Hari ke-21 : 8 Alasan Mengapa Bisnis Online Gagal

Alasan yang menyebabkan bisnis online / internet gagal totalTahun 2012 merupakan tahun kegagalan. Saat itu saya mempercayai bahwa bisnis online merupakan peluang usaha yang menjanjikan. Berbekal kemampuan programing php, saya membuka studio yang menawarkan theme-theme wordpress.

Kedua orang tua saya cukup mendukung. Mereka memberi modal dan memasang paket speedy di rumah. Kemudian saya membeli domain dan hosting, dan dimulailah perjalanan bisnis online pertama saya.

Ternyata bisnis online tidak semudah yang saya bayangkan. Dulu saya pikir cukup memiliki website profesional yang ditunjang dengan blog akan secara otomatis membuat bisnis berjalan.

Tapi ternyata saya salah. Bisnis online tersebut langsung gagal di tahun pertama. Tutorial yang terlihat sangat mudah ternyata benar-benar menyesatkan. Bahkan saya mulai tidak percaya apapun yang dikatakan orang lain tentang bisnis online.

Namun saya tidak menyesal. Setidaknya saya belajar dan mengetahui bahwa alasan bisnis online gagal adalah karena hal-hal berikut ini :

1. Minim Pengetahuan Tentang Bisnis Online

Pernah membaca konten-konten tentang mudahnya berbisnis online? Sebaiknya Anda membaca apa yang dikatakan oleh para profesional dari luar negeri.

Dulu sekali saya cukup percaya tentang bisnis online dan blog yang bisa menghasilkan uang. Tapi informasi dalam negeri masih sangat minim dan tidak bisa digunakan sebagai landasan pengambilan keputusan.

Ketika memulai bisnis, saya bahkan tidak tahu apapun. Saya kira setelah website dibangun, maka secara otomatis bisnis akan berjalan dengan sendirinya tanpa usaha apapun. Itu benar-benar konyol dan tidak heran jika bisnis online saya berakhir dengan kegagalan.

Bagi Anda yang ingin mencoba peruntungan berbisnis online, sebaiknya lebih dulu mengumpulkan informasi mengenai seluk beluk bisnis online. Jangan bertindak berdasarkan insting saja karena Anda akan berakhir menyedihkan seperti saya.

2.Tidak Ada Trafik

Ini juga bagian dari kekonyolan saya. Ternyata memiliki website profesional tidak serta merta akan membuat blog tersebut dikunjungi oleh orang. walaupun saat itu saya juga rutin menulis di blog website saya, sepertinya itu sia-sia saja karena pengunjung tak kunjung membludak. Dan saya pun frustasi sendiri.

Satu-Satunya cara mendatangkan pengunjung yang paling murah dan tingkat konversinya tinggi adalah SEO (Search Engine Optimization). Sayangnya, di masa tersebut pengetahuan SEO saya sangat minim dan tidak ada trafik yang cukup setelah website diluncurkan.

Tanpa trafik, tidak ada penjualan. Dan bisnis online pun akan gagal dengan sendirinya. Jadi, sebelum Anda berencana membangun kerajaan bisnis di internet, skill yang tidak boleh tertinggal adalah SEO. Kecuali Anda punya modal besar untuk terus beriklan, Anda boleh melewatkan bagian ini.

3. Tidak Punya Rencana

Bisnis gagal total tanpa bisa melakukan apapun​Pernah mendengar kata-kata berikut :

“Jika Anda gagal merencanakan, maka Anda merencakan kegagalan.”

Karena terlalu percaya diri dan minim pengetahuan, saya bahkan tidak punya rencana apapun. Setiap hari saya hanya memublikasikan konten di blog dan berharap secara ajaib akan ada yang tertarik dengan theme-theme yang saya tawarkan.

Dan bisa ditebak, tidak ada keajaiban apapun. Ketika minggu-minggu awal saya masih saja optimis, tapi setelah berbulan-bulan, semangat saya memudar karena tidak ada yang membeli. Dan saya pun memutuskan untuk menutup bisnis tersebut karena pengeluaran lebih besar dibanding pemasukan.

Seandainya Anda berencana mencoba bisnis online, rencanakan dengan seksama langkah-langkah apa yang harus dilakukan. Jika memungkinkan buatlah daftar to do list panjang sehingga Anda akan mengetahui bagian mana dari rencana yang tidak sesuai dan dengan cepat memperbaikinya agar bisnis tetap berjalan.

