Review Buku The Chemical Garden Trilogy : Wither by Lauren Destefano

Review buku the chemical garden trilogy : Wither​Sumber gambar : miss-bibliophile.blogspot.com

Buku ini milik adik saya. Katanya membeli di suatu bazaar seharga Rp 15.000,00. Namun ketika membaca sekilas, ternyata gaya bahasanya bagus. Harganya terlalu murah untuk buku berkualitas.

Lalu saya melihat jumlah halaman, tepat 400 halaman. Lumayan tebal. Lihat juga beberapa komentar di bagian belakang buku :

“Keahlian Lauren Destefano menggambarkan masa depan begitu nyata. Aku menyukai dunia, kisah cinta, dan gaya kepenulisannya – jenis buku yang kuidamkan untuk dibaca.” Carry Ryan

“Sebuah debut yang mengerikan….. Destefano memiliki pengamatan dan pandangan tajam yang menakutkan, memadukan rasa kejam, kasih sayang, dan sifat inkonsisten karakter mudanya. Hal tersebut menarik kita untuk melihat (Destefano mengembangkan dunia yang lebih luas) seperti janjinya di trilogi ini.” Publisher Weekly

“Aku sangat menikmati Wither. Aku tidak dapat meletakkannya! Rhine adalah karakter utama yang luar biasa. Dia kuat, penuh gairah, dan memiliki tekad… Wither adalah kisah yang menegangkan.” Sparkling-Review.blogspot.com

Jadi, saya merasa buku ini layak dibaca. Sayangnya, karena ini trilogi, saya tidak menemukan dua buku lanjutannya. Bahkan website penerbit buku dan twitternya sudah tidak aktif. Itulah mengapa saya cukup ragu untuk membaca buku ini.

Pada akhirnya saya tetap membacanya. Buku selanjutnya urusan nanti. Dan berikut adalah review buku Wither dari trilogi chemical garden.

Judul : Wither
Penulis : Lauren Destefano
Penerbit : Penerbit Kantera
Penerjemah : Maria M. Lubis
Halaman : 400 Halaman

Jalannya Cerita Wither

Dunia telah berubah. Sebagian besar negara musnah. Kemajuan ilmu pengetahuan telah menciptakan generasi tua yang tangguh, nyaris abadi, tetapi menghasilkan generasi berikutnya yang sangat lemah dan berusia sangat pendek.

Dua puluh lima tahun adalah usia fatal bagi laki-laki, dan bagi kaum perempuan ada pada usia dua puluh tahun. Rhine berusia 16 tahun ketika diculik oleh para pengumpul bersama dengan gadis-gadis lainnya. Artinya sisa usia Rhine masih 4 tahun lagi.

Antara beruntung dan sial, Rhine dibeli oleh Tuan kaya bersama dua gadis lainnya. Sedangkan gadis yang tidak laku, mereka ditembak di kepala.

Rhine bersama Cecily dan Jenna dipaksa menikah dengan Linden, seorang kaya. Di masa itu sudah wajar kalau bangsawan menikah dengan banyak gadis. Bahkan ada yang menikah dengan 7 gadis sekaligus.

Linden tidak ingin menikah. Cintanya hanya kepada Rose, istri pertamanya. Namun karena Rose sudah sekarat, Rose meminta agar Linden menikah. Dan Linden benar-benar berlaku seperti orang kaya sekarang.

Rhine berteman baik dengan Rose. Namun tak berapa lama Rose akhirnya meninggal dunia. Sekarang Rhine sendirian, bersama dua saudari-istrinya. Sebenarnya Rhine merasa kasihan kepada Linden, namun itu tidak merubah apapun. Meskipun kini Rhine menjadi istri Linden dan hidup serba kecukupan, namun Rhine masih ingin kabur. Ia ingin mendapatkan kepercayaan Linden dan kembali ke rumah, bertemu dengan saudara kembarnya,Rowan.

Cecily, istri termuda, merasa beruntung. Ia dulunya hidup serba penuh keterbatasan di panti asuhan. Baginya menikah dengan Linden mengubah segalanya. Bahkan Cecily mengandung anak Linden. Dan ia mengatakan ingin mendapatkan apapun yang ia inginkan sebelum ia mati.

Sedangkan Jenna, pada awalnya merupakan teman seperjuangan Rhine. Jenna juga menyetujui rencana Rhine untuk menyakiti Linden. Jenna bahkan tertawa bahagia ketika Linden terpaksa menyetujui sebuah pesta yang diadakan di kebun jeruk atas ide Rhine tanpa bisa berbuat apa-apa. Itu mengingatkan Linden akan sosok Rose. Dan Linden bersedih ketika mengingatnya. Namun tak lama, Jenna yang tadinya tidak mau disentuh Linden akhirnya luluh. Bahkan ia sudah berhubungan seks dengan Linden. “Tidak terlalu buruk” katanya kepada Rhine.

Kini Rhine sendirian. Satu-Satunya yang mendukungnya adalah Gabriel, pelayan yang biasa menyediakan makanan. Mereka berteman. Dan Rhine sering menghabiskan waktu mengobrol dengan Gabriel tanpa sepengetahuan Linden.

Kedua saudari-istrinya telah berhubungan seks dengan Linden. Hanya Rhine yang tetap kukuh bertahan. Beberapa kali Linden tidur di kamar Rhine, namun Linden tidak pernah memaksanya.

