6 Manfaat Masuk Akal Menjadi Penulis Tamu

Manfaat menjadi penulis tamuSumber gambar : guestposttrackker.com

Salah satu strategi ngeblog yang mudah diimplementasikan siapa pun adalah menjadi penulis tamu. Strategi ini tidak membutuhkan banyak sumber daya, namun mampu mendatangkan manfaat yang tidak sedikit bagi pelakunya.

Di zaman sekarang, seiring berjamurnya blog di dunia maya, Anda bisa menyortir blog-blog yang paling relevan dan memiliki DA tinggi agar mendapatkan keuntungan yang maksimum.

Mungkin Anda pernah dengar bahwa penulis tamu merupakan praktik buruk untuk SEO. Hal tersebut dilandasi oleh postingan Matt Cuts berjudul “The Decay and Fall of Guest Blogging“. Dan webmaster mulai menerjemahkan perkataan Matt Cuts dengan opini-opini negatif.

Tapi opini terbaik mungkin milik Jon Morrow, pemilik Guestblogging.com, situs yang mendedikasikan sepenuhnya untuk topik penulis tamu. Dalam artikel berjudul “Google Says Guest Blogging Is Dead. Is It True?“, Jon menjelaskan bahwa penulis tamu masih bekerja dengan baik selama kontennya berkualitas tinggi, bukan konten murahan yang hanya bertujuan mendapatkan backlink.

Agar Anda menjadi lebih yakin bahwa menjadi penulis tamu tidak berbahaya bagi SEO, berikut adalah kutipan dari Quicksprout, situs milik Neil Patel, Wall Street Journal menyebut Neil sebagai top influencer di web :

“Jika Anda mencari trafik tertarget dan backlink powerfull, penulis tamu seharusnya ada di barisan depan pikiran Anda. Dan sementara Google secara terbuka memperingatkan terhadap postingan penulis tamu yang berkualitas rendah dan membabi buta, tidak ada keraguan bahwa postingan tamu akan tetap menjadi pondasi membangun link selama tahun-tahun mendatang.”

Sangat jelas bahwa semua pemasar dan bloger perlu menjadi penulis tamu. Mengapa? Apa manfaat menjadi penulis tamu? Berikut adalah keuntungan yang bisa Anda peroleh jika bersedia meluangkan waktu untuk menulis konten di blog atau web orang lain :

1. Membangun Jaringan

Menjadi penulis tamu di blog lain bisa berfungsi sebagai media untuk menjalin hubungan dengan bloger lain. Terutama influncer dalam topik yang sejenis atau sesuai dengan blog Anda.

Perlu diingat, Anda perlu melakukannya secara rutin agar bloger bersangkutan mengingat nama Anda. Juga sangat penting memastikan konten yang Anda kirimkan benar-benar bagus sehingga bloger lain bersedia menerbitkan konten Anda.

Agar memberi kesan yang lebih bagus, Anda bisa merespons komentar yang masuk pada postingan tamu Anda atau menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul sebagai bentuk tanggung jawab.

Suatu ketika, saat Anda membutuhkan sesuatu, misalnya backlink untuk memenangkan persaingan atau mempromosikan produk atau jasa, Anda tahu bahwa ada bloger lain yang siap membantu Anda.

Hanya mengingatkan, selain menjadi penulis tamu, Anda juga bisa membangun networking dengan cara-cara lain. Temukan caranya dengan membaca “Cara Berteman dengan Bloger-Bloger Lain“.

2. Membangun Backink

Ini merupakan alasan prioritas mengapa bloger-bloger rela menulis konten berkualitas untuk situs lain. Karena mampu menempatkan link di dalam postingan di mana link jenis ini merupakan salah satu ciri backlink berkualitas.

Tentu sebagian bloger memberi batasan tertentu berapa banyak link yang boleh dipasang, akan lebih mudah jika Anda bertanya terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahpahaman yang tidak perlu. Ketika Anda sudah memastikan mengenai kriteria link-link yang boleh dipasang, barulah Anda bisa mengerjakan konten tersebut.

Agar mendapatkan efek yang lebih memuaskan, pastikan domain authorithy (DA) dan page authority (PA) blog tempat Anda menjadi penulis tamu tinggi. Semakin tinggi DA dan PA nya, semakin bagus efek dari backlink yang Anda tanam.

