9 Alasan Mengapa Anda Harus Mulai Menabung

alasan menabung sejak muda
Sumber gambar : diberitai.com

Sejak kecil hingga usia 26 tahun, saya tidak pernah menabung. Sebanyak apapun uang yang saya hasilkan, sebanyak itu pula uang yang saya habiskan. Bisa dibilang saya adalah orang yang cukup buruk dalam mengelola keuangan karena tidak bisa berhemat sehingga jika ada keperluan mendadak, saya biasanya memilih untuk berhutang.

Sampai akhirnya saya mulai tersadar.

Kalau saya ingin hidup enak, maka hal pertama yang harus saya lakukan adalah belajar berhemat dan mulai menabung

Bagi Anda yang masih ragu-ragu untuk segera memulai kegiatan menabung, berikut ini adalah alasan menabung yang bisa memotivasi Anda untuk bisa menyisihkan uang dan berbangga di akhir bulan :

1. Uang Tabungan Bisa Memicu Sedikit Kebahagiaan

Pengalaman pertama menabung saya terjadi pada juni 2015. Saya berhasil menabung sebesar Rp 750.000,00. Uang yang tidak seberapa, tapi saya sungguh puas dengan keadaan semacam itu.

Ada  juga sedikit perasaan bahagia ketika di akhir bulan saya mendapati uang saya masih bersisa. Rasanya seperti mimpi kecil yang menjadi kenyataan. Sejak saat itu, saya selalu berusaha menabung lebih banyak lagi. Semakin banyak jumlah uang yang saya tabung, semakin bahagia perasaan saya.

Jika saya merasa sedikit bahagia karena bisa menabung, maka Anda pun bisa merasakan kebahagiaan seperti yang saya rasakan saat Anda mulai membiasakan diri untuk menabung. Anda layak mencobanya secepat mungkin di bulan ini.

2. Membeli Hadiah Untuk Orang-Orang yang Anda Sayangi

Saling memberi  hadiah dengan orang-orang yang Anda sayangi bisa membuat hubungan yang Anda jalin menjadi semakin kuat. Namun apa jadinya jika Anda tidak punya cukup uang ? pasti Anda tidak ingin hal semacam ini terjadi dalam kehidupan Anda.

Uang tabungan Anda pasti sangat bisa diandalkan ketika Anda berada dalam kondisi harus memberi hadiah. Misalnya saat ada anggota keluarga Anda berulang tahun atau memperingati hari jadian dengan kekasih Anda.

Tidak perlu panik, Anda tidak harus memberi kado-kado yang mahal untuk orang-orang yang Anda sayangi sehingga Anda harus mengeluarkan banyak uang. Cukup berikan hadiah yang pantas dan setiap orang yang menerima hadiah Anda pasti merasa senang. 

3. Belajar Mengelola Keuangan Pribadi Untuk Masa Depan

Sebagian besar orang tidak pernah benar-benar tahu kemana saja uang yang mereka belanjakan. Biasanya pola hidupnya tanpa perencanaan keuangan sedikit pun. Mereka hanya membelanjakan uang begitu saja sehingga kadang-kadang diakhir bulan harus sibuk mencari pinjaman. Dan anehnya, mereka tidak pernah menyadari bahwa kesusahan yang mereka alami seharusnya tidak akan terjadi jika mereka belajar menabung.

Mulai saat ini, catatlah semua pengeluaran Anda dan coba dipikirkan dengan baik, apakah Anda banyak menghamburkan uang untuk hal-hal yang tidak Anda butuhkan? Jika ada beberapa pos pengeluaran yang tidak penting seperti membeli baju baru atau terlalu banyak makan di rumah makan mahal, maka cobalah untuk menghentikan kebiasaan buruk semacam itu.

Belajarlah mengelola keuangan pribadi secara profesional agar Anda bisa berhemat dan menyisakan uang untuk kebutuhan-kebutuhan Anda di masa depan.

