7 Cara Menjaga Perhatian Pembaca agar Menyelesaikan Bacaan

Cara menarik perhatian pembaca

Sumber gambar : nick-james.com

Bayangkan… Anda menyusun konten dengan susah payah dan menghabiskan banyak energi untuk membuatnya muncul di halaman hasil pencarian. Tapi pengunjung hanya datang dan meninggalkan situs Anda begitu saja.

Atau… Mereka meluangkan waktu untuk membaca, namun tidak menjadi pembaca yang sebenarnya. Mereka tidak sampai di bagian akhir.

Maka… Tidak ada akan ada yang menerima ide-ide Anda. Tidak peduli seberapa hebat konten Anda, jika orang-orang tidak menyelesaikan bacaan, semua usaha Anda sia-sia.

Menurut studi dari Microsoft Corp, orang-orang di masa sekarang secara umum kehilangan konsentrasi setelah 8 detik.

Attention span mereka rendah. Attention span adalah jumlah waktu bagi seseorang untuk dapat berkonsentrasi pada tugas tanpa terganggu. Jadi, dalam konteks ini, tugas pengunjung adalah membaca.

Anda bisa menarik perhatian dengan judul yang tepat. Namun, apakah Anda mampu mempertahankan perhatian pembaca sampai ia benar-benar mengkonsumsi apa yang Anda sajikan seluruhnya?

Berikut adalah beberapa cara untuk mempertahankan perhatian pengunjung (pembaca) agar terus membaca sehingga suara Anda merasuk ke jiwa mereka :

1. Buat Konten Bernilai yang Layak Dibaca

Mari saya jelaskan dengan sederhana. Konten bernilai adalah konten yang berbeda dengan konten lainnya.

Masalahnya, seiring berjalannya waktu, konten-konten kehilangan nilainya karena website-website lain menerbitkan konten serupa. Jadi, dalam proses pembuatan konten, agar pembaca tetap tertarik membaca, pastikan konten Anda punya perspektif baru yang layak dibaca.

Jika Anda hanya menyuarakan suara yang sama dan bermodal menulis ulang, atau menulis informasi-informasi yang basi, itu merupakan pembunuh perhatian nomor satu karena mungkin pengunjung sudah membaca apa yang Anda sajikan di tempat lain.

Kreatiflah dan Anda akan keluar sebagai pemenang dan mendapatkan perhatian pembaca sampai bagian akhir.

2. Gunakan Pertanyaan untuk Membangkitkan Rasa Penasaran

Penasaran adalah perasaan yang mampu mendorong pembaca terus melakukan aktivitasnya. Penulis konten yang hebat tahu bagaimana memberi rasa penasaran.

Anda benar. Dengan mengajukan pertanyaan. Buat pertanyaan tentang rasa sakit yang mungkin dialami pembaca Anda.

Misalnya, jika Anda menulis mengenai blog, mungkin pertanyaan di dalam konten bisa seperti ini :

Apakah Anda tahu mengapa ada konten yang tidak teroptimasi dengan baik tapi mampu keluar sebagai pemenang di SERP dan mengalahkan Anda? Mari saya jelaskan…..

Atau Anda bisa menscroll ke atas dan lihat bagaimana saya melakukannya di konten ini.

Ajukan pertanyaan yang menarik di konten dan berikan penjelasan. Maka pembaca akan penasaran untuk mengetahui jawaban pertanyaan Anda.

Catatan : tidak harus rasa sakit, Anda bisa mengajukan pertanyaan hadiah, masalah pembaca, atau apapun .

3. Tambahkan Pengalaman Pribadi

Orang tidak suka teori. Meskipun itu salah karena seharusnya mempelajari teori dahulu sebelum praktik agar menghindarkan dari kesalahan yang tidak perlu.

Tapi keadaannya tidak kondusif. Mayoritas orang bosan dengan teori tak peduli betapa baik Anda menyusun teori. Maka, tambahkan studi kasus atau pengalaman pribadi Anda dalam konten-konten yang Anda publikasikan.

Selain mampu menjaga perhatian pembaca dan tidak menimbulkan kebosanan, sentuhan personal akan memberi nuansa keakraban dengan pembaca.

Jika mereka mengenal Anda dengan baik, maka mereka akan menyukai Anda.