3. Meningkatkan Pengunjung Blog

Menulis di blog-blog terkenal bisa mendatangkan banyak trafik menuju situs yang Anda kelola. Jika konten Anda benar-benar luar biasa, maka pembaca blog tersebut juga hampir pasti mengunjungi situs Anda untuk mengkonsumsi konten-konten sejenis melalui link yang Anda tanam atau mengunjungi situs Anda secara langsung dengan mengetik alamat blog Anda di browser.

Metode ini lebih mudah dilakukan dibanding dengan memasang iklan. Pengunjungnya pun biasanya akan tertarget karena Anda menjadi penulis tamu di blog yang bertopik sejenis dengan blog yang Anda kelola.

4. Membangun Brand untuk Nama Anda

Orang-Orang memperhatikan siapa di balik konten-konten yang mereka baca. Jika Anda sering menjadi penulis tamu di berbagai blog otoritas, dengan asumsi konten yang Anda kirim sudah melalui riset dan teruji, maka hanya menunggu waktu sampai nama Anda dikenal sebagai expert di bidang yang Anda tulis.

Kredibilitas Anda akan meroket. Blog Anda akan semakin bersinar. Dan hanya Tuhan yang tahu masa depan cerah seperti apa yang menanti di depan.

Sebaliknya, menulis postingan tamu asal-asalan dan hanya berharap mendapatkan backlink justru akan berdampak negatif bagi situs Anda. Bukannya menaruh respek, pembaca blog lain justru tidak akan menaruh perhatian kepada Anda maupun tulisan-tulisan Anda.

Menjadi penulis tamu terlihat mudah, namun di balik itu semua, terdapat pertaruhan mengenai kredibilitas Anda sebagai bloger. Jadi, pastikan Anda menulis konten dengan hati-hati agar tujuan Anda tercapai.

5. Sebagai Ajang Berlatih Menulis

Semua bloger punya standar masing-masing tentang menilai konten berkualitas. Semakin tinggi otoritas suatu situs, biasanya aturan yang ditetapkan semakin tinggi.

Ini merupakan kesempatan untuk menunjukkan dan menguji kemampuan menulis Anda. Apakah Anda bisa menulis sesuatu sesuai standar yang ditetapkan oleh bloger lain?

Tentu Anda tidak diharuskan tergesa-gesa dalam mengimplementasikan strategi penulis tamu. Lakukan di situs-situs dengan kualitas yang lebih rendah dahulu. Ketika Anda sudah yakin bahwa kemampuan menulis Anda sudah cukup, Anda bisa mencoba menulis untuk situs-situs yang memiliki otoritas lebih.

Anggap saja sebagai latihan. Seandainya tulisan Anda ditolak, berarti Anda harus meluangkan lebih banyak waktu untuk berlatih menulis konten seperti konten-konten populer di internet lainnya.

6. Belajar Lebih Jauh Tentang Topik Anda

Karena Anda menulis untuk blog lain, maka ada kemungkinan topik yang kita angkat sudah pernah dibahas dalam blog yang bersangkutan. Jadi, sebelum mengirimkan konten, sangat penting mencari tahu konten seperti apa yang sudah diterbitkan.

Proses menulis semacam ini bisa memaksa Anda belajar lebih jauh mengenai topik yang Anda angkat agar tidak sama dengan tulisan-tulisan yang pernah dipublikasikan.

Kreativitas Anda akan terpicu untuk menciptakan konten dengan sudut pandang lain agar tulisan Anda diterima dan dipublikasikan.

Itu berarti Anda juga harus lebih banyak membaca. Karena penulis yang baik harus membaca agar mampu menulis konten yang bagus.

Kesimpulan

Anda bisa mulai menjelajahi internet untuk mulai menyortir situs-situs apa saja yang bertema sama dengan blog yang Anda kelola. Cek DA dan PA-nya dan buatlah daftarnya.

Setelah Anda memiliki daftar, coba cari situs yang levelnya rendah terlebih dahulu dan cobalah menghubungi pemiliknya dan katakan bahwa Anda ingin menjadi penulis tamu. Karena levelnya rendah, besar kemungkinan tulisan Anda akan diterima.

Ketika Anda sudah memilik kepercayaan diri dalam menulis berdasarkan pengalaman-pengalaman diterimanya tulisan Anda di blog lain, barulah Anda menargetkan situs yang levelnya lebih tinggi.

Tentu tidak semua bloger akan menerima tulisan tamu. Tapi sebagian besar lainnya sangat terbuka karena mereka tidak harus memikirkan konten untuk keperluan update jika ada yang mau menggantikan tugas mereka. Itu adalah Anda.

