Menciptakan Blog yang Siap Menawarkan Barang dan Jasa

Menciptakan blog bisnis​Sumber gambar : getentrepreneurial.com

Blog bisa bertransformasi menjadi mesin uang. Hanya jika Anda cukup sabar mengembangkan blog menjadi lingkungan yang sempurna untuk proses menawarkan barang dan jasa.

Kesalahan yang sering dilakukan adalah promosi yang berlebihan. Jika dalam setiap postingan Anda terus menawarkan barang dan jasa, maka pengunjung akan terganggu. Mereka bukannya tidak mau membeli. Hanya belum merasa “Siap”.

Orang-Orang membenci iklan dan promosi. Mereka sudah melihat begitu banyak iklan sepanjang hari di situs lain, e-mail, atau penawaran-penawaran dalam bisnis. Tapi mereka tetap suka untuk membeli. Jadi, sebelum mereka benar-benar memutuskan untuk berbisnis dengan Anda, pastikan Anda memuaskan mereka dengan informasi-informasi yang mereka butuhkan dengan gratis.

Calon Pembeli Bukan Orang Bodoh

Mari kita lihat apa yang dikatakan Brian Clark :

“Menjual melalui blog bukan tentang meyakinkan seseorang untuk membeli sesuatu yang tidak mereka butuhkan atau inginkan. Sebaliknya, ini tentang mengatasi keberatan untuk membeli dari Anda.”

“Di dalam pikiran calon pembeli, kegelisahan mengintai secara alami. Apakah ini merupakan solusi tepat untuk masalah atau keinginan saya? Jika demikian, apakah ini merupakan sumber yang tepat untuk solusi tersebut?”

Jadi, Anda tidak perlu terus berkoar meyakinkan calon pembeli bahwa produk Anda adalah yang terbaik. Mereka mungkin tertarik, tapi ada keraguan. Dan jika demikian, mereka akan mencari berbagai referensi yang membahas tentang produk atau jasa Anda di internet. Mereka tidak bodoh.

Kalau pun mereka sudah memastikan bahwa produk atau jasa Anda merupakan solusi terbaik yang mereka butuhkan, mereka masih belum percaya. Mereka ingin memastikan bahwa Anda adalah orang yang tepat, ahli di bidangnya – jika Anda membuka jasa penulisan artikel, maka mereka akan langsung menilai dari konten-konten blog Anda.

Intinya, mereka tidak akan berbisnis dengan Anda jika belum percaya dengan Anda atau produk/ jasa Anda. Sayangnya, mereka tidak akan mencoba untuk membeli dari Anda jika ragu-ragu karena uang begitu berharga dan bisa digunakan untuk hal yang pasti-pasti.

Dapatkan kepercayaan calon pelanggan dan roda bisnis akan berjalan. Karena bisnis online selalu tentang kepercayaan. Pahami hal tersebut dan Anda akan baik-baik saja.

Faktor-Faktor untuk Menciptakan Blog yang Siap Menawarkan

Jangan tergesa-gesa menawarkan barang dan jasa di postingan blog jika Anda belum memenuhi beberapa faktor di bawah ini :

1. Otoritas

Orang-Orang menghormati orang yang memiliki keahlian di bidangnya dan lebih menyukai berbisnis dengan mereka untuk mendapatkan yang terbaik. Tugas pertama Anda adalah membuat blog yang Anda kelola menjadi blog otoritas sesuai dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Misalnya Anda menjalankan jasa SEO, maka sudah tugas Anda untuk menjadi pemimpin pasar atau setidaknya sebagai sumber informasi tentang SEO. Dengan demikian, orang-orang akan percaya bahwa Anda benar-benar punya keahlian. Bukan self claiming tanpa pembuktian.

2. Pembaca Setia

Kalau pengunjung Anda hanya 100 orang per hari dan Anda terus saja mempromosikan barang dan jasa Anda di dalam postingan, itu seperti memancing ikan di dalam sumur. Sia-Sia saja.

Konsep dasar bisnis online adalah trafik. Semakin besar, semakin baik. Oleh karena itu, sebelum bermimpi terlalu jauh dan hanya menelan kekecewaan, alihkan tenaga dan pikiran Anda untuk mencari pengunjung sebanyak mungkin. Kemudian ubah mereka menjadi pembaca setia (Tingkatkan loyalitas mereka).