4. Kompetisinya Terlalu Tinggi

Ini juga kesalahan paling fatal. Saya memasuki bisnis yang persaingannya sangat ketat. Baik di dalam negeri maupun luar negeri telah banyak pengembang theme-theme wordpress. Bahkan terlalu banyak theme gratis yang fiturnya sangat bagus. Dilihat dari segi manapun, saya telah salah melangkah sejak bisnis online saya didirikan.

Belum lagi pengembang wordpress pada umumnya dilakukan oleh banyak orang sekaligus. Secara kualitas dan efektivitas, theme buatan saya mustahil bersaing dengan web desainer lainnya.

Bagi Anda yang ingin terjun di bisnis online, terutama yang tidak punya modal besar, sebaiknya lakukan riset dulu tentang persaingan yang ada dan potensi kemampuan diri sendiri. Dengan begitu, bisnis online Anda akan mampu bersaing dan terhindar dari kegagalan.

5. Kurangnya Modal untuk Pemasaran

Dari pengalaman di tahun 2012 tentang gagalnya bisnis online yang yang saya buat, saya menyadari bahwa bagian penting dari sebuah bisnis adalah pemasaran. Dan pemasaran selalu menyedot dana yang besar.

Waktu itu modal saya sangat sedikit, bahkan tidak cukup untuk membiayai promosi di sosial media atau iklan di Google Adword. Dan itu berdampak pada sepinya bisnis dan leads yang saya terima. Di bulan pertama saja hanya mampu mendapatkan 1 leads saja. Itu pun teman kuliah dulu.

Setelah lebih banyak membaca konten-konten profesional, setidaknya saya kira dibutuhkan dana sekitar Rp 50.000.000,00 untuk benar-benar mulai berbisnis. Setidaknya itu adalah uang yang harus saya kumpulkan sebelum mulai berbisnis lagi di masa depan.

6. Melakukan Semuanya Sendirian

Bisnis internet mengalami kegagalan​sumber gambar : thrive.uk.com

Berbisnis dengan mengandalkan tenaga seorang diri merupakan tindakan terbodoh yang bisa dilakukan. Saya menulis konten, berpromosi di sosial media, membangun script-script, melayani calon pelanggan, dan di akhir minggu saya benar-benar kelelahan. Tapi saya tidak bisa beristirahat karena tidak ada libur di bisnis online.

Dari pengalaman tersebut, saya mulai berpendapat bahwa untuk sukses di bisnis online, saya harus mulai membangun tim. Jika tidak, sekuat apapun seorang entrepeneur berusaha, ia akan gagal dalam tahun pertama.

Setidaknya siapapun yang berniat bisnis online membutuhkan penulis konten, ahli SEO, tim pemasaran sosial media, customer service, dan tim-tim pengembang. Dengan begitu peluang untuk bertahan akan menjadi lebih besar dan siapa tahu akan membuka pintu kesuksesan.

7. Tidak Belajar Copywriting

Copywriting merupakan teknik pemasaran sehingga pengunjung tertarik berbisnis dengan kita. Karena konten yang saya bangun tidak menggunakan copywriting, pengunjung hanya mampir dan secepat kilat meninggalkan website tanpa memesan theme.

Itu juga mengapa saya belajar copywriting. Saya ingin kembali terjun di bisnis online di masa depan. Dan saya tidak mau gagal untuk kedua kalinya.

8. Tidak Ada Komitmen dan Tidak Sabaran

Mungkin karena dulu saya mempercayai jargon “kaya dari bisnis internet“, maka saya benar-benar hancur ketika harapan tidak menjadi kenyataan. Komitmen saya hancur di bulan-bulan selanjutnya karena tidak ada yang kunjung melakukan pemesanan.

Kesabaran saya pun sangat terbatas. Tidak berapa lama kemudian, saya segera menutup bisnis internet pertama saya karena terlalu banyak pengeluaran.

Satu-satunya pelajaran yang saya dapatkan adalah tidak ada kesuksesan tanpa perjuangan yang berdarah-darah. Artinya komitmen dan kesabaran akan memegang peranan penting. Terutama saat menghadapi situasi-situasi sulit yang tidak sesuai rencana.

Bagaimana dengan Anda, apakah Anda pernah melakukan bisnis online? Apakah gagal atau berhasil? Bagikan di kotak komentar.
bc

Iklan

39 tanggapan untuk “Hari ke-21 : 8 Alasan Mengapa Bisnis Online Gagal

  1. Alhamdulillah bisnis online aku dari tahun 2013 sampai sekarang masih jalan, aku jualan tas di instagram, elevenia&tokopedia. Yang paling susah dr bisnis tuh saat memulainya gmn kita bs konsisten terus tanpa mikirin untung rugi dulu, tp pas udah jalan tinggal lumayan sih pendapatannya buat nambah2 uang belanja 🙈🙈

    Disukai oleh 1 orang

    1. Wah sukses selalu mbak. Saya masih belum berani klo jualan kayak gitu. Adik saya yg jualan seperti itu, tapi lewat FB.

