5 Alasan Mengapa Menulis Itu Menyenangkan

Menulis itu menyenangkanSumber gambar : hipwee.com

Sekarang menulis merupakan hal yang mudah dilakukan siapa pun. Platform menulis pun sangat mudah dan bisa dengan mudah ditemukan. Bahkan banyak yang berhasil menjadi penulis pro setelah berpetualang di dunia internet sebagai penulis amatir.

Paijo tahu hal tersebut melalui bacaannya dan ingin menjadi penulis. Paijo merasa senang dan berjuang meraih mimpinya.

Tapi…. setelah beberapa saat, Paijo tidak lagi merasa senang. Ia bahkan merasa tertekan dan mulai berpikir bahwa menulis merupakan kegiatan yang menyebalkan. Dan akhirnya Paijo berhenti menulis sebelum mencapai impiannya.

Sayangnya, Paijo tidak sendirian. Di luar sana begitu banyak penulis baru yang mengalami hal serupa. Mereka tidak lagi merasakan kesenangan yang sama seperti ketika pertama kali mulai menulis.

Alasannya sederhana, karena motivasi yang salah.

Sebelum meraih pencapaian apapun, sangat penting untuk menjaga perasaan senang ketika melakukannya. Kalau bisa, sebisa mungkin harus mencintai aktivitas menulis dan rutin menulis sesering mungkin sambil mempelajari teori-teori menulis.

Nah… berikut adalah 5 alasan mengapa menulis itu menyenangkan. Ketika Anda melakukannya, saya yakin Anda akan mampu konsisten menulis dan mungkin memecahkan rekor pribadi Anda dalam menulis postingan dalam setahun.

1. Niatkan untuk Belajar

Juni tahun 2015 saya mulai mempelajari SEO. Saya menulis konten-konten SEO meskipun tidak benar-benar memahaminya. 

Namun perlahan, SEO Shiq4 menjadi lebih baik dan banyak konten yang berperingkat tinggi di Google.

Dalam prosesnya, saya selalu senang menuliskan tentang SEO.

Karena saya berniat mempelajarinya. Saya menerjemahkan, mengutip, dan menulis ulang konten-konten SEO orang lain. Karena niatnya belajar, menulis konten SEO terasa menyenangkan sekali. Bahkan hingga detik ini.

Jadi, tidak ada yang salah dengan menulis sesuatu yang sedang Anda pelajari. Itu sudah sering Anda lakukan ketika bersekolah dulu. Selain bisa bermanfaat untuk orang lain, tulisan diri sendiri lebih mudah dipahami sehingga mendapatkan pemahaman yang benar.


Catatan
: Sampai saat ini sebagian besar konten merupakan sesuatu yang sedang saya pelajari.

2. Menciptakan Kenangan

Menulis tidak harus mengangkat topik yang rumit. Berapa banyak buku best seller yang merupakan pengalaman pribadi penulis? Pasti sangat banyak.

Dan itu juga yang membuat menulis menjadi menyenangkan.

Menulis kegiatan remeh temeh dan keseharian bisa membuat kenangan untuk masa depan. Walaupun ingatan kita terbatas, sebuah tulisan bisa memanggil semua kenangan dari masa lalu dan membuat kita bernostalgia dengan bahagia.

Jadi, jangan terlalu banyak berpikir mau menulis apa, cukup tulis saja kejadian yang sekiranya penting dalam hidup sehingga Anda bisa membacanya kapan pun Anda inginkan. 

Lagipula saya pun menyadari bahwa ada kesenangan yang tidak bisa dijelaskan ketika membaca tulisan-tulisan sendiri di masa lalu.

3. Bereksperimen

Seseorang bisa benar-benar bosan dan berhenti menulis seperti Paijo. Itu karena mereka melakukan kegiatan yang sama berulang kali.

Agar Anda tetap merasakan kesenangan dalam menulis, meskipun Anda bukan penulis pro, maka saya menyarankan untuk mempelajari teori-teori menulis.

