Kelebihan dan Kekurangan Update Blog Setiap Hari

Kelebihan dan kekurangan update bulog setiap hariSumber gambar : game.com

Setiap bloger punya strategi berbeda dalam mengembangkan blognya. Bukan berarti kita mencari siapa yang paling benar, kita hanya mencari tips mana yang paling cocok sesuai dengan goal dan karakteristik blog kita.

Salah satu perdebatan yang tidak ada habisnya adalah pertanyaan : 

“Apakah sebaiknya mengupdate blog setiap hari?”

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, saya menyusun daftar kelebihan dan kekurangan update blog setiap hari. Jadi, Anda bisa memutuskan sendiri dan mengambil keputusan yang paling bijaksana sesuai kondisi Anda.

Kelebihan Update Blog Setiap Hari

Beberapa bloger ada yang menganut paham posting teratur setiap hari. Mereka bahkan mengatakannya berulang kali di dalam postingan mereka. Menurut saya hal tersebut karena mereka mengejar kelebihan-kelebihan berikut ini:

1. Meningkatkan Kemampuan Menulis

Blog sangat erat hubungannya dengan kegiatan menulis. Jika ingin membangun blog sukses, maka pondasi yang paling kuat adalah konten-konten berkualitas tinggi. Dan itu hanya dapat terlaksana apabila bloger memiliki skill menulis yang baik.

Dengan menulis setiap hari, bloger yang menerapkan paham update blog setiap hari berharap akan mampu berteman dengan aksara sehingga mereka lebih mudah menciptakan konten-konten berkualitas untuk blog yang mereka kelola.

2. Meningkatkan Pengunjung dan Pageview Blog

Menurut data statistik dari wpvirtuso.com berkaitan dengan update blog : Pebisnis yang mengupdate blog mereka 20 kali dalam sebulan (4-5 kali setiap minggu) menghasilkan 5 kali lipat trafik daripada mereka yang mengupdate blog 4 kali dalam sebulan (bayangkan jika Anda melakukannya lebih baik lagi alias mengupdate setiap hari).

Sepertinya hal tersebut salah satu bukti kuat untuk mengalahkan opini yang menyatakan bahwa lebih baik menulis sedikit konten berkualitas tinggi dibanding dengan terus memublikasikan konten berlevel standar.

Saya sendiri mendapatkan hingga 10.000 pageview pada bulan Februari 2017 setelah mengupdate blog setiap hari. Meningkat dari bulan-bulan sebelumnya. Dan Anda pun akan mendapatkan hasil yang sama jika berani melakukan percobaan pada blog Anda.

3. Lebih Banyak Postingan Berarti Lebih Banyak Pintu Masuk

Semakin banyak postingan Anda, maka pintu masuk menuju blog Anda akan semakin banyak. Itu berarti kesempatan blog Anda menjadi lebih terkenal dan mendapatkan pembaca baru dari mesin pencari semakin terbuka lebar.

Apalagi fakta bahwa Google menyukai blog yang diupdate secara teratur

Lihatlah maxmanroe.com. Kontennya banyak yang mendominasi mesin pencari karena rutin mengupdate blog secara rutin setiap hari.

“1 postingan setiap minggu berarti Anda akan memiliki 52 pintu masuk di akhir tahun. Menulis setiap hari berarti 365 pintu masuk di akhir tahun. Itu berarti besar kemungkinan orang-orang melihat konten Anda di RSS readers, di mesin pencari, di media sosial dsb.” Darrent Rowse.

4. Memanjakan Pembaca

Pembaca menyukai informasi-informasi terbaru yang Anda terbitkan. Seandainya blog Anda memposting setiap hari, blog Anda akan cepat kaya konten. Itu sangat berpengaruh terhadap pembaca blog Anda. Mereka punya banyak pilihan untuk mengkonsumsi konten-konten Anda dan time on site akan meningkat. Dan itu bagus untuk blog Anda.

Teratur mengupdate blog setiap hari seolah-olah Anda mengatakan “Kapanpun Anda mengunjungi blog ini, saya pastikan akan selalu ada yang baru. Bahkan jika itu berarti setiap hari” kepada pembaca-pembaca Anda. Dan loyalitas mereka meningkat.