Jangan khawatir, seiring dengan rutin menjadi penulis tamu, Anda akan mendapatkan manfaat-manfaat di atas. Pastikan saja konten yang Anda kirim berkualitas.

Jadi, mari menjadi penulis tamu.
Apakah Anda berminat menjadi penulis tamu? Mengapa? Bagikan di kotak komentar.

Iklan

25 tanggapan untuk “6 Manfaat Masuk Akal Menjadi Penulis Tamu

    1. Kayaknya nggak mbak. Nanti saya nggak bisa mengendalikan diri dan terlalu fokus membangun situs klo serius. Udah pernah, dampaknya kehidupan saya jadi berantakan. Jadi ingin jadi bloger amatir saja 😀

      Suka

        1. Klo materi SEO udah pernah self host dan hafal langkah2nya. Saya rasa di wordpress.com sudah cukup kok untuk bersaing. Sedangkan nulis saya santai saja belajarnya 😀

          Suka

  1. Belum pernah kepikiran mas jd penulis tamu soalnyaa tulisan di blog sendiri aja masih random banget, hehe..

    Tapi setuju sama postingan ini, banyak manfaat kalo di blog kita ada penulis tamu atau kitanya jd penulis tamu di blog orang, terutama nambah relasi itu..

    Disukai oleh 1 orang

    1. Ha ha ha…. saya juga jarang jadi penulis tamu. Mungkin tahun depan batu aktif. Soalnya rencananya bikin postingan satu post setiap hari saja dulu sampai tahun 2017 berakhir 😀

      Suka

  2. Oya mas Shiq4, klo jd pnulis tamu itu kontennya gak boleh ya yg sama dg konten yg udah ada di blog kita. Mksud saya, hrs tulisan baru yg brbeda?

    Sprtinya saya msh perlu bljar bnyk sblum ingin mnjdi pnulis tamu. Msh blm pede.

    Maaf, klo boleh tahu, Shiq4 biasanya dmna aja jd pnulis tamu?

    Bloger sprti Anda sya rasa sdh bisa ditebak klo jd pnlis tamu psti keren abis. Konten2 Anda lyak mndapat apresiasi. Pokoknya top markotop, 👍👍👍

    Trmksih mas Shiq4 buat ilmu2nya yg dishare, dan yg smkin hri smkin mmbuat saya mrasa kagum dg karya2 Anda. Bravo.

    Disukai oleh 1 orang

    1. Iya mas desfortin. Sebisa mungkin unik dan orisinil.

      Dulu saya pernah jadi penulis tamu di isnuansa, portal uang, kompasiana, faisol abrori, surga blogging dan medium. Tapi sekarang fokus one day one post dulu. Baru tahun depan mau nyoba lebih aktif jadi penulis tamu.

      Disukai oleh 1 orang

  3. Kemarin ada yang tanya sama aku, ini tulisan kamu dibayar nggak? Aku jawab, nggak lah. Orang nulis cuma buat seneng”. Lalu aku kepikiran, apa kendala dan enaknya penulis artikel freelance?
    Maap, pertanyaan memang nggak nyambung ama artikel di atas. Beheuheu

    Suka

    1. Dulu sebenarnya awal jadi penulis artikel untuk membantu bloger lain di forum di facebook. Srkarang udah tutup. Pernah nyoba ngirim email menawarkan jasa menulis, tapi belum pernah berhasil. Kendalanya karena bloger di indonesia sendiri tidak banyak menghasilkan sehingga kurang mampu membayar penulis lain. Enaknya ya kerja penulis freelance itu santai dan bisa kapan pun. Juga tidak butuh banyak waktu untuk menyelesaikan pesanan. 😀

      Disukai oleh 1 orang

  4. nice info banget ini. Thanks for sharing.
    Kalau saya belum berniat menjadi penulis tamu. Karena tulisan kita pasti akan dimintai pertanggung jawabannya, maka literatur untuk menulis memang harus berbobot.

    Suka

  5. Banyak yang belum berani seperti saya ternyata ya kak Shiq…
    Memang seperti jadi beban kalau menjadi penulis tamu, karena namanya manusia pasti sukanya merendah sama kemampuan diri sendiri :’)

    Suka

  6. saya malah belum pernah menjadi penulis tamu, tapi kalo baca dari para blogger sih bisa berdampak bagus untuk backlink, saya dapat kendala untuk mendapatkan backlink mungkin mas nya ada masukan buat saya terima kasih

    Suka

Komentar ditutup.