5 Skill yang Dibutuhkan Untuk Menjadi Penulis Konten yang Sukses

Penulis artikel sukses

Penulis konten merupakan pekerjaan impian. Anda bisa bekerja dari rumah, tidak terikat waktu, dan tentu saja mendapatkan gaji besar.

Sebagian dari Anda mungkin berpikir “Apa susahnya menulis konten?, tinggal menulis dan selesai”. Tapi tidak seperti itu bagaimana semuanya bekerja. Tulisan yang bagus hanya bisa diciptakan oleh penulis hebat. Dan tidak semua orang bisa menjadi penulis hebat.

Butuh banyak latihan menulis. Setidaknya Anda harus menghabiskan 10.000 jam untuk menguasai dasar-dasar menulis. Kemudian mengembangkannya untuk menciptakan gaya menulis sendiri. Selain itu, belum tentu Anda akan berhasil setelah mampu menulis dengan baik. Masih banyak skill penunjang yang harus Anda kuasai. Karena jika tidak, kemampuan menulis Anda tidak akan banyak berguna.

Peluang Industri Penulis Konten

Sebenarnya perkembangan bisnis berbasis blog atau konten di Indonesia terbilang lambat. Jumlah blog memang semakin menjamur, namun mayoritas masih dikelola secara tidak profesional. Blogger menulis konten, melakukan SEO, promosi, berkomentar, dan melakukan riset. Semua dilakukan sendirian. Wajar saja jika blognya berkembang secara lambat.

Semua hal diatas menyebabkan permintaan konten berkualitas tidak menunjukan peningkatan yang signifikan. Indikasinya adalah perusahaan atau individu yang menawarkan jasa penulisan konten banyak yang gulung tikar.

Tapi sebagai pebisnis, tentu kita harus melihat jauh ke depan. Kita harus berani mengambil sikap dan bertaruh. Menghintung resiko dan potensi keuntungan. Dan bagi saya, penulis konten merupakan pekerjaan yang menjanjikan di masa depan jika direncanakan dan dieksekusi dengan cara yang benar.

5 Skill yang Anda Butuhkan Untuk Menjadi Penulis Konten yang Sukses

Saat kita membicarakan sebuah pekerjaan, tentu ada faktor mengapa kita bisa disebut pekerja yang baik. Begitu pula dengan penulis konten. Setidaknya harus memiliki 5 skill berikut sebagai kompentensi untuk membawa pada kesuksesan:

1. Menguasai Beberapa Gaya Menulis

Sebagian penulis berpendapat bahwa cukup memoles satu gaya menulis saja. Itu akan menjadi ciri khas kita. Setiap kali ada yang membaca, maka saat itu pula ia tahu bahwa kitalah penulisnya. Brand kita lebih mudah terekspos.

Di lain pihak, kita tidak butuh ciri khas. Kita mengerjakan pesanan dari berbagai macam situs. Akan sangat baik jika kita mampu menyesuaikan gaya menulis dengan situs klien. Tidak penting brand pribadi kita. Asalkan klien puas, semua akan baik-baik saja.

Saya cenderung lebih memilih untuk menguasai berbagai gaya menulis. Bukan sekadar ingin memuaskan klien, tapi jauh di hati saya, itu merupakan tantangan tersendiri. Sejak saya membaca “The day you died”, saya ingin menduplikat gaya menulisnya. Begitu pula ketika saya menemukan tulisan-tulisan yang bagus. saya selalu ingin mengcopy-nya.

Tentu ini bukan perkara sepele. Butuh kerja keras untuk menguasai berbagai macam gaya menulis. Tapi jika kita berhasil melakukannya, itu akan menjadi pembeda besar ketika bersaing dengan penulis konten lainnya.

2. Copywriting

Copywriting biasa digunakan untuk menulis iklan. Tapi dalam perkembangannya, copywriting banyak digunakan blogger untuk menulis konten. Salah satu yang terbaik adalah Jeff Goins.

Seumpama kita memancing, maka copywriting adalah kapal yang bisa membawa Anda menjelajahi lautan.

Benar…. Kita akan memancing di laut. Bukan di sungai. Mengapa? Karena ikanya jauh lebih besar dari ikan yang pernah Anda saksikan dalam hidup Anda. Ikan itu adalah perusahaan-perusahaan yang mempunyai blog dan punya keinginan untuk mengembangkan ke level selanjutnya.

Jika kita mampu menguasai copywriting, maka kita bisa menawarkan harga yang lebih tinggi. Saya bahkan berani bertaruh bahwa tidak akan ada perusahaan yang akan menolak tawaran kerja sama dari kita karena copywriting sendiri merupakan teknik langka di Indonesia.

Jadi, sebelum Anda benar-benar terjun di dunia penulis konten, luangkan sedikit waktu untuk membaca konten-konten copywriting dan bagaimana cara kerjanya. Situs terbaik untuk mempelajarinya adalah copyblogger.com atau Anda bisa mempelajarinya dari neil patel disini.

3. Tetapkan Topik yang Ingin Anda Kuasai

Penulis konten yang baik merupakan ahli dari beberapa topik. Bukan menerima semua tawaran yang masuk tanpa mempertimbangkan pengetahuan yang Anda miliki. Bagaimana pun juga, pengetahuan adalah kekuatan dalam menulis. Tanpa itu, tulisan Anda akan biasa-biasa saja. Jadi, sangat penting untuk mempelajari topik dimana Anda ingin menjadi ahli.