Kekurangan Update Blog Setiap Hari

Memang mengupdate blog setiap hari memiliki dampak positif bagi perkembangan blog. Namun Anda jangan melupakan dampak negatif yang juga akan mengikuti berikut ini :

1. Masalah Waktu

Kelebihan Update pos ringan bulog setiap hariSumber gambar : isigood.com

Menulis itu butuh perjuangan. Kita butuh membaca banyak refensi, memilih diksi, mendapatkan ide brilian, atau mencari gambar-gambar yang menunjang postingan kita. Mengupdate blog setiap hari juga berarti lebih banyak waktu yang akan kita korbankan.

Hanya sekadar mengingatkan, mayoritas dampak negatif ngeblog muncul karena ketidakmampuan mengatur waktu. (Klik di sini jika Anda ingin tahu cara terbaik mengatur waktu ngeblog).

Belum lagi masalah prioritas yang lebih penting seperti keluarga dan pekerjaan. Jelas sekali bahwa mayoritas bloger tidak akan punya cukup waktu untuk terus mengupdate blognya setiap hari.

2. Kualitas Tulisan yang Menurun

Saat saya mengupdate blog setiap hari di bulan Februari dan Maret 2017, sebenarnya masalah terbesar adalah menurunnya kualitas tulisan.

Terkadang karena terlalu lelah dan memaksakan diri menulis, yang ada hanya tulisan-tulisan berkualitas rendah. Dan saya tidak punya pilihan lain kecuali memublikasikannya karena sedang mengikuti tantangan menulis Jeff Goins.

Begitu pula bloger lainnya. Saya merasa bahwa jika bukan bloger yang mahir menulis, melakukan update blog setiap hari merupakan tindakan bunuh diri. Terutama bloger-bloger baru yang belum memiliki pengunjung setia.

3. Pembaca yang Kelebihan Informasi

Blog-Blog besar yang punya banyak pengunjung loyal mungkin tidak masalah melakukannya. Tapi jika blog kecil dan update setiap hari, ada kemungkinan pembaca akan merasa kelebihan informasi. Terutama jika sebagian pengunjung Anda adalah teman blogwalking. Mereka bisa bosan dengan tulisan-tulisan Anda.

Untuk meminimalisir dampak ini, Anda dapat menyajikan tulisan dengan gaya menulis yang berbeda sehingga pembaca menikmati “Rasa yang berbeda” dan tidak bosan. Sayangnya, hanya sedikit bloger yang punya skill menulis mumpuni untuk melakukan trik ini.

4. Jumlah Komentar Menurun

Ketika saya mengupdate blog dua atau tiga sehari, paling tidak komentar yang masuk mencapai 50 komentar setiap postingan. Namun ketika saya mulai mengupdate blog setiap hari, jumlah komentar mengalami penurunan yang signifikan.

Hal semacam ini juga berlaku bagi jumlah share. Apa yang Anda harapkan dari pengunjung-pengunjung yang sudah kelebihan informasi dan mulai bosan? Mereka juga tidak mungkin selalu membagikan konten Anda. Terlalu takut jika share-share yang mereka lakukan akan menganggu pengikut atau teman-teman mereka di sosial media.

Tapi ada kabar baik. Jika saya menjumlahkan total komentar, maka ada peningkatan. Katakanlah jika saya menerbitkan setiap tiga hari sekali. Dalam sebulan ada sepuluh postingan dan masing-masing mendapatkan 50 komentar. Total saya mendapat 500 komentar dalam sebulan. Sedangkan jika saya mengudate setiap hari saya hanya menghasilkan 30 konten baru yang masing-masing mendapatkan 25 komentar. Di akhir bulan, saya akan mendapatkan total 750 komentar. Anda mengerti maksud saya, kan?

Apakah Sebaiknya Saya Tetap Mengupdate Blog Setiap Hari?

