ryota. Bahkan Minami sudah biasa melihat hantu bergentayangan.

Sayangnya Minami bersikap dingin dan mengingatkan Ryota untuk tidak menganggu yang masih hidup. Itu saja dan kemudian beranjak pergi.

Setelah itu, akhirnya Ryota dan Kusano sepakat untuk membujuk Minami supaya mau membantu mereka.

*****

Melalui Minami, baik Kusano dan Ryota mulai memahami dunia hantu. Meskipun tidak semua pertanyaan bisa dijelaskan.

Minami juga menunjukkan lokasi seorang hantu dan menceritakan kisahnya. Namun hanya Kusano yang tidak bisa melihatnya.

Bertiga mereka berkeliling mencari mobil penabrak Ryota, tapi Nihil. Dan kemudian pulang.

Sebelum tidur, untuk pertama kalinya Ryota memberi nasihat kepada Kusano tentang menjadi manajer yang baik berdasarkan pengalamannya bekerja paruh waktu. Kusano tidur dengan senang dengan ucapan Ryota.

*****

Kusano akhirnya mengikuti nasihat-nasihat dari Ryota. Dan ia berhasil mendapat pujian kepala restoran karena tindakan-tindakannya.

Minami pun jadi direkomendasikan Kasuno ke kepala restoran untuk menutup restoran. Dan berhasil.

Setelah itu, ketika Minami, Kusano, dan Ryota beristirahat setelah patroli pencarian mobil tabrak lari, Minami bercerita tentang kalakuan adiknya yang aneh.

Dari Ryotalah… Minami mendapatkan beberapa informasi karena pernah secara tidak sengaja mendengarkan percakapan adik Minami dengan temannya tanpa diketahui.

Minami pun merasa sedikit lega.

*****

Akhirnya menemukan petunjuk. Setidaknya sekarang mereka menemukan lagu yang diputar oleh pelaku tabrak lari. Berkat Minami.

Selanjutnya, Minami membawa mereka menuju hantu lain. Hanya sekadar main-main.

Namun kejadiannya sungguh tak terduga. Setelah Ryota menolong hantu kecil yang kepanasan tersebut, tiba-tiba gadis tersebut menjadi cahaya dan menghilang. Persis yang diceritakan Minami di pertemuan terdahulu.

Entah bagaimana, sepertinya hantu kecil itu telah pergi ke surga beberapa saat setelah memeluk Ryota.

*****

Ryota mengatakan, kalau hidupnya bagai album debut punk band kepada Kusano. Itu nama keren dari ‘berakhir cepat’

Tapi di dalam album tersebut ada bonus track. Dan masa menjadi hantu dan bertemu Ryota-lah bonus track itu, yang mana bonus track itu sendiri lebih baik dari keseluruhan album.

Setelah bermain game selama berjam-jam, Kusano yang pertama kali pergi tidur, sementara Ryota bermain game sampai subuh.

*****

Adik minami belum pulang juga. Padahal sudah lebih dari 12 malam. Ditemani Ryota dan Kusano, Minami mencari adiknya.

Ternyata selama ini adik Minami juga berurusan dengan hantu. Hanya saja yang bisa melihat adalah teman adiknya. Mereka membantu hantu yang pernah ditemui Kusano dan Ryota dan Minami.

Kebetulan lainnya, di parkiran, akhirnya mereka menemukan mobil yang mencurigakan. Setelah itu terjadi perkelahian dan penjahatnya berhasil dilumpuhkan.

Ini berkat Minami yang jago Judo. Juga Kusano yang melakukan tindakan nekat. Ryota bahagia akhirnya yang menabrak dirinya tertangkap.

*****

Kusano sendirian. Ryota sudah pergi ke surga sesaat setela penabrak dirinya tertangkap tadi malam.

Setelah mengutak-atik game, ternyata Ryota punya file pegulat yang sudah 1001 kali diedit. Setelah menyaksikan pertandingan gulat konyol dalam mode AI VS Komputer, Kusano merasa beruntung.

