6 Pelajaran Hidup dari Film Pain and Gain

Review film pain and gainSumber gambar : deviantart.com

Apakah Anda suka menonton film? Mengapa Anda suka melakukannya?

Kalau saya karena satu hal, kita bisa banyak belajar memahami kehidupan. Meskipun terkadang cerita dalam sebuah film adalah rekaan, selalu ada hikmah yang bisa saya ambil.

Bagian terbaik lainnya adalah saya cenderung mudah mengambil pelajaran hidup dari sebuah film. Ada sisi baik dan buruk. Terkadang, ketika menonton film, saya terlalu menghayati dan mulai berpikir bahwa dunia ini terlalu luas. Siapa yang tahu bahwa ada kejadian yang serupa atau mirip seperti di dalam film?

Jadi, bukankah lebih bijaksana untuk mengambil sisi positifnya dan sebisa mungkin menghindari sisi negatif seperti dalam kisah film tersebut?

Dan jika ada film yang menurut saya bagus, itu adalah film pain and gain (klik di sini untuk melihat reviewnya). Film tersebut masuk daftar koleksi film pribadi saya. Alasannya karena termasuk film yang diangkat dari kisah nyata dan banyak mengajarkan kepada saya beberapa pelajaran hidup.

Berikut adalah 6 pelajaran hidup yang saya dapatkan dari pain and gain :

1. Orang-Orang yang Kaya Bisa Kaya Karena Memiliki Sifat yang Tepat

Orang bisa kaya bukan karena kebetulan. Mereka kaya karena memiliki sifat-sifat yang tepat untuk menjadi kaya seperti hemat, pekerja keras, pantang menyerah, dan tidak malas dan lain sebagiannya.

Orang miskin yang berusaha kaya dan tidak mau belajar bersikap seperti orang kaya, mereka tidak akan berhasil. Bahkan ketika Anda memberi sejumlah kekayaan yang sangat besar.

Baik Lugo, Paul, dan Adrian, mereka adalah orang yang tersesat. Sekalipun mereka mendapat kekayaan berlimpah dari Victor, dalam sekejap kekayaan tersebut tidak bersisa.

Karena mereka tidak punya sifat seperti orang kaya. Mereka bisa merampok seluruh harta Victor, tapi tidak ilmu mengelola kekayaan. Dengan sangat boros mereka berfoya-foya dan tiba-tiba mereka menyadari bahwa kekayaan mereka telah lenyap.

Pelajaran hidup : Jika Anda ingin kaya, maka belajarlah bersikap seperti orang kaya. Cari ilmunya, bukan hartanya.

2. Kalau Anda Kaya, Jangan Terlalu Sombong

Victor adalah contoh orang sukses. Ia yang merupakan keluarga imigran miskin telah menjadi salah satu orang kaya di kotanya. Walaupun demikian, Victor benar-benar punya sifat yang buruk.

Perilaku Victor yang buruk dan mengucapkan kata-kata yang tidak sepantasnya membuat ia dibenci pegawainya. Juga mengakibatkan polisi tidak menaruh perhatian ketika ia menjadi korban perampokan. Polisi menganggapnya membual.

Untunglah ada detektif de Bois yang mempercayai cerita Victor dan menyelamatkannya. Namun tetap saja, di rumah sang detektif, Victor berperilaku yang tidak sopan.

Dan yang paling menjengkelkan de Bois adalah kenyataan Victor tidak menceritakan tentang investasi di sebuah pulau yang dulu dimilikinya sebelum dirampok. Seandainya Victor bercerita lebih awal, Lugo mungkin dapat ditangkap lebih cepat.

Pelajaran hidup : Anda boleh berbangga atas semua keberhasilan Anda, pencapaian Anda, dan Apapun yang telah Anda capai dengan banyak pengorbanan. Tapi jangan sombong dan lupa daratan. Bersikaplah rendah hati agar orang lain mau menghormati Anda.

3. Harta yang Paling Berharga adalah Kenangan

Walaupun Victor bukan tipe orang yang menyenangkan, tetapi ia tidak lupa darimana ia berasal. Dalam Safety Box milik Victor, ternyata isinya bukan harta atau surat-surat berharga, melainkan foto-foto masa lalu.

Ternyata harta yang paling berharga bagi Victor adalah kenangan. Ia tidak lupa darimana ia berasal. Sayangnya, tetap saja ia menjadi orang yang sombong.

Pelajaran hidup : Tanyakan kepada orang-orang kaya, maka sebagian besar dari mereka akan mengatakan harta bukanlah yang terpenting. Tetapi kenangan perjuangan ketika berusaha mendapatkan semua yang dimilikinya.