Asal Anda tahu, pembaca setia merupakan orang yang senang melihat kesuksesan Anda. Dan mereka mempercayai Anda. Ketika jumlahnya sudah banyak, Anda bisa menjual apapun kepada pembaca setia dan tercipta win-win solution.

3. Metode Pembayaran yang Aman

Jangan melupakan hal sepele seperti bagaimana calon pembeli membayar kepada Anda. Karena ini menyangkut keamanan, usahakan jangan membangunnya sendiri. Lebih baik sewa tim developer untuk melakukannya.

Juga perlu diingat, tidak semua orang Indonesia mempunyai kartu kredit dan paypal. Menggunakan metode lama seperti transfer antar bank bukanlah ide yang buruk. Selama Anda punya energi lebih untuk melayani pelanggan Anda. Seandainya terlalu banyak pesanan, akan lebih bijak untuk membayar orang untuk melakukan tugas tersebut bagi Anda.

4. Blog Kaya Konten Berkualitas

Semua orang suka informasi gratis. Seperti yang sudah saya katakan di awal, mayoritas pengunjung yang datang mungkin belum siap membeli dari Anda. mereka ingin melakukannya, hanya saja masih terkendala sesuatu. Misalnya belum tersedia uang atau belum siap menggunakan produk Anda karena sesuatu hal.

Tugas Anda adalah menjaga mereka tetap berhubungan dengan Anda melalui konten-konten di blog Anda. Agar mereka tidak lari ke pesaing.

Ketika mereka sudah siap, mereka tidak ragu untuk berbisnis dengan Anda. Jadi, perbanyak konten-konten bermutu di blog Anda bagaimana pun caranya. Ini bukan pilihan, melainkan keharusan.

5. Dapatkan Social Proof

Social proof artinya kita akan merasa, bersikap dan berperilaku benar jika kita bertindak sama dengan orang lain. Misalnya ada yang berkomentar positif di postingan Anda tentang produk atau jasa yang Anda tawarkan. Kemudian diikuti oleh beberapa orang lain. Pengunjung lain yang membaca akan ikut membeli dari Anda tanpa logika sedikit pun.

Mereka membeli karena semua orang membeli. Ini sama seperti harus mengunjungi sebuah kedai kopi karena semua orang membicarakannya. Dan tanpa logika sedikit pun Anda pun mengunjungi kedai kopi yang dimaksud. Mengerti maksudnya, kan?

Social proof bisa berupa like fans page, komentar, review bloger lain, atau orang-orang yang membicarakan tentang Anda atau produk Anda.

6. Kejujuran

Bisnis apapun harus dilandasi kejujuran. Sekali saja Anda mengatakan hal-hal yang bukan sebenarnya hanya untuk menaikkan pamor produk atau jasa Anda, itu seperti sedang membawa bom yang siap meledak kapan saja.

Usahakan agar semua postingan dan promosi yang Anda lakukan merupakan kejujuran dan tidak melebih-lebihkan agar tidak ada kesan “tertipu” bagi pembeli.

Sekarang Anda Siap Berbisnis

Jadi, tinggal melakukan aksi nyata untuk memenuhi semua faktor di atas. Ketika Anda telah menciptakan blog yang siap untuk menjual barang dan jasa, peluang keberhasilan Anda semakin besar. Sebaliknya, jika belum terpenuhi, tak peduli sebaik apapun copy yang Anda hasilkan, pengunjung tidak akan mengeluarkan uang dari dompet.

Apakah Anda berencana menawarkan barang dan jasa di blog Anda? apalagi yang menurut Anda kurang dari postingan di atas? Bagikan di kotak komentar.

Iklan

8 tanggapan untuk “Menciptakan Blog yang Siap Menawarkan Barang dan Jasa

  1. Super sekali mas Shiq4. Ni bagus bnget buat yg lg bngun bisnis online. Tu dngar saran Shiq4, jngan promo trus tp mutu gak dijaga. Sya kdang heran dg bbrpa bloger yg suka promo produk atau jasa, tapi gak suka blogwalking aplgi komentar. Mnurut sya klo kita bs jlin prtemanan lbih intens saling komen, itu lbh baik ktimbang cuma ngelaik tiap kli ada postingan trbru dr bloger lain. Sayapun mlas berkunjung atau mngklik akun blog nya klo udah gitu. Intinya sprti yg disampaikan Shiq4 di atas, sy stuju skli.

