12 Ciri Backlink Berkualitas untuk Optimasi Off-Page SEO

Ciri-Ciri backlink berkualitas​Sumber gambar : tulisbaca.com

Mendapatkan backlink dari website lain merupakan strategi yang tidak boleh ditinggalkan jika ingin membangun blog sukses. Karena backlink masih memegang peranan krusial dalam upaya memperebutkan halaman pertama Google.

Di zaman Google Penguin sekarang tidak semua backlink sama. Ada backlick yang mampu mendongkrak posisi SERP dengan baik dan sebagian lainnya malah bersifat merusak. Oleh karena itu, lebih baik berfokus membangun backlink berkualitas agar mendapat manfaat nyata.

Apa itu backlink berkualitas? Tentu semua webmaster punya kriteria masing-masing. Tapi secara umum semua webmaster akan setuju dengan ciri-ciri backlink berkualitas yang akan saya paparkan di bawah ini :

Catatan penting : bukan berarti Anda harus memenuhi semua kriteria backlink dibawah karena itu keinginan yang tidak realistis dan sulit. Jika sudah memenuhi 3 atau 4 ciri backlink berkualitas saja, itu sudah cukup bagus.

1. Relevansi

Salah satu ciri backlink berkualitas yang paling mudah dilihat adalah relevansi antara “dimana link tersebut ditanam dan target dari link tersebut”. Misalnya sebuah blog bertopik tips ngeblog memberi link kepada blog lain dengan topik sejenis. Itu termasuk backlink berkualitas karena terlihat lebih alami di mata mesin pencari seperti Google dibanding dengan backlink yang berasal dari blog bertopik kesehatan.

Selain itu, backlink yang memiliki relevansi tinggi cenderung mendapatkan lebih banyak klik karena pembacanya merupakan orang yang antusias terhadap topik yang diangkat (Diumpamakan keduanya merupakan blog niche).

Ingat, Google mampu membaca relevansi menggunakan Latent Semantic Indexing sejak beberapa tahun yang lalu.

2. Dari Sumber Terpercaya

Seharusnya sebuah backlink yang bagus berasal dari sumber-sumber terpercaya. Kalau di indonesia seperti situs kompas, wikipedia, atau portal-portal berita lain yang sudah punya brand besar.

Dengan kata lain, backlink dari situs-situs spam atau situs yang memiliki konten kurus tidak akan banyak membantu Anda dalam upaya meningkatkan rangking suatu halaman.

Lebih mudahnya, jika ingin mencari backlink, maka carilah dari situs-situs yang sudah populer, bukan situs yang baru dibuat.

3. Trafik Tinggi

Di masa sekarang penggiat SEO hanya mengetahui bahwa backlink hanya berfungsi untuk menaikkan peringkat di halaman hasil pencarian. Padahal ada fungsi lain dari backlink, yaitu mendatangkan trafik secara langsung dari sumber backlink.

Menurut saya akan ada efek bola salju yang ditimbulkan jika Anda mendapatkan backlink dari situs yang bertrafik tinggi, yakni mendapatkan backlink secara sukarela dari pembaca yang datang. Itulah mengapa sebelum Anda membangun backlink, satu-satunya tugas Anda adalah menciptakan konten bermutu agar pembaca yang datang dari mana saja merekomendasikan tulisan Anda, termasuk orang-orang yang datang dari backlink di website lain.

Artinya kesempatan Anda duduk manis di halaman pertama semakin besar karena jumlah backlink semakin banyak.

4. Anchor Text yang Tepat

Faktor lain yang sangat berpengaruh adalah kata-kata yang digunakan didalam link alias anchor text. Misalnya Anda mempunyai halaman berjudul “Panduan Belajar SEO”, maka anchor text yang bagus adalah “Panduan SEO”, “Belajar SEO”, “Cara Belajar SEO” dan sebagiannya. Bukan “Klik di Sini” atau “Baca di Sini”.

Yang harus diperhatikan adalah jangan terlalu sering menggunakan anchor text yang sama persis dengan judul mengingat di masa sekarang Google menganggapnya sebagai kegiatan spam karena link semacam itu dianggap tidak alami dan merupakan usaha memanipulasi rangking.

Idealnya setiap link yang Anda dapatkan harus terlihat sealami mungkin : Dengan memvariasiakan anchor text masing-masing link.

5. Contextual Link

Maksudnya adalah backlink yang berada di dalam konten atau postingan. Backlink dari komentar atau yang di pasang di footer dan sidebar juga kurang berguna di masa sekarang. Meskipun masih memiliki nilai yang melewati link juice, nilainya sangat kecil sehingga tidak akan berpengaruh banyak untuk meningkatkan rangking suatu halaman.

6. Bersifat Do Follow

Ciri lain yang tidak boleh Anda lupakan adalah attribut do follow. Do follow merupakan sinyal bagi bot Google untuk mengikuti (dianggap sebagai vote) link yang ada. Jika bersifat no follow, maka backlink tersebut tidak ada gunanya sama sekali dalam optimasi off-page.