Tidak perlu serius, cukup luangkan sedikit waktu saja dan praktikkan apa yang Anda baca. Dan Anda akan membuat menulis menjadi lebih menyenangkan lagi.

Bahkan Anda akan lebih giat lagi membaca teori menulis manakala Anda merasakan perubahan besar dalam tulisan-tulisan Anda. 

Mungkin tulisan menjadi lebih enak dibaca atau lebih indah atau menjadi lebih hidup dan sebagiannya.

Hanya jika Anda mau meluangkan waktu mencoba bereksperimen ketika menulis sesuatu.

4. Tulis dari Hati

Menulis merupakan sarana mengekspresikan diri yang paling efektif. Dengan melakukannya, perasaan Anda akan menjadi lebih baik.

Entah itu perasaan sedih, bahagia, kecewa, marah, atau apapun, penulis sangat dianjurkan untuk meluapkan segala macam perasaan ke dalam tulisan. Artinya Anda menulis dari hati terdalam Anda dan memberi jiwa pada karya-karya Anda.

Saya pernah nonton film dan melihat ada orang yang mampu membaca jiwa sebuah tulisan. 

Namun saya rasa hal tersebut tidak pernah ada dalam kenyataan.

Tapi semua berubah ketika saya beberapa kali mendapatkan komentar yang mengatakan dengan persis perasaan saya ketika menuliskannya. Dan saat ini saya percaya, tulisan yang ditulis dari hati akan sampai pada hati pembacanya juga.

Jika Anda melakukannya, maka tulisan Anda lebih hidup.Setidaknya bagi Anda sendiri. 

Jadi, tidak ada salahnya untuk mulai belajar menulis dari hati. Paling tidak Anda akan merasa lega karena semua perasaan Anda tergambar jelas dalam rangkaian sebuah tulisan.

Itu pula alasan terbaik mengapa menulis itu bisa sangat menyenangkan.

5. Teman Menulis

Perbedaan yang paling saya rasakan mungkin karena saat ini saya dikelilingi bloger-bloger lain yang juga aktif menulis sehingga aktivitas menulis bertambah menyenangkan.

Saat pertama menulis di blog, saya melakukannya sendirian. Bukannya tidak menyenangkan, hanya kadarnya lebih sedikit dibanding menulis bersama-sama.

Terkadang saya merasa senang saja punya teman-teman ngeblog yang juga aktif sehingga bisa saling mengomentari tulisan. Seperti benar-benar ada yang membacanya.

Juga bisa saling memotivasi secara tidak langsung. Misalnya jika melihat bloger lain tetap konsisten meskipun kesibukkannya luar biasa, otomatis saya juga ikut bersemangat untuk konsisten. Dan kabar baik lainnya, kekonsistenan beberapa bloger sudah bertahun-tahun. Itu juga mengapa saya tidak akan berhenti menulis jika memang tidak terlalu lelah setelah bekerja.

Jadi, bagi penulis baru, sangat dibolehkan untuk blogwalking dan membangun hubungan baik dengan bloger lain agar kegiatan menulis menjadi lebih menyenangkan lagi.

Kesimpulan

Saya mempercayai bahwa jika seseorang mampu mencintai aktivitas menulis dan tetap senang melakukannya dalam berbagai kondisi, maka ia akan menjadi penulis yang baik.

Meskipun dibutuhkan banyak pengalaman dan waktu yang tidak sedikit, tapi jika benar-benar dilakukan dengan serius, siapa yang berani bertaruh bahwa di masa depan Anda tidak akan menerbitkan buku atau menjadi terkenal.

Jadi, tetap semangat dan jagalah perasaan suka cita Anda dalam menulis agar menjadi lebih produktif.

Lalu, mengapa menulis itu menyenangkan bagi Anda? Bagikan di kotak komentar.