Memory card tersebut akan jadi kenang-kenangan dari Ryota. Dan akan disimpan seumur hidupnya. 😀

Kekurangan Bonus Track

Bagian paling membosankan terletak di bab 1 dan 2. Sampai sejauh itu saya masih belum antusias dan mencoba menikmati dua bab tersebut.

Karena dua bab tersebut hanya terdiri dari monolog-monolog saja dan sepertinya sangat jarang ada dialog.

Kedua, yang menurut data cukup menganggu justru penjelasan yang terlalu detail. Pikiran tidak sejenius itu untuk bisa membayangkan segala sesuatu. Jadi, ketika saya mencoba berkhayal, gambaran saya selalu rusak.

Mungkin cuma dua hal tersebut yang tidak saya suka dari Bonus Track.

Kelebihan Bonus Track

Yang paling saya sukai pasti dialognya. Di buku ini dialognya menyenangkan. Ketika membaca dialog-dialognya, kesannya seperti membaca percakapan anak-anak kecil yang lugu. Dan saya sangat menyukainya.

Cuma kalau membandingkan dengan karya Koshigaya Osamu lainnya, Her Sunny Side, rasanya kurang memuaskan.

Mungkin karena di Her Sunny Side dialognya antara pria dan wanita yang saling mencintai, jadi feelnya terasa luar biasa, sedangkan di buku ini tidak ada peran utama wanitanya. Hanya dialog antar pria. Biar begitu, masih menyenangkan sekali kok dialog-dialognya.

Yang kedua, ceritanya menarik. Soalnya karena penasaran, saya ingin menyelesaikan buku ini secepatnya. Butuh waktu dua hari.

Biasanya saya sangat santai dalam membaca, tapi kali ini memang ada unsur penasarannya. Jadi, langsung dibaca saja sampai tuntas.

Nilai

Bolehlah menilai sampai 78. Karena sekarang sudah dua kali membaca karya Koshigaya Osamu dan merasa cocok, saya ingin membaca karya-karya lainnya.

Cuma waktu menjelajah website penerbit haru sepertinya belum ada karya Koshigaya Osamu yang sudah diterjemahkan selain dua judul yang telah saya sebut. Jadi, mesti sabar.

Oh ya… seharusnya setelah membaca buku ini harus menyelesaikan buku non-fiksi. Cuma karena masih agak Stres setelah membaca Bung Karno : Penyambung Lidah Rakyat Indonesia, maka saya ingin membaca buku fiksi lagi. Kali ini karya Pramodya saja.

Nantikan reviewnya. 😀

15 tanggapan untuk “Review Buku Bonus Track By Koshigaya Osamu

  1. Waa, saya juga baca novel ini merasa kebosanan. Tapi ide ceritanya bagus. Cuma bab awal2 terasa jenuh. Saya belum baca karya penulis yg lain. Jadi penasaran 😉😊

    Suka

    1. Klo saya bosan sampai bab 2. Tapi selanjutnya diliputi rasa penasaran. Soalnya jujur saja, sempat berpikiran klo hantunya bakalan ngintip cewek-cewek ganti pakaian ha ha ha…. memanfaatkan situasi tidak terlihat.

      Coba aja baca lagi pelan-pelan, mungkin nanti nemu bagian-bagian terbaiknya. 😀

      Suka

  2. Plot novel jepang drama seringkali lambat hrs sabar. Aku lbh suka novel model semi misteri spt karya akiyoshi rikako spt girls in the dark dan holy mother. Plot twist nya ituu. Dan ngga bikin ngantuk. Penerbitnya sama kalau nggak salah.

    Suka

    1. Wah saya sebenarnya suka sekali lho sama novel-novel jepang. Terutama dari penerbit haru. Kan klo plotnya lambat bisa santai membacanya. Di rumah sepertinya ada girls in the dark, cuma belum sempat baca ha ha ha…. 😀

      Suka

  3. Plot novel ini emang penuh bonus & mmbuat pembaca penasaran ingin mmbuka bab demi bab …
    Bayangkan jika novel di awal bab udah to the point, membuat pembaca udah menebak alur cerita selanjut’y …
    Keren lah novel ini

    Suka

Komentar ditutup.