Catatan : secara default semua link bersifat do follow. Klik kanan pada halaman dan cari link yang mengarah ke situs Anda. Jika Anda menemukan attribut seperti ini : rel=”no follow”, itu berarti backlink yang Anda dapatkan tidak dihitung dalam proses penentuan rangking halaman.

7. Backlink-Backlink Situs Otoritas dalam Halaman yang Sama

Seandainya backlink yang mengarah ke situs Anda di tempatkan pada sebuah halaman yang juga memiliki link menuju situs berotoritas tinggi, maka Google akan mengindikasikan situs Anda sebagai website berkualitas.

Namun sebaliknya, jika backlink yang menuju situs Anda berada di suatu halaman yang juga memiliki link menuju situs bereputasi buruk (katakanlah blog spam atau pornografi), maka semestinya Google tidak akan mengecap buruk situs Anda. Hanya saja sepertinya backlink tipe ini tidak akan ikut diperhitungkan dalam kalkulasi penentuan rangking halaman.

8. Domain Authority dan Page Authority Tinggi

Page rank masih digunakan Google sebagai salah satu penentu peringkat halaman. Hanya saja karena terlalu banyak spammer yang menyalahgunakan page rank untuk melakukan spam, Google akhirnya merahasiakan nilai page rank dari publik.

Semenjak saat itu webmaster menggunakan nilai DA dan PA (dikembangkan oleh moz) untuk menentukan popularitas suatu website. Semakin tinggi PA dan DA nya, maka semakin bagus website tersebut di mata Google.

Nah… logikanya, backlink yang didapat dari halaman-halaman yang memiliki PA dan DA tinggi merupakan jaminan kualitas. Lebih baik mendapatkan 1 backlink dari situs ber-DA 80 dan ber-PA 60 daripada 10 backlink dari situs ber-DA 30 dan ber-PA 20.

9. Variasikan Sumber Backlink

Sumber-Sumber backlink merupakan faktor lain yang ikut berpengaruh langsung kepada peringkat sebuah halaman.

Lebih mudah dipahami: lebih baik Anda mendapatkan 100 backlink dari 50 domain yang berbeda dibandingkan mendapatkan 1000 backlink dari 10 domain yang berbeda.

Intinya, variasikan sumber backlink yang mengarah ke situs Anda.

10. Bukan Reciprocal Backlink

Di masa lalu bertukar link merupakan kegiatan paling mudah untuk meningkatkan page rank suatu blog. Cara kerjanya mudah : Anda memberi backlink dan saya juga memberi backlink. Di masa sekarang hal tersebut jangan dilakukan karena berpotensi terkena penalti langsung dari Google.

Backlink berkualitas adalah backlink satu arah, dimana satu situs mendapatkan backlink tanpa harus memberi timbal balik berupa backlink juga.

11. Jumlah Backlink dalam Satu Halaman

Setiap halaman memiliki nilai tersendiri dalam angka yang diketahui oleh Google. Nilai tersebut akan dibagikan melewati link juice secara merata.

Ilustrasi sederhananya seperti ini :

Ada halaman yang memiliki nilai 100. Kemudian di dalam halaman tersebut terdapat 10 link keluar. Maka masing-masing backlink akan bernilai 10, hasil dari 100 dibagi 10 backlink. Seandainya hanya terdapat 2 link saja, maka nilai masing-masing backlink akan semakin besar, yakni 50.

Oleh karena itu, jika Anda mendapatkan backlink dari halaman yang memiliki sedikit outbound link, itu merupakan pertanda bagus dan termasuk ciri backlink berkualitas.

12. Sulit Di Dapatkan

Dengan perkembangan tools-tools SEO di masa sekarang, sangat mudah mengetahui link profile sebuah website. Tinggal memasukkan alamat domain dan terbukalah semua backlink yang mengarah ke situs tersebut. Termasuk backlink-backlink yang mengarah ke konten-konten Anda.

Jika Anda hanya mendapatkan backlink dengan cara mudah, maka besar kemungkinan pesaing Anda pun akan mampu melakukannya dan mendapatkan backlink seperti milik Anda. Oleh karena itu, semakin sulit Anda mendapatkan backlink dari sebuah situs, maka itu merupakan ciri backlink berkualitas karena besar kemungkinan pesaing Anda akan mundur untuk melakukannya.

Kesimpulan

Sekarang Anda sudah tahu banyak tentang backlink berkualitas. Gunakan ciri-ciri di atas untuk berburu backlink dan Anda akan segera mendapat dampak positif dalam upaya menguasai mesin pencari. Hanya ada satu peringatan : jangan terlalu bernafsu sehingga Anda mendapatkan banyak backlink dalam waktu singkat karena akan dianggap tidak alami oleh Google dan berisiko mendapatkan penalti.

Apakah ada ciri backlink berkualitas yang belum saya sebutkan? Saya akan senang membaca jawaban Anda di kolom komentar.