Iklan

40 tanggapan untuk “5 Alasan Mengapa Menulis Itu Menyenangkan

  1. bagi saya menulis itu merupakan terapy guna meringankan beban diri. Lewat menulis bisa melepas unek2 di kepala, melagakan hati dari suatu rasa yang terpendam…kira-kira gitu mas Shiqa…hehehe

    Suka

    1. Wah terima kasih atas komentarnya pak Iranda, mungkin suatu saat saya juga akan memahaminya seiring dengan pengalaman menulis yg saya dapatkan.

      Suka

    1. Saya juga sering menulis keseharian mas irawan, cuma nurut saya itu sulit sekali sehingga jarang saya lakukan. Lha wong,keseharian saya cuma di pasar, menulis dan membaca saja. Itu doang berulang-ulang.

      Suka

  2. Tulisan saya sebenarnya kebanyakan isinya curhatan. Sebenarnya saya sedang melegakan diri sendiri. Haha. πŸ˜‚
    Iya. Tulisannya lebih hidup. Setidaknya bagi diri sendiri.. πŸ˜‚

    Disukai oleh 1 orang

    1. He he he…. saya mesti banyak belajar lagi suci. Soalnya beneran saya kadang juga pingin nulis curhatan, cuma saya bingung sendiri karena nggak tahu curhatan kaya gimana soalnya keseharian ya itu itu saja.

      Disukai oleh 1 orang

      1. Bikin sensasi baru aja mas kesehariannya. Misalnya, saya biasanya angkat jemuran sendiri, berasa ringan. Tapi tadi saya nyoba angkat jemuran tetangga juga. Tapi masih terlalu ringan. Berat di dosa sih, soalnya mau niatan saya simpen di lemari. Tapi itu semua bukan apa-apa. Soalnya masih beratan rindu di kamu..

        Jadi pengen baca tulisan bang shiq4 yang ada lucu-lucunya deh jadinya. Yang gak serius2 gitu. Hehe.
        Apa pernah nyoba bang tapi aku kelewatan gitu?

        Suka

        1. Wkwkw….klau dosa nanti Tuhan marah suc, nanti hidup saya bakal dibuat susah. Takut.

          Yang lucu2 kayak gimana ya? Soalnya selera humor beda2. Dan yang paling sulit adalah kenyataan bahwa saya paling gak ngerti humor. Mau ngajarin saya gak suhu suci? Tertarik juga nih kalo,bersedia ngangkat saya jadi murid πŸ˜€

          Disukai oleh 1 orang

        2. Ya ampun bang. Maafkan saya yang mengajari hal-hal buruk.. 😁

          Yang lucu-lucu standar aja bang. Kayak plesetan-plesetan gitu. Haha.
          Duh bang. Maafkan. Aku aja gak terlalu humoris juga. Gak bisa angkat-angkat juga. Jadi maaf gak bisa ngangkat. Haha. πŸ˜‚

          Disukai oleh 1 orang

  3. Wah beneer sekali mas..
    Menulis dari hati itu penting, sesuatu yang tak dilakukan dari hati cenderung bersifat pemaksaan.. Dan kita semua tahu kalau sesuatu yang dipaksakan itu tidak baik… πŸ˜€

    Suka

  4. Menulis di blog itu yang paling terasa adalah pertemanan antar blogger jadi bisa membuat lebih semangat dalam menulis, menulis juga bisa menjadi pelepas stress agar bisa membuat perasaan terasa lebih tenang πŸ˜€

    Suka

    1. Wah mas fahrizinfa, postcardnya yg dari spanyol belum sampai rumah. Klo gak datang sampai idul fitri, terpaksa saya akan mengirimkan satu postcard dari jerman saja ya…. maaf…. memang biasanya lama klo dapat kiriman dari luar, bahkan ada yg gak nyampai rumah.

      Suka

  5. Poin 1-3 tampak logis dan menantang, perlu dicoba dan konsisten dilakukan.

    Tapi poin 4-5, say benar mengalaminya mas. Tulislah dari hati, jngan sendirian dan ttp jga sukacita.