Dalam menentukan frekuensi postingan (entah itu setiap hari atau dua hari sekali atau seminggu sekali), lebih baik Anda mengikuti petunjuk dari Darrent Rowse berikut dan tentukan apakah Anda cocok melakukan update blog setiap hari :

  • Berapa banyak waktu dan energi yang Anda miliki untuk ngeblog? Ingatlah bahwa ada beberapa pekerjaan yang harus Anda selesaikan dibandingkan dengan menulis.
  • Berapa banyak waktu yang dimiliki pembaca Anda untuk membaca konten Anda? Seberapa haus mereka akan konten?
  • Seberapa luas topik/niche Anda? 
  • Berapa banyak yang telah benar-benar menulis dalam topik tersebut?
  • Berappa panjang konten yang Anda tulis dan berapa lama yang Anda butuhkan untuk menyelesaikannya?
  • Berapa usia blog Anda? (terkadang pada masa awal mengupdate blog setiap hari bisa menjadi hal bagus untuk arsip yang terlihat berisi. Jadi, ada lebih banyak yang tersedia untuk dieksplorasi pembaca)
  • Berapa sering Anda mengatakan saat ini juga?
  • Apakah kualitas postingan Anda menurun karena terlalu sering memublikasikan konten?

Perlu diingat, frekuensi postingan sangat menentukan kesuksesan blog Anda. Juga tidak sekaku yang Anda kira. Anda bisa mengubah frekuensi posting untuk mengetahui mana yang memberikan lebih banyak keuntungan bagi blog Anda.

Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk mencoba posting setiap hari? Bagikan di kotak komentar.

Oh ya… jika Anda berniat melakukannya, maka Anda bisa membaca “Tips agar Konsisten Update Setiap Hari

Iklan

26 tanggapan untuk “Kelebihan dan Kekurangan Update Blog Setiap Hari

  1. Saya saja update setiap 3 hari aja susah banget mas, padahal pengennya bisa nulis setiap hari.

    Menurut saya seorang penulis harus tetap rutin menulis setiap hari, entah itu dipublikasikan atau tidak. Sayangnya entah kenapa saya belum bisa melakukannya.

    Suka

  2. Saya sekarang sedang mencoba menulis setiap hari semampu saya.

    Tips yang saya lakukan adalah membuat tema baru dari kategori tulisan yang pernah dibuat.

    Misalnya, saya pernah menulis artikel tentang mendidik anak, nah waktu saya menemukan buku yang baik, dan bahasan itu belum ada di blog, saya berniat menuliskan tema itu, dan saya tambahkan dari artikel berbahasa Arab khususnya dan Inggris jika ada, untuk memperkuat isi tulisan dan jauh dari plagiasi.

    Atau kadang saya menulis perkembangan IT islami, sepertu Maktabah Syamilah, Quthrub dan Alfanous, saya selalu mengupdate info baru dari web mereka dan saya sampaikan di blog.

    Kadang juga diselingi dengan tulisan aktifitas harian.

    Demikian dari saya tentang pengalaman menulis setiap hari.

    Masih terus belajar menjadi lebih baik lagi. πŸ™

    Disukai oleh 1 orang

  3. Saya spontan dan tiap hari menulis. Dasarnya saya menulis murni dari apa yang terpikir, teringat dan foto yang saya punya banyak saya jadikan cerita. Saya belum tau apakah bagus. Tapi saya selalu edit yang salah, kurang atau lebih. Saya justru mengharap sanggahan dari teman semua akan tulisan saya yang perlu dibenahi bila terbaca. Langsung saja tidak masalah. Infonya membantu sekali, terima kasih Mbak.

    Suka

  4. Belum sanggup mas kalo untuk update tiap hari.. kendalanya di waktu dan bahan tulisan..

    saya salut sama mas karna udah mencoba update blog setiap hari.. boleh donk dibagi tips and trik nya mas.. 😁

    Disukai oleh 1 orang

  5. Untuk saya sendiri mustahil update setiap hari. Saya sudah memutuskan agar update paling lambat seminggu sekali. Klo beruntung (pas longgar) bisa 3 atau 4 hari skli. Jadi untuk tiap hari terlalu berat bagi saya, meski saya setuju dengan semua dampak positifnya. Dan beberapa tips yang Anda tulis di atas khususnya pada bagian “kekurangan” menjawab alasan saya itu.

    Tapi kalau sekedar membaca, saya bisa setiap hari melakukannya. Jujur saja, saya sangat menikmati mayoritas konten Shiq4, selalu segar dan menarik untuk dibaca.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s