4. Memberi Rasa Tenang Menjalani Kehidupan

Selain memberi sedikit kebahagian, menabung juga bisa membuat perasaan dan pikiran Anda lebih tenang. Ketika Anda melihat buku tabungan Anda berisi beberapa ratus juta, secara emosional Anda akan merasa nyaman karena dengan jumlah uang yang banyak, Anda tidak akan merasa takut menghadapi masa depan yang tidak menentu.

Tabungan adalah jaminan pasti bagi Anda untuk menjalani hidup dengan lebih baik. Jadi, segeralah mulai menyisihkan uang setiap hari agar jumlah tabungan Anda semakin besar.    

5. Untuk Menghadapi Kejadian-Kejadian Tidak Terduga di Masa Depan

Hidup itu seperti roda. Kadang berada di atas dan kadang berada di bawah. Meskipun kita tidak ingin mengalami kejadian-kejadian buruk, tapi ada saat dimana kita benar-benar butuh uang mengatasi beberapa masalah yang hadir dalam kehidupan kita.

Misalkan ketika Anda sakit, tentu saja Anda ingin memeriksakan diri ke dokter dan membeli obat-obatan yang Anda butuhkan. Atau ketika perusahaan tempat Anda bekerja menjadi bangkrut sehingga Anda tidak punya pekerjaan lagi. Semuanya butuh uang yang tidak sedikit.

Dengan memiliki tabungan, Anda tidak perlu panik ketika sakit karena sudah mengalokasikan dana kesehatan di tabungan Anda. Juga saat Anda kehilangan pekerjaan, Anda bisa memakai tabungan Anda untuk membeli kebutuhan Anda sebelum Anda memiliki pekerjaan baru.

Bayangkan jika Anda tidak punya tabungan, mungkin Anda harus stres sendiri memikirkan biaya ke dokter dan membeli obat. Bahkan mungkin Anda akan putus asa mencari pinjaman untuk kebutuhan sehari-hari sedangkan Anda baru saja di PHK.

6. Berinvestasi dan Menghasilkan Lebih Banyak Uang

Pepatah yang sering dianut oleh kebanyakan pebisnis adalah Anda membutuhkan uang untuk menghasilkan uang. Artinya Anda harus berinvestasi terlebih dahulu untuk menghasilkan lebih banyak uang.

Nah…. Ketika Anda menyadari uang tabungan sudah cukup banyak, Anda bisa mulai berinvestasi. Saran saya berinvestasilah pada tanah dan emas mengingat kedua bentuk investasi tersebut hanya memiliki resiko yang kecil.

Selain itu, mungkin Anda tertarik untuk menjalankan bisnis baru. Gunakan uang tabungan Anda sebagai modal usaha. Tapi perlu diingat, apapun bentuk investasi yang Anda jalankan atau usaha apapun yang sedang Anda rintis, Anda harus berhati-hati dalam merencakannya agar Anda tidak mengalami kerugian.

Jika semuanya berjalan dengan lancar, maka Anda bisa memperoleh tambahan pemasukan di masa yang akan datang. 

7. Menyiapkan Hari Tua dengan Seksama

Salah satu kejadian pasti di masa depan yang kita ketahui adalah usia kita yang semakin tua. Dan saat itu terjadi, Anda tidak akan bisa bekerja sekeras ketika Anda masih muda. Anda mulai semakin lemah dan sakit-sakitan sehingga tidak lagi bisa bekerja lagi. Lalu bagaimana kehidupan Anda setelah menjadi tua dan pensiun?

Agar Anda merasa optimis dalam menghadapi masa tua, pastikan Anda memiliki tabungan yang cukup banyak untuk kebutuhan Ada di masa tua nanti. Jadi, meskipun saat ini masih berumur 20 tahun, mulailah merencakan kehidupan masa tua dengan seksama. Semakin banyak jumlah tabungan Anda, semakin banyak pilihan yang bisa Anda buat guna menghadapi hari tua Anda. 

8. Membeli Kebutuhan Hidup yang Berharga Mahal

Meskipun saya termasuk orang sederhana, tapi ada kalanya saya selalu ingin berbelanja berbagai kebutuhan hidup yang cukup mahal. Pasti akan sulit mewujudkan keinginan tersebut jika saya tidak membiasakan diri untuk menabung.