Iklan

22 tanggapan untuk “12 Ciri Backlink Berkualitas untuk Optimasi Off-Page SEO

  1. Wahhh… kamsahamnida chingu.. saya sangat tertarik dengan tulisan “jangan terlalu bernafsu-nya”.. haha..
    Gak usah saya bahasakan tentang backlink dulu ya, tapi perkataan ini juga mungkin berlaku soal jangan terlalu bernafsu untuk menulis blog ya?
    Terkadang saya terlalu “bernafsu” untuk menulis. Contohnya tadi malam saya menulis 2 bagian sekaligus dari buku la tahzan, setelah saya terbitkan, ternyata kedua-duanya tulisan saya sebelumnya telah di tuliskan oleh pengguna blog lain. Aiigoo,, sangat miris.
    Akibat terlalu bernafsu ini,mungkin saya telah dicap sama mesin bahwa tulisan itu adalah copas.
    #pelajaran!
    Terimakasih banyak ya… 😊

    Suka

    1. Saya dulu juga pernah seperti itu. Cuma waktu itu saya menerjemahkan dari tulisan asing. Sekarang sebelum memublikasikan liat2 dulu di hasil pencarian. Klo sudah ada, maka saya tidak jadi menerjemahkan.

      Disukai oleh 1 orang

  2. mmm kl utk review film biasanya Cinta pake backlink wikipedia dan imdb mS Shiq. ini khusus film barat dan Indonesia.

    Kl Korean drama, ada yg lbh keren, AsianWiki namanya.

    Suka

    1. Maksudnya backlink itu adalah link yg menuju situs kita di situs lain.

      Sedangkan link di dalam blog yang mengarah ke situs lain biasa disebut outbound link.

      Begitu Cinta. Klo bisa dapatkan backlinl dan sering2 menulis dengan link yg menuju situs lain. Biar SEOnya bagus :).

      Disukai oleh 1 orang

      1. owh gtu ya mas Shiq…brrt yg Cinta maksud di komen sblumnya itu outbound link ya mas? 😅

        Iya baiklah…nanti Cinta cb mas. Makasih sarannya mas.

        Gimana mas, suka ga buku puisinya pak Narudin? Itu guru Cinta dlm berpuisi mas, guru virtual yg suka ngasih smangat dan kritik kl tulisannya Cinta jelek. 😁

        Suka

    1. Klo nomor 6 sebenarnya defaultnya semua link secara otomatis bersifat do follow. Tapi ada yg disetting no follow untuk menghindari spam. Misalnya link di komentar, itu link namanya no follow semua dan gak berpengaruh.

      Klo DA dan PA itu merupakan popularitas blog di mata mesin pencari. Bisa di cek di moz.com atau tools seo. Coba ketik “check DA moz”.

      Suka

  3. Ternyata untuk berburu backlink itu gampang2susah ya tp banyak susahnya, apa lagi cari situs yang sejalan dengan kita. Apa harus buat web 2.0 sendiri untuk menanam backlink untuk web utama kita, atau kita harus rajin blogwalking mas? Lalu berapa lama biasanya backlink kita terindex mesin pencari? Apakah bisa sebuah website nangkring di pageone tanpa backlink?
    Salam dMovieone.

    Suka

    1. Bagusnya nyari backlink via guest post. Dari komentar bisa nyari blog do follow, cuma,mesti banyak biar work dengan cara ini.

      Klo backlinknya berkualitas ya butuh 1-2 minggu ke index. Klo lama gak ke indeks berarti tempat meletakkan backlink situsnya kurang berkualitas.

      Klo persaingan rendah bisa kok tanpa backlink. Tapi klo kata kunci populer ya mesti ditambah backlink biar page one. 😀

      Suka

  4. yang pertama saya mau ucapkan terimakasih mas,
    ada beberapa pertanyaan yang mengganjal saya nih mas,
    1. usia berapa blog bisa di buatkan backlink?
    2. berapa jumlah maksimal backlink per harinya?
    3. apa backlink harus menggunakan anchor teks?
    4. bagaimana memilah backlink yang baik?
    5. anda mengatakan harus “natural” itu yang seperti apa mas?
    6. untuk backlink sendiri ada persentasenya gak mas, misal harus ke homepage %? atau langsung menuju artikel berapa %?
    7. maaf kebanyakan nanya hihihi…….

    Suka

    1. 1. Sejak situs mengudara sangat boleh mulai menanam backlink.

      2. Klo situs besar dan terpercaya bisa dapat backlink sebanyak-banyaknya. Klo situs baru bolehlah sampai 100 backlink (bukan backlink spam loh ya)

      3. Anchor text usahakan variasi dari kata kunci yang dibidik.

      4. Backlink yang baik sesuai ciri dari artikel di atas.

      5. Natural itu terlihat alami di Google. Artinya diberikan secara sukarela. Atau jika guest blog, bukan di situs networking.

      6. Presentasenya sesuai rekomendasi neil patel 50:50

      Semoga membantu. 😀

      Suka

Komentar ditutup.