4. Hati-Hati dalam Memilih Teman Bergaul

Paul adalah orang baik. Ia juga sangat religius. Namun ia bergaul dengan orang-orang yang salah.

Dalam banyak scene, Paul melakukan hal-hal yang tidak ia inginkan. Ia tahu telah melakukan dosa, namun dorongan dari Lugo telah membuatnya tidak menghiraukan hati nuraninya. Bahkan Paul berusaha membunuh Victor atas perintah Lugo.

Untungnya Paul mengucapkan kejujuran ketika persidangan. Ia hanya dihukum 15 tahun penjara, sementara dua temannya dihukum seumur hidup.

Pelajaran hidup : Jangan berteman dengan orang jahat karena suatu ketika, ketika Anda sedang lemah, Anda akan tertular virus kejahatan juga.

5. Keberanian yang Sesungguhnya adalah Mengatakan Kebenaran dengan Jujur

Robin bertemu dengan Adrian di klinik kesehatan. Kemudian keduanya jatuh cinta. Setelah Adrian mendapatkan harta rampokan dari Victor, akhirnya mereka berdua menikah. Robin tidak pernah tahu bahwa suaminya terlibat tindakan kriminal.

Namun semuanya terungkap ketika Adrian,Lugo, dan Paul membunuh calon korban berikutnya. Robin menemukan banyak bukti kejahatan suaminya. Dan ia benar-benar bersedih.

Pilihan yang diambil Robin setelah itu adalah bercerai dengan Adrian. Meskipun ia mencintai Adrian. Bahkan, ketika sidang pengadilan, Robin bersaksi dengan menangis untuk melawan Adrian. Itu merupakan sebuah keberanian besar, mengatakan kebenaran dengan kejujuran meskipun menyakitkan.

Pelajaran hidup : Tidak banyak orang mengatakan kebenaran dengan jujur, meskipun itu memiliki efek yang tidak baik bagi kita. Tapi itulah keberanian yang sesungguhnya.

6. Jadilah Bijaksana

Di saat semua orang tidak lagi mempercayai Victor, bahkan polisi sekalipun, saat itulah de Bois menjadi sosok bijaksana. Segera setelah ia mendapat panggilan telepon dan mendengarkan cerita Victor yang tidak masuk akal, de Bois memutuskan untuk mengunjungi Victor.

Kemudian atas petunjuk-petunjuk Victor, de Bois mengawasi gerak-gerik gerombolan perampok yang membuat Victor miskin. Dan akhirnya de Bois bekerja sama dengan polisi dan berhasil menangkap Lugo, Adrian, dan Paul.

Sekalipun Victor terus saja menyebalkan, de Bois bersikap bijaksana dan mau mendengarkan cerita Victor. Bahkan membawa Victor ke rumahnya untuk perlindungan.

Pelajaran hidup : Terkadang akan ada teman, sahabat, atau keluarga yang menceritakan hal-hal yang tidak masuk akal dan mungkin merasa tertekan karena tidak ada yang mempercayainya. Saat itulah Anda bisa menjadi bijaksana dengan menjadi pendengar yang baik dan mau mendengarkan semua keluh kesahnya.

Iklan

10 tanggapan untuk “6 Pelajaran Hidup dari Film Pain and Gain

  1. Belum sempat nonton film ini, tapi saya setuju, sebuah film bisa memberi kita banyak pelajaran hidup. Seperti kata orang, “Kita tak punya cukup waktu untuk memahami kehidupan, tetapi kita bisa belajar dari pengalaman orang lain.” Menonton film adalah salah satu contoh belajar dari pengalaman orang lain.

    Suka

  2. Ini banget deh, saya juga senang menonton film karena seringkali saya dapat pelajaran berharga dan inspirasi dari film, kenangan memang harta paling berharga yang bisa menjadi motivasi untuk lebih baik kedepan nya ya đŸ˜€

    Suka

  3. Film selain sebagai hiburan pastinya memang membawa misi atau pesan bagi penonton nya. Meski hidup itu tak selalu seperti di film, tapi film mencerminkan eksistensi manusia dengan segala peradabannya.

    Jadi penasaran banget ni, mas Shiq4 dengan film pain and gain ini. Saya belum menontonnya, tapi dari 6 pelajaran yg Anda ulas dari film ini nampaknya saya harus meluangkan waktu buat nontonnya, keren abis nilai2nya (ttg kekayaan/harta, mental org kaya, pergaulan, pribadi bijak).

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s