Tingkah Laku Kucing Kampung

Tingkah Laku Kucing Kampung

Sudah dua bulan berlalu dan si kucing tetap tinggal di rumah. Padahal sempat khawatir bahwa kucing akan kembali berpetualang sebagaimana kucing liar lainnya.

Bukan itu saja yang membuatku senang, si kucing pun akhirnya mau makanan kucing dari toko. Dengan begitu, ia akan menjadi lebih sehat.

Kehidupan anak-anak kucing pun bagus, tumbuh sehat dan lincah bermain kesana-kemari.

Di postingan kali ini cuma ingin cerita mengenai tingkah laku induk kucing selama 2 bulan terakhir semenjak melahirkan di rumahku.

Jarang Keluar Rumah

Si kucing selama ini tidak pernah jauh dari rumah. Kalau pun main, paling cuma di halaman depan saja. Selebihnya ia selalu berada di dalam rumah, bermalas-malasan dan terkadang menyusui anak-anaknya.

Hal tersebut lantas membuatku khawatir. Takut jika kucingnya stres seperti ketika baru melahirkan sehingga tidak mau makan. Untungnya tidak ada perilaku aneh dari si kucing.

Inginnya sih kucing pergi main selama pagi dan siang. Jika sudah malam, baru pulang ke rumah. Agar ia sehat dan tidak stres.

Tapi dugaan sementara si kucing tidak akan pernah meninggalkan rumah sampai anak-anaknya cukup dewasa dan tidak lagi membutuhkan susu.

Sampai saat itu tiba, sepertinya si kucing akan tetap menjadi pemalas dan tidak aktif.

Mencuri Daging dan Ikan

Kelakuan yang paling parah adalah pencurian yang dilakukan si kucing. Sebenarnya ini hal lumrah, bahkan memang sejak awal kucing ini terkadang mencuri ikan di lemari.

Tapi terakhir yang dicuri adalah daging setengah kilo milik ibu. Pencurian terbesar yang pernah dilakukan si kucing.

Untungnya ibu sedang baik dan melupakannya.

Dan yang kedua, menurut cerita adikku, si kucing pernah mencuri ikan di rumah tetangga. Hal ini yang paling membuat khawatir. Bagaimana jika orang lain marah dan memukul si kucing? Atau melakukan hal-hal yang buruk, tentu aku akan bersedih.

Padahal kucing ini jarang pergi dari rumah. Sekalinya pergi malah melakukan pencurian yang terencana. Benar-Benar bingung dengan kelakukan si kucing.

Seingatku setiap hari aku selalu memberinya makan. Mengapa si kucing masih suka mencuri ya….?

Menunggu Pulang dari Pasar

Tingkah laku yang membuatku merasa tersentuh tentu kebiasaan si kucing yang menungguku pulang dari pasar.

Di sore hari, di waktu istirahat (waktu mandi), aku sering melihat si kucing di halaman depan rumah atau diteras dengan posisi duduk.

Ketika aku mulai masuk, maka si kucing akan mengikutiku ke dalam rumah dan mengeong-ngeong. Aku menerjemahkannya sebagai “Tolong beri aku makan.”

Dan aku langsung memberinya makanan. Tapi sepertinya si kucing benar-benar pintar. Kelakuannya menjadi sering seperti itu. Kalau ia mulai mengikuti, si kucing sepertinya tahu bahwa aku akan memberinya makan. Dan ia terus melakukannya lebih sering.

Aku akan memonitor perkembangannya, apa benar ya si kucing mulai paham aturan mainnya, jika si kucing lapar, ia tinggal mengikutiku seperti biasanya.

Tapi setidaknya aku senang ketika mendapati si kucing menungguku hampir setiap hari. Ketika aku pulang dan melihat si kucing, aku benar-benar berharap si kucing terus melakukannya sebagaimana anjing yang sudah terlatih.

Di Elus di Leher Bagian Depan

Awalnya aku sama seperti manusia lainnya, kalau mengelus kucing, pasti itu dibagian punggung.

Atau untuk melihat kucing merem melek, maka eles-elus bagian atas kepala secara perlahan dan terus-menerus.

Namun ketika kuelus di bagian leher, maka si kucing akan berguling dan tidur terlentang menunjukkan puting susunya.

Terang saja aku kaget ha ha ha…. ternyata kucing bisa tidur terlentang juga. Dan entah mengapa aku menyukai posisi tersebut.

Lalu kucoba lagi, dan sepertinya si kucing sudah tahu apa yang harus dilakukan, ia kemudian tidur terlentang lagi.

Karena sudah sering kejadian, aku,pun berinisiatif melatih kucing ini untuk seperti itu jika dielus lehernya.