      Saya sih malasnya ituloh….. Udah lelah berusaha tapi nggak ada yg beli wkwkwk…..

      Suka

  2. jaman itu mungkin masih sedikit ya blogger yang mau bagi2 informasi cara menambah penghasilan dari blog he.. he.., ngerasa sih dulu sampai terpana aja bgmn caranya..
    kalau sekarang sih beda ya..

    semoga suatu saat bisa mulai lagi bisnis onlinenya

    Suka

    1. Sekarang lagi nimba ilmu mbak monda. Belajar dapat trafik dengan mengelola blog ini. Klo udag mahir bolehlah coba lagi. Siapa tahu veruntung dan sukses 🙂

      Suka

  3. Bisnis online memang susah, tetapi saya heran di grup facebook suka ada yang share jumlah pengunjung blognya yang bisa ribuan per hari dan mendapatkan banyak penghasilan dari iklan padahal blognya belum genap setahun.

    Suka

  4. Saya baru empat bulan ini jualan online dan saya tidak berani menyebutnya sebagai bisnis online. Karena konon, bisnis itu bisa berjalan tanpa kita terjun langsung sementara usaha atau jualan ya tetap kita sebagai operatornya. Alhamdulillah, sedikit demi sedikit, perlahan namun menunjukkan respon yang positif. Saya tidak hanya mencari rupiah. Di situ saya menyalurkan aktualisasi diri saya. Lakukan dengan kecintaan seperti tulisan terbaru saya, “Jadikan Berdagang sebagai Hobi.” Karena rasa senang dalam hati akan membuat kita berenergi melakukannya sepenuh hati (total). Saya tunggu komentar Anda. Terima kasih sebelumnya

    Suka

    1. Ha ha ha….. Saya sih belum tahap cinta mbak (passion). Cuma saya melakukannya karena menguji ilmu2 pemasaran saja. Biar ingat ya mesti dipraktikkan. Sekarang masih belum berani lagi, mungkin tahun2 mendatang saya akan bisnis online lagi.

      Disukai oleh 1 orang

  5. Pendapat saya sama. Intinya, karena bisnis dengan online ini kompetisinya sangat ketat, maka bersiaplah robah haluan dan jangan ikuti arus karena justru akan membuat kecewa nanti. Kebetulan saya lama bekerja di tempat seperti ini, sangat hebat dua tahun awal, menjadi nomor 1. Tapi tahun ke 3 sampai saat ini statis. Tinggal mempertahankan saja.

    Suka

    1. Wah klo udah jadi pemimpin pasar lebih mudah karena brand sudah terbentuk pak. Mungkin outsourching untuk mengembangkan produk atau melakukan pemasaran yg lebih luas.

      Suka

  6. Saya pernah berencana ikutan dlm bisnis online, tapi karena minimnya pengetahuan ttg bisnis online, akhirnya saya mengurungkan niat saya itu.

    Di masa depan, saya juga masih belum ada rencana untuk bisnis online, selain karena takut gagal, saya juga tidak tahu mau menjual apa (benar2 mental pecundang)

    Terima kasih Shiq4, alasan2 yang Anda tulis di atas pasti sangat berguna agar kami tidak mengalami kegagalan serupa.

    Suka

  7. Perencanaan dan sendirian itu sih yang bener banget. Kadang kita ngerasa punya ide setinggi langit tapi pas mau eksekusinya ngejalanin sendirian terus.. akhirnya abis napas juga. Hohohoo.

    Suka

  8. Saya jualan online cuma ngandelin fesbuk dan Instagram,dan hasilnya masih jauuuuh dari yang diharapkan , hehehe…
    Tapi tetap bersyukur 🙂.
    Memang segala sesuatunya kuncinya itu harus serius ya mas, dan pastinya profesional.

    Suka

    1. Saya malah nggak ngerti klo promosi di facebook (kecuali bayar iklan) soalnya jumlah teman sedikit sekali.

      Mungkin belum jodohnya sama rezeki mbak klo hasilnya belum memuaskan. Coba lagi dan lagi sampai berhasil.

      Disukai oleh 1 orang

      1. Kalau saya jualan baju muslim, jadi promosinya dengan cara posting foto baju, harga dan terkadang memberikan sedikit deskripsi tentang ukuran baju dan jenis bahannya.
        Iya mas shiq, mungkin seperti itu. Saya akan coba terus, terimakasih inputnya mas…🙂

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s