    Tks untuk tipsny lg mas Shi4. Anda tampak expert dlm tiap tips yg Anda twarkan.

    Disukai oleh 1 orang

    1. Ini hasil bacaan mas desfortin. Saya sendiri baru belajar. Setelah membaca beberapa referensi, saya tulis pemahaman saya sendiri biar tidak lupa. Begitu proses belajar yg saya lakukan.

      Disukai oleh 1 orang

  2. Halo, apa kabar shiq4? apa kabar semua? Salam kenal. Menarik nih. Ada sedikit dari saya juga. Walau susah dituliskan, saya berusaha semua paham. Kata “Ibarat” jadi alternatif bagi saya. [Prinsipnya jualan online dengan offline hampir sama. Namun “mengikat” calon pembeli, itu yang susah. Ibarat di pasar beras, semua menjual beras dan harga hampir sama, tapi apakah semuanya mendapat jatah terjual? Tentu tidak. Disinilah ada suatu faktor tersembunyi yang bisa membuat orang membeli. Bila di dunia internet, yang jadi kendala selama ini yang pernah saya rasakan adalah kalah trafik. Apakah itu SEO, bla bla bla, kata kunci yang sulit disiasati dan lain-lain. Siapa yang lebih dulu menggunakan, akan mencuat di internet dan siapa yang berani bayar serta ahli utak-atik kata kunci, pantau-memantau trafik, itulah yang berhasil. Masih ibarat lagi nih. Di sebuah toko, barang pajangan selalu dikontrol oleh petugas, apakah tidak rapi, berkurang, rusak, kadaluwarsa, terlalu banyak sehingga mendominasi pandangan dan barang lain yang juga harus terjual ketutup. Masa’ sebuah ministore hanya jual rokok? Nah, peran seperti ini diaplikasikan oleh master bisnis online dengan biaya tidak sedikit. Bayar hosting dengan nama domain dan security maksimal saja pernah saya coba dan temui (Tapi hanya nyoba, yang akhirnya ditagih terus) bisa sampai jutaan pertahun. Apalagi berbentuk bisnis yang itemnya dan spesifikasinya dicantumkan untuk dikenalkan oleh server lebih cepat. Karena ini online, Ibarat jual “ghaib.” Bila jualan offline, orang bisa menilik sedetilnya barang jualan itu, bahkan bisa dicoba. Jadi intinya, jualan online didasari dengan membangun kepercayaan, ketertarikan, kepuasan serta jaminan adalah faktor mutlak untuk memulai dan berani menanggung resiko menjalankannya. Tapi kalau tidak ada sama sekali hal-hal penting ini bagaimana? Saya rasa lebih baik berjualan secara biasa. Bisnis di web tidak bisa dilakukan sendiri. Akan ketinggalan. Apalagi update dari reaksi calon pelanggan dan lebih parah lagi reaksi buruk dari yang sudah jadi pelanggan. Itu akan terus bertambah. Seperti membuat gunung, akan selalu bertambah tinggi dan bertambah bahaya namun diketahui dan dilihat orang banyak, sedangkan keuntungan yang didapat? Yaa itu dia, setiap mempertinggi gunung itu, sisakan kelebihan tanahnya yang tak akan mungkin sebanyak saat membuat awal/kaki gunung itu. Itulah keuntungan. Keuntungan lain? Ya itu, kita akan terlihat oleh lebih banyak orang dan akan semakin dipercayai dan semakin mudah melihat sekitar.
    Anda pilih mana? Sekadar mencoba dengan biaya yang memang sudah dianggarkan dan bertekad tidak kecewa bila mandeg, boleh-boleh saja. Dan juga perlu diingat, pendapat saya ini kan blog, komentar, saya sendiri juga tidak bisa, tidak ahli dan belum pernah coba serius bisnis online.
    Begitu mungkin celoteh saya, mohon maaf nih bila sok tau. Spontan saja kok saya. Mana tau salah, tolong dikasi tau dan terima kasih telah dibaca. :D]

    Suka

    1. Bisnis online tidak membutuhkan banyak biaya. Paling hanya 500 ribu per tahun. Selain itu tidak ada risiko dan tidak butuh modal besar.

      Yg paling sulit mungkin optimasi di masa awal saja. Plus mrlakukan audit di setiap akhir bulan. Sedangkan SEO itu bisa dilakukan secara mandiri dan gratis. Hanya butuh waktu beberapa bulan untuk mempelajarinya.

      Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s