    Dan sya ttp mnulis, meski komitnya ya seminggu skli, yang saya tulis pstilah sstu yg membuat sya berkesan, entah itu ksan positif maupun ngtif, dan stiap slsai diposting ada perasaan puas yg sulit digmbrkan scr verbal.

    Suka

    1. Iya… enaknya jadi penulis itu bisa merasakan rasa puas setelah menyelesaikan tulisan. Saya bahkan pernah berkali-kali merasa puas dalam sekali menulis.,perasaan semacam itu yg saya cari dalam menulis mas desfortin.

      Disukai oleh 1 orang

  6. Akhir-akhir ini saya punya waktu luang untuk menulis, karena sudah musim” UAS dan menuju liburan yg tak terlalu memakan banyak waktu, itu yang membuat saya senang sekali.. hehe

    Suka

      1. curhatnya cowok biasanya nyelip Mas, kayak Mas Shiq yg nyelipin cerita tentang orang yang beli buah nyicip seenaknya dan bikin gusar itu juga ngandung curhat, tapi ga kentara. hehe
        menurutku sih Mas..
        apapun bentuk tulisannya yang penting tetap nulis dan menyenangkan it’s Ok mas πŸ˜€

        Suka

    1. Wkwkw…. saya klo gak nulis malah bisa stres mbak grant. Tapi emang pas pikiran suntuk jadi gak bisa nulis sih. Klo udah gitu mending istirahat dulu πŸ˜€ kecuali klo kita,dibayar pas nulis.

      Disukai oleh 2 orang

  7. Kehadiran dari teman menulis itu benar-benar berefek sama produktivitas saya menulis kak, ah terima kasih untuk kak Shiq karena secara nggak langsung, kak Shiq juga turut andil membuat saya konsisten menulis di blog πŸ™‚
    Sama menciptakan kenangan juga benar, banyak pengalaman-pengalaman saya yang sengaja saya tulis di sini agar kelak bisa saya kenang :’)

    Suka

    1. Iya za… klo punya teman ngeblog yg aktif berasa ramai dan gak sendirian.

      Saya juga suka kok menulis dan kemudian membaca lagi tulisan2 lama dan mengingat mengapa dulu saya menulisnya . Rasanya gimana gitu πŸ˜€

      Disukai oleh 1 orang

  8. Kalau saya diniatkan untuk berbagi kepada sesama. Namanya berbagi harus bermanfaat. Dari situ mencoba seinformatif mungkin dan semenarik mungkin. Kemudian karena saya suka tantangan, maka setiap ide saya jadikan tantangan untuk bisa dituliskan dengan menarik. Membaca blog lain yang enak dibaca juga menjadi inspirasi kita untuk belajar.

    Paling ringan harusnya menulis sesuatu yang kita sukai. Hasilnya bisa memuaskan dan informatif biasanya.

    Makanya apa yang saya tulis di blog adalah hobi yang saya suka. Tulisan fiksi, review film dan buku, perjalanan outdoor, dan seputar teknologi IT.

    Disukai oleh 1 orang

        1. Ya nulis sama baca aja mas. Suka nulis dan baca apapun. Semua tulisan di blog adalah hasil belajar menulis dan informasi yg saya baca. Cuma akhir2 ini kepikiran untuk mendalami SEO juga. Soalnya senang sekali sama SEO.

          Disukai oleh 2 orang

  9. Jeff Goins pernah berkata lewat Writer Manifesto… Supaya kita, para penulis… Untuk melupakan menulis untuk menjadi terkenal, koleksi komentar di Blog atau mendapatkan pengakuan dari publik.

    Para penulis menulis karena satu hal.

    Karena kita mencintai menulis.

    Karena kita tidak bisa tidak menulis.

    Dengan demikian maka tulisan kita akan menjadi karya seni yang murni.

    Dan orang-orang menghargai karya seni yang murni.

    Terima kasih Shiq4, atas tulisan yang keren ini.

    Disukai oleh 1 orang

Komentar ditutup.