Ini agak sulit. Ada topik yang bayaran sangat tinggi. Tapi konsekuensinya adalah jika Anda tidak tertarik dengan topik tersebut. Itu merupakan masalah besar.

Di sisi lain, Anda bisa menjadi diri sendiri dan mempelajari topik sesuai passion. Namun jika tidak beruntung, sangat jarang orang yang mau membayar Anda dalam topik tersebut.

“Lalu, apa yang harus saya lakukan?”

Semua orang berhak untuk menentukan pilihan terbaik. Tapi saya sendiri cenderung memilih topik sesuai passion. Itu adalah SEO, Internet Marketing, dan Ngeblog. Di waktu luang saya selalu mempelajari ketiga topik tersebut. Seandainya tidak ada yang memesan dari saya, setidaknya saya bisa menggunakannya untuk mengupdate blog ini. Dan saya akan tetap merasa bahagia. Mudah, kan?

4. Mengetahui Cara Mempromosikan Keahlian Anda

Di internet cukup banyak cara untuk mempromosikan keahlian kita. Email marketing, content marketing, blogging, SEO, facebook Ads, komentar di blog dan beberapa lainnya. Sayangnya, apa yang efektif bagi penulis konten lain belum tentu efektif bagi Anda.

Anda harus melakukan percobaan. Mencoba berbagai channel pemasaran yang tersedia dan menganalisanya. Teknik promosi mana yang membawa konversi tertinggi bagi Anda? Jika Anda sudah menemukannya, maka pelajari tingkat lanjut untuk mengembangkan teknik yang sudah ada.

Lalu bagaimana dengan channel lainnya? Itu tidak penting lagi. Kesalahan dalam berpromosi yang paling fatal adalah menganggap jika berpromosi menggunakan seluruh channel yang ada akan meningkatkan konversi. Bisa-bisa Anda kelelahan duluan sebelum calon klien Anda tertarik dengan tawaran dari Anda.

Kecuali jika Anda bekerja sebagai tim, tentu saja mengoptimalkan pemasaran dari berbagai channel merupakan pilihan terbijaksana yang pernah Anda pilih.

5. Negosiasi Harga

Harga merupakan faktor paling sensitif dalam bisnis apapun. Terlalu murah, orang akan menganggap Anda murahan. Terlalu tinggi, maka orang menganggap Anda tidak rasional. Jadi, Anda harus mampu menganalisa dengan siapa Anda bertransaksi dan berapa harga yang pantas untuk menghargai kemampuan menulis Anda.

Biasanya sebelum terjadi kesepakan calon klien akan meneliti berapa “harga wajar” di pasar. Dan “harga wajar” tersebut merupakan acuan bagi Anda untuk menentukan harga jasa Anda. Tentu semua ada pengecualian. Setelah Anda memiliki cukup banyak pengalaman dan cerita sukses, otomatis personal brand Anda akan meningkat. Saat itulah mungkin Anda bisa menetapkan harga yang lebih tinggi dari harga pasar.

Namun sebelum itu terjadi, taktik terbaik adalah memberlakukan harga promosi. Untuk membangun portofolio Anda agar calon klien yakin dengan kualitas jasa Anda.

Pengalaman adalah pemain vital dalam negosiasi. Pelajari dengan baik pengalaman negosiasi harga, dan Anda akan menjadi bintang. Hanya jika Anda mau terus belajar. Bahkan jika harus belajar dari sebuah kegagalan negosiasi.

Waktunya Bekerja

Sekarang Anda tahu apa yang harus dilakukan untuk menjadi penulis konten yang sukses. Pelajari 5 skill diatas dan Anda akan sampai pada impian Anda.

Rencanakan dengan matang, jalankan dengan hati-hati, kemudian berdo’a yang terbaik. Selanjutnya adalah bekerja keras untuk menghasilkan karya-karya bermutu tinggi. Dan orang-orang akan mulai menghubungi Anda untuk project-project besar lainnya.

Apakah Anda punya pengalaman tentang 5 skill diatas? Akan sangat menyenangkan membaca apa yang Anda pikirkan di kotak komentar yang telah disediakan.

Iklan

29 tanggapan untuk “ 5 Skill yang Dibutuhkan Untuk Menjadi Penulis Konten yang Sukses

  1. Saya punya pengalaman menulis konten bahasa Inggris di sebuah website…

    Beda sih dari yang Shiq4 bicarakan. I mean yang di bahas di sini kedengarannya professional sekali.

    Dulu saya semacam di beri 5-10 kata kunci lalu di selesaikan dalam satu hari. Topiknya terserah request si pembeli.

    Saya melakukannya untuk memperbaiki kemampuan Inggris tertulis saya sebenarnya, dan berhenti setelah satu tahun lebih.

    Menjadi penulis konten, memang yahut deh. Selain seru, kita juga bakal dapat banyak pengetahuan baru…

    Terimakasih tips nya Shiq.^^

    Suka

    1. Caranya sering2 nulis dan baca karya kita sendiri. Biasanya ada polanya. Juga kebiasaan penggunaan kata tertentu. Baru kita kembangkan lagi menjadi gaya menulis. Apa ciri khas kita dibanding dgn penulis lain.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s