4. Gunakan Gambar yang Tepat

Cara menarik perhatian pembaca blog

Sumber gambar : ignotiansolidarity.com

Ini adalah salah satu kesalahan saya dalam menyusun konten. Di masa lalu, saya tidak menggunakan satu pun gambar di konten. Padalah tulisan-tulisan saya merupakan konten panjang dengan 2000 kata lebih. Itu membuat saya kehilangan perhatian pengunjung.

Karena gambar bernilai 1000 kata. Selama gambar yang Anda gunakan relevan dengan topik dan menarik secara visual.

Seperti kata Sonia Simone :

“Beberapa gambar menciptakan reaksi emosional yang kuat pada pembaca Anda, sehingga menciptakan pola pikir yang jauh lebih reseptif untuk copy persuasif Anda. “

Lagipula gambar -gambar pendukung akan muncul di mesin pencari, di tumbnail related-post, atau memberi kesan indah di mata pembaca.

Luangkan waktu untuk mencari gambar-gambar yang sesuai untuk nilai-nilai yang ingin Anda suarakan.

5. Tanamkan Scene yang Mudah untuk Dipahami

Pembaca butuh sentuhan yang mampu mengugah emosi mereka. Dan itu bisa didapat dengan memberikan scene atau keadaan yang mungkin sudah atau akan dialami pembaca.

Di awal konten ini saya melakukannya :

“Bayangkan… bla bla bla”

“Atau… bla bla bla”

“Maka bla bla bla”

Biasanya scene sangat sederhana. Tapi mengena dan langsung to the point. Jadi, jangan habiskan waktu untuk menyusun scene yang berbasa-basi dan terlalu panjang sehingga bisa menutup kekuatan isi konten yang sesungguhnya.

6. Sajikan dengan Menarik

Masing-Masing penulis punya gaya menulis. Tapi secara umum, untuk menjaga perhatian pembaca, maka sangat perlu untuk memberi banyak variasi.

Gunakan bullet poin, Sub-Heading, Bold dan Italic, quote, underline, atau menggunakan “Anda” dan “Saya” dan sebagiannya.

Itu akan membuat teks terlihat lebih menarik untuk dikonsumsi. Dan, pastikan Anda membuat semuanya tetap sederhana.

Mungkin Anda punya banyak hal untuk dikatakan. Dan Anda butuh lebih banyak teks untuk bersaing di mesin pencari. Maka untuk membuat pembaca tetap perhatian pada pesan-pesan yang Anda sebarkan, gunakan kata-kata sederhana.

Tanda dari keberhasilan teks sederhana adalah pembaca bisa membaca dengan cepat tanpa kesulitan. Karena kosakata yang dipakai sangat sederhana dan mudah dibaca.

7. Anda Perlu Spesifik

Konten-Konten yang mengangkat topik spesifik lebih menarik perhatian dibanding dengan topik-topik yang terlalu umum. Begitu pula dengan isi dari konten Anda, butuh informasi yang lebih spesifik.

Anda harus sabar menjelaskan poin demi poin. Anggap pembaca Anda merupakan orang awan yang tidak tahu apa-apa, maka Anda akan tahu bagaimana menyusun konten dengan spesifik.

Tentu ini merupakan tugas yang berat. Anda perlu menjelajah internet dan menemukan informasi-informasi pendukung yang mampu menopang ide-ide Anda. Dan Anda akan siap menerbitkan konten yang spesifik yang mampu menjaga perhatian pembaca tetap fokus.

Juga sebagai sosial proof bahwa Anda menulis dengan hati-hati karena menyertakan bukti-bukti pendukung sehingga kredibilitas konten Anda tidak diragukan pembaca.

Kesimpulan

Tentu dibutuhkan latihan terus menerus untuk mampu menerbitkan konten yang menarik, sesuatu yang mampu menjaga perhatian pembaca tetap fokus untuk mengkonsumsi apa yang kita sajikan.

Jika Anda melakukannya secara rutin, walaupun pasti akan mengalami beberapa kegagalan, di masa depan Anda tidak perlu khawatir tentang pengunjung yang datang dan pergi tanpa membaca.

Dan… Situs Anda akan lebih disukai pembaca dari waktu ke waktu. Mungkin Anda adalah influencer selanjutnya. Hanya jika Anda benar-benar melakukan tips-tips di atas dalam menyusun konten.