Sayangnya, tadi malam, ketika aku melakukannya lagi, si kucing tidak tidur terlentang. Sepertinya butuh perjuangan untuk melatihnya. Tapi kalau si kucing tidak bisa dilatih, itu juga tidak mengapa. Setidaknya aku punya kegiatan dengan si kucing di waktu luangku.

20 tanggapan untuk “Tingkah Laku Kucing Kampung

  1. Wah mas Shiq4, slma 2 bln ini sllu brsama si meong ya, heee…

    Terkait si kucing yg nyuri daging dan ikan itu, sprtinya mngindikasikan kebaikannya si kucing loh mas, kodratnya bgtu, mkan gak bilang2, masa ada kucing yg bilang, “minta mkan dong tuan Shiq4, gue laper ni” ha ha ha…
    Maaf mas Shiq4, becanda.

    Kontennya remeh temeh kan, knp tdk. Tp seru jg kisah kucing2 Anda ini ya. Tp mungkin knp dia msh nyuri, krn mas Shiq4 gak ksh mkanan favoritnya kali, šŸ˜‚šŸ˜‚

    Oya, pas bagian tunggu mnunggu itu, saya jd inget sama Hachiko, anjing yg stia menunggu tuannya itu, tahu kan mas film Hachiko.

    Dan pas bagian elus mngelus, sy ngakak jg mas, ikutan mas Shiq4, terkait lucu aja dg posisi telentangnya itu, haha… Anda bisa aja. Tulisan santai sprti ini rasanya renyah.

    Udah, gtu aja mas. Smoga komennya gak trllu bnyak

    Suka

    1. Sepertinya saya mau menulis banyak tentang kucing mas desfortin di masa depan. Lumayan buat arsip dan ide menulis.

      Iya…. saya sendiri ingat kisah hachiko ketika mendapati si kucing seperti itu. Semoga aja tetap seperti itu. šŸ˜€

      Disukai oleh 1 orang

  2. Wah, itu kucing pungutan kak? šŸ˜‚ saya sdh lama pengen pelihara kucing krn suka kucing, tapi nggak boleh mama, katanya merepotkan šŸ˜‚
    Mungut aja nggak boleh, apalagi beli

    Suka

    1. Bukan mungut. Kucingnya datang sendiri ke rumah trus melahirkan wkwkw…. jadi terpaksa di rawat sementara. Ntar klo anak2nya udah gede paling bakalan pergi tuh kucing. Begitu pula anak-anaknya. Soalnya kucing kampung sih….

      Disukai oleh 1 orang

  3. yang paling seru dari punya peliharaan di rumah adalah mereka pasti bakal menyambut kita kalau kita baru pulang kerja.. jadi bisa ada hiburan setelah pusing bekerja seharian, pasti jadi moodbooster banget kucingnya yaa XD

    Suka

    1. Iya…rata2 gitu klo kucing kampung. Cuma kucing ini udah lama nggak main. Soalnya habis melahirkan, jadi lebih suka di rumah saja ngurus anak wkwkw…..

      Disukai oleh 1 orang

  4. Jadi inget kucing yang ada di rumah. Kucing kampung juga. Mana kampungan banget. Tiada hari tanpa, ‘ayo-geger-bersama-teman-di-atas-genteng’. Dan kucingku banyak kalahnya dan gak ada kapoknya.. haha. šŸ˜‚

    Masalah pencurian. Kalau kelaparan dia juga gitu.

    Tapi yang kusuka waktu dia menunggu kedatanganku. Lumayan masih ada yang nunggu bang walau cuma kucing. šŸ˜‚

    Suka

    1. Waha ha….ya lumayan. Dimulai dari kucing dulu. Nanti klo sukses dan kucingnya suka sama saya, maka klo pingin disenengi cewek tinggal kasih aja makan dan sering dielus-elus biar ceweknya,mau nungguin wkwkwk……

      Disukai oleh 1 orang

  5. Baru tau mas shiq4 ada kucing doyan daging apalagi ampe stgh kilo bisa habis…hebat šŸ‘, klo di tmpatku si kucing kampung hanya doyan ikan šŸ˜

    Suka

    1. Iya kucing itu pemakan daging. Karnivora. Ya nggak tahu cerita lengkapnya, cuma dengar dari cerita ibu. Nyuri daging setengah kilo, bukan makan daging setengah kilo.

      Disukai oleh 1 orang

  6. Mungkin si kucing memang sedang butuh makanan sebanyak-banyaknya. Soalnya kan dia juga sedang menyusui. Apalagi dia ‘mantan kucing liar’ yang terbiasa mencuri.

    Kisah yang lucu, hehehe

    Disukai oleh 1 orang

Komentar ditutup.