Kata-Kata Positif

Kata-Kata Positif​Sumber gambar : beritaunik.net

Hanya ada dua tipe perkataan : kata-kata negatif dan kata-kata positif.

Perkataan negatif bersifat merusak. Orang yang mendengarkannya akan tidak bersemangat dan efek yang ditimbulkan, orang-orang tersebut tidak akan menyukai Anda. Sebaliknya, kata-kata positif memberi energi kepada orang lain dan membuat kita lebih mudah disukai sehingga memiliki banyak relasi yang akan mendukung kesuksesan kita.

Apa yang Anda katakan memiliki kekuatan yang besar. Ini seperti ketika Anda melihat anak Anda mulai berjalan. Mungkin Anda akan bertepuk tangan, terus menyemangatinya, dan memberikan pujian-pujian atas langkah-langkah yang diambil sekalipun sesekali anak Anda terjatuh.Kata-Kata dan perlakukan semacam itulah yang dibutuhkan teman, keluarga, dan relasi-relasi Anda.

Seandainya Anda mengatakan “Bodoh” hanya karena seorang bayi gagal berjalan dengan cepat, niscaya ia akan lambat untuk dapat berjalan.

Rahasia untuk memotivasi orang lain sangat mudah. Belajarlah melihat dengan kacamata mereka, temukan bagian positifnya dan katakan, dan mereka akan berterima kasih kepada Anda. Meskipun sebagian orang terlalu malu untuk mengatakannya, tapi jauh di lubuk hatinya, ia sangat berterima kasih atas apa yang Anda lakukan.

Membesarkan Hati Orang Lain : Tidak Ada Kata Gagal Sebelum Mencoba

Beberapa orang yang baru saja membuat blog terdampar di blog saya dan kemudian beberapa diantaranya mengatakan hal-hal negatif tentang diri mereka sendiri. Bahwa mereka tidak bisa menjalankan blog dengan baik, bahwa mereka memiliki segudang kekurangan, atau bahkan pesimis jika bersaing dengan bloger yang sudah lama eksis.

Itu sangat wajar. Ketika saya baru mulai ngeblog saya bahkan tidak pernah berpikir bahwa blog Shiq4 akan mampu mendapatkan 100 pengunjung per hari. Di masa itu saya benar-benar tidak tahu apa-apa. Dan ketidaktahuan merupakan sumber permasalahan serius.

Tapi saya tetap mencobanya. Saya mempelajari apa yang harus dilakukan dalam mengembangkan blog. Dan jujur saja, perlahan-lahan blog Shiq4 semakin berkembang ke arah yang lebih baik.

Orang yang pesimis dan berkata negatif tentang diri sendiri membutuhkan dukungan. Terlepas dari betapa rendahnya kepercayaan diri mereka, tugas Anda adalah mendorong mereka untuk terus melangkah. Karena kegagalan yang sesungguhnya adalah ketika tidak mau mencoba dan melangkah.

Sebenarnya mereka ragu-ragu dengan keinginan mereka sendiri. Tentang tujuan mereka ngeblog. Mereka mungkin ingin memiliki banyak pembaca, tetapi sulit untuk berterus terang. Dan cara membesarkan hati orang-orang yang ragu mengenai kemampuan diri mereka sendiri adalah mengatakan bahwa saya sama bodohnya dengan mereka ketika baru mulai ngeblog.

Jangan mengatakan apa yang harus mereka lakukan karena mereka tidak tahu apa-apa. Tetapi kisahkan tentang diri Anda, kondisi serupa yang pernah Anda alami, dan secara tidak langsung mereka akan bersemangat karena menemukan sosok yang pernah menghadapi masalah serupa dan berhasil menyelesaikannya.

Dalam hidup pun demikian. Ketika Anda hendak memotivasi orang lain, ceritakan kondisi yang mirip yang pernah Anda alami dan bagaimana Anda menyelesaikan permasalahan tersebut. Dan Anda akan menjadi motivator terhebat bagi sosok-sosok yang ragu dengan kemampuan diri sendiri.

Lebih Baik Diam Daripada Mengatakan Hal-Hal Negatif

Di kehidupan banyak kita temui orang-orang yang “Terlalu cepat” mengatakan hal-hal negatif. Misalkan seorang anak yang begitu bodoh dalam suatu pelajaran menjadi bahan ejekan teman-teman sekelasnya. Atau tetangga yang memiliki anak perempuan hamil di luar nikah menjadi gunjingan warga.

Walaupun dalam batas-batas tertentu hal tersebut dianggap wajar, sebenarnya akan lebih baik diam dan tidak berkomentar apapun. Ini masalah kebiasaan. Jika Anda begitu mudah mengatakan hal-hal negatif akan orang lain, maka Anda akan mulai terbiasa melakukannya setiap ada kesempatan.

Lihat sisi positifnya. Anak yang bodoh dalam pelajaran belum tentu bodoh dalam segala hal. Percaya atau tidak, ia memiliki kelebihannya sendiri. Atau anak tetangga yang hamil belum tentu karena tidak bermoral, mungkin saja ia dirayu dengan janji-janji manis kekasihnya. Perlakukan orang-orang tersebut sebagai korban. Cobalah membayangkan Anda di posisi mereka dan apa yang ingin Anda dengar dari orang lain?

Mungkin si anak bodoh akan sangat senang jika Anda mengatakan, “Saya payah dalam berolah raga, kamu lebih baik dariku dalam hal tersebut.”

Atau tetangga yang punya anak hamil lebih senang mendengar,”Sabar bu, namanya juga musibah. Kalau butuh apa-apa jangan sungkan-sungkan menghubungi saya.”. Jangan menanyakan detail-detail bagaimana hal tersebut terjadi karena harga diri tetangga Anda akan terusik (Hindari rasa ingin tahu yang berlebihan.)

Pada akhirnya, untuk bisa mengatakan hal-hal positif, hal pertama yang harus dilakukan adalah melihat segala sesuatunya dalam hal positif pula. Jika Anda bisa melakukannya, maka kata-kata Anda pun akan lebih banyak positifnya dan dapat mengubah motivasi orang lain menjadi lebih baik lagi.

Sudahkah Anda mengatakan hal-hal positif hari ini? Bagikan di kotak komentar.

Iklan

7 tanggapan untuk “Kata-Kata Positif

  1. Saya setuju bnget. Kata2 positif bnar2 powerful dlm pergaulan. Saya sedapat mungkin brkata-kata yg membangun setiap kli saya sharing, hnya memang perlu dibiasakan trus agar bnar2 trbiasa, mksudnya agr tdk terkesan kaku atau paksaan.

    Mantap postingannya mas, postif skli sesuai judulnya.

    Suka

  2. Berkata-kata positif akan membantu hidup kita dan orang lain. Dan mengenai orang-orang yang merasa minder dengan blog mereka, semoga mereka menemukan solusinya, dan tetap berpikiran positif. Kadang saya juga merasakan hal yang sama T_T hehhehe

    Suka

  3. Saya selalu berusaha mengatakan hal-hal positif kepada siapapun. Tapi saya juga berusaha untuk tidak berlebihan melakukannya. Terkadang terlalu berlebihan dalam memuji seseorang membuat pujian itu terasa seperti kurang tulus.

    Suka

    1. Sebenarnya kalo dilakukan dwngan baik nggak ada kebaikan yg berlebihan mas. Cuma klo ketulusan memang setiap orang punya penilaian sendiri. Daripada mikirin apa pandangan orang lain, yg penting kita sudah benar2 tulus melakukannya.

      Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s