Kira-Kira, apa yang membuat perhatian pembaca hilang di tengah bacaan? atau apakah Anda punya tambahan? Bagikan di kotak komentar.

Iklan

37 tanggapan untuk “7 Cara Menjaga Perhatian Pembaca agar Menyelesaikan Bacaan

  1. Btul, klau gak dibaca kontennya, aplg cuma di-like, rasanya blm puas. Meski like jg blm tentu ybs gak bca, tp klau udah dikomen, ya lumayan lah, mskipun itu jg tdk srta meta membuktikan ybs mmbca konten kita.

    Keren mas tipsnya. Jd, intinya
    1. Harus kreatif (Kreatiflah dan Anda akan keluar sebagai pemenang dan mendapatkan perhatian pembaca sampai bagian akhir).

    2. Buat pertanyaan mnrik (Ajukan pertanyaan yang menarik di konten dan berikan penjelasan. Maka pembaca akan penasaran untuk mengetahui jawaban pertanyaan Anda).

    3. Ksaksian pribadi jg gpp
    (Selain mampu menjaga perhatian pembaca dan tidak menimbulkan kebosanan, sentuhan personal akan memberi nuansa keakraban dengan pembaca).

    4. Jngn lp srtkn gmbar yg rlevan (Lagipula gambar -gambar pendukung akan muncul di mesin pencari, di tumbnailΒ related-post, atau memberi kesan indah di mata pembaca).

    5. Buat scene, tp mngena (jangan habiskan waktu untuk menyusun scene yang berbasa-basi dan terlalu panjang sehingga bisa menutup kekuatan isi konten yang sesungguhnya)

    6. Jngn rumit2 bhsanya (…untuk membuat pembaca tetap perhatian pada pesan-pesan yang Anda sebarkan, gunakan kata-kata sederhana).

    7. Jgn terlalu umum (….topik spesifik lebih menarik perhatian dibanding dengan topik-topik yang terlalu umum. Begitu pula dengan isi dari konten Anda, butuh informasi yang lebih spesifik).

    7 tips di atas sangat pas skli, menurut saya, dan shiq4 sllu berhasil melakukannya, **setidaknya bg sy.

    Tdk gmpng memang, tp klau gak gitu gmn bs brhsil mmbuat panca betah. Sy kdang jd mlas baca2 konten2 pnjng, tp gak mnrik, diulas bgtu bnyak tp poinnya cm 1. Hadeuh…πŸ˜‡πŸ˜‡

    Suka

    1. Konten yg panjang kan memang bagian sulitnya membuat tulisan tersebut menarik dalam setiap paragrafnya mas desfortin. Itu juga alasan klau ada penulis yg menulis panjang dan terlihat menarik, itu indikasi positif bahwa ia penulis yang baik.

      Jadi untuk melatih skill menulis bisa membuat konten-konten panjang secara teratur. πŸ˜€

      Disukai oleh 1 orang

  2. Sangat menarik. Saya sedang berusaha untuk bisa membuat konten yang mengalir dan betah di baca. Ya walau blog saya isinya curhatan dan kejadian sehari-hari, yang bisa jadi nilainya tidak besar atau malah tidak ada untuk pembaca.

    Suka

    1. Klo ingin lebih personal bisa dimulai dengan menggunakan kata saya dan Anda seolah berhadapan dengan pembaca. Juga bagikan pengalaman-pengalaman pribadi yang lebih banyak lagi agar pembaca mampu mengenal dan menilai kita dengan lebih baik πŸ˜€

      Disukai oleh 1 orang

  3. Konten panjang yang biasanya banyak dihindari orang-orang (karena banyak yang malas baca?). Jadi biasanya kalau tulisanku panjang, aku selipin dengan gambar tiap 2-3 paragraf supaya yang baca gak bosan. Tapi gak tau deh mereka bosan atau gak ya hahahaha~

    Suka

    1. Iya. Orang indonesia rata-rata tidak suka membaca. Soalnya tahun lalu saya pernah nyoba posting2 panjang dan melihat statistik time on site rata2 cuma 2-3 menit doang. Seharusnya bisa sampai 4-5 menit mengingat konten saya sepanjang 2000 kata lebih. Klo tahun ini posting tiap hari tapi jumlah katanya lebih sedikit biar pengunjungnya betah πŸ˜€

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s