Sampai suatu ketika, Rhine nekat menerjang badai untuk kabur. Namun ia gagal dan berakhir di sebuah kamar dengan banyak peralatan medis. Tidak ada yang tahu kalau Rhine meloncat dari jendela kecuali Jenna. Selain itu, semua orang mengatakan bahwa ia berada di halaman ketika badai dan itu membuat Rhine tetap hidup. Setidaknya ia tidak mendapatkan hukuman karena berusaha kabur.

Namun sedikit demi sedikit semua terkuak. Linden tidak tahu apa-apa tentang istrinya. Tidak juga tentang gadis-gadis yang ditembak kepalanya karena tidak laku dijual. Ternyata Vaugh, ayah Linden yang melakukan semuanya. Vaugh berkuasa penuh atas segala sesuatu yang terjadi di rumah. Tentang kematian bayi Rose, tentang semua pelayan, Vaugh mengontrol dan mengetahui semuanya. Bahkan ketika Rhine berciuman dengan Gabriel, pelayan pembawa makanan.

Tapi Rhine sudah bertekad akan kabur. Ia mengumpulkan semua informasi yang dibutuhkan. Dan ia sudah tahu jalan keluarnya. Bersama dengan kepercayaan yang ia dapat dari Linden, Rhine bebas kemana saja. Ia mengawasi segalanya.

Kejadian selanjutnya Cecily melahirkan bayi tampan. Tak lama kemudian, Jenna meninggal karena usianya sudah 20 tahun. Cecily menjadi rapuh. Karena menjadi ibu terlalu muda. Karena kematian Jenna. Dan hanya Rhine yang mampu menghiburnya. Kondisi seperti itu membuat Rhine sedikit ragu meninggalkan Cecily sendirian dan kabur menuju kebebasan.

Dalam rencananya, Rhine akan kabur bersama Gabriel. Namun mereka terpisah sekarang. Juga jarang bertemu. Gabriel ditugaskan di lantai bawah seolah Vaugh tahu apa yang akan terjadi. Itu membuat segalanya lebih sulit untuk dilakukan.

Sedangkan Linden masih tidak tahu apa-apa. Ia begitu disayangi Vaugh dan benar-benar mencintai Rhine. Tanpa mengetahui bahwa Rhine hanya berbohong. Tentang semuanya. Meskipun di sebuah pesta perayaan tahun baru Rhine tidak bisa menjaga perasaan dan mengatakan ‘aku juga mencintaimu’ kepada Linden.

Rhine selalu ingat darimana ia berasal. Bahkan segala kemewahan yang ia dapatkan pun tak mengubah apapun. Ia merindukan kebebasan seperti sebelum diculik dan dipaksa menikah dengan Linden. Rhine selalu ingat pesan Jenna. Dan setelah Jenna tiada, kini ia merasa sendirian. Tanpa dukungan seorang pun.

Tapi hari itu akhirnya tiba. Dengan bersusah payah, ditemani Gabriel, Rhine menemukan kebebasan. Keluar dari rumah megah milik Vaugh. Dan ia terus berlari bersama Gabriel. Mereka menuju Manhattan, Kota asal Rhine.

Kekurangan Buku The Chemical Trilogy : Wither

Menurut saya kekurangan terbesar buku ini ada pada latar. Hampir semua isi buku terjadi pada sebuah rumah saja. Walaupun settingan tentang masa depan begitu menarik, namun tidak banyak dikisahkan tentang keadaannya dengan lebih mendetail. Semua hanya berfokus pada rumah Vaugh.

Bagian buruk lainnya, buku ini terlalu menegangkan bagi saya. Bahkan ketika ada humor atau kejadian-kejadian yang indah, saya tidak mampu menikmatinya. Saya sampai pusing ketika membaca buku ini. Kontras sekali dengan dua buku novel terakhir yang saya baca, Her Sunny Side dan Totto-Chan.

Kelebihan Buku The Chemical Trilogy : Wither

Satu-satunya kelebihan yang dimiliki buku ini hanya gaya bahasanya. Saya rasa tulisannya sudah bagus. Itu yang saya tangkap ketika pertama kali membuka buku ini.

Tapi sungguh saya tidak merasa buku ini memiliki kelebihan lainnya. Begitu monoton. Dan sejujurnya saja, saya kecewa dengan buku ini.

Nilai

Saya memberi nilai 70 untuk buku The Chemical Garden Trilogy : Wither. Mungkin benar bahwa buku ini memang tidak begitu cocok bagi saya. Mungkin karena saya tidak memiliki 2 buku sisanya, jadi, itu membuat saya tidak terlalu antusias membaca buku ini. Terima kasih.

Iklan

8 tanggapan untuk “Review Buku The Chemical Garden Trilogy : Wither by Lauren Destefano

  1. Kok kcwa di bagian klebihan mas? Hee…

    Ini msuk buku trilogi fiksi-ilmiah ya atau gmn mas?

    Slain krn blm bca 2 bku lainnya, mungkin krn Wither artinya layu atau remuk kli ya, mkanya krng perfect. Mungkin.

    Suka

  2. Saya sebenarnya suka sekali buku-buku bergenre seperti ini.
    Tapi sayangnya saya masih punya banyak antrian buku yang belum kebaca.

    BTW saya nemu buku kedua dan ketiganya di aplikasi bookmate, tapi hanya tersedia versi Bahasa Inggrisnya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s