Sebut saja rumah, motor, laptop, dan smartphone dan lain-lain. Tanpa uang tabungan, bisa dipastikan bahwa saya tidak akan mampu membeli barang-barang mahal tersebut. Apalagi kebiasaan saya dalam berbelanja yang lebih mengacu pada kualitas barang daripada harga murah. Bagi saya, barang yang mahal pasti memiliki kualitas yang baik sehingga saya tidak harus membeli lagi selama beberapa tahun mendatang.

Jika Anda juga ingin membeli barang-barang mahal, maka lebih baik Anda mulai menabung. Dilihat dari segi manapu, membeli sesuatu secara cash (memotong tabungan) lebih menguntungkan dibanding dengan membeli secara kredit. Kredit tidak hanya membuat kita was-was apakah bisa membayar tagihan bulan depan atau tidak, tapi juga memiliki bunga yang mengerikan. Itu sangat tidak dianjurkan bagi orang-orang yang ingin hidup sederhana. 

9. Hemat Pangkal Kaya

Jangan pernah melihat kekayaan orang dari hartanya karena apa yang Anda lihat bisa sangat menipu. Boleh saja orang punya mobil mewah, rumah yang besar, atau selalu memiliki smartphone tipe terbaru. Tapi belum tentu semua kekayaannya mencerminkan kondisi orang tersebut.

Sudah banyak kejadian orang kaya yang tiba-tiba miskin. Hal itu dikarenakan pengeluaran mereka selalu lebih besar dari pendapatan. Percuma saja Anda bekerja dengan gaji Rp 20.000.000,00, tapi Anda berbelanja lebih dari pendapatan Anda. Apalagi jika penyebabnya cuma ingin menjaga gengsi semata.

Jika Anda suka melihat kebiasaan-kebiasaan orang kaya, maka Anda akan menyadari bahwa mereka adalah orang yang pandai dalam mengelola keuangan pribadi. Walaupun gajinya hanya 2.000.000,00 saja, tapi kalau ia bisa menabung sebesar 1.000.000,00 setiap bulan, maka lama-kelamaan ia pun akan menjadi kaya. Belum lagi kalau ia bisa berinvestasi, tentu saja kekayaannya akan bertambah setiap bulannya.

Jadi, menabung secara teratur merupakan langkah bagus untuk menjadi orang kaya. Tidak ada keraguan dengan pernyataan tersebut.

Iklan

13 tanggapan untuk “9 Alasan Mengapa Anda Harus Mulai Menabung

    1. iya mbak sesederhana itu. tapi sepertinya banyak orang yang pingin kaya tapi bersikap boros dan malas bekerja keras. apalagi sampai nyari info cepat kaya di internet. sangat aneh menurut saya.

      Suka

  1. Aku jarang nabung. Tapi suka naruh uang kembalian belanja di sembarang tempat mulai kantung jacket, dasbor mobil, laci meja sampek toples bekas sosis. Ajaib ! Tiap bulan ada aja lebih an uang yang tak kira udah menipis. Ya dari hasil naruh uang di mana2 itu.
    Eh satu lagi nih tips yang dasyat tapi jarang dipraktekin orang. Sedekah mas. Biasa kan dari penghasilan bersih diambil 2,5% buat zakat dan Sisanya diambil lagi 10% buat sedekah. Lakumu rutin tiap bulan insyaAllah hasilnya bakal bikin tercengang!

    Suka

    1. Klo ditotal kok cuma 12,5% ya? Dikit amat. Lha penghasilan saya cuma 30.000 ribu per hari. Biasanya ngasih tiap pengemis 2000 bahkan ada yg 10.000 ha ha ha….. Itu lebih dari 30% maaf agak sombong

      Suka

  2. Aaaaaaaakh menabung 😀 menyenangkan sih menabung 😀 tapi aku belum ada yang bisa ditabung :’ hihihih padahal waktu SMK dulu, aku nabung buat bisa ntraktir temen-temen buat ulang tahun 😀

    Suka

  3. Saya malah tidak suka menabung, menurut saya lebih baik fokus mencari pendapatan sampingan, maka otomatis akan bisa nabung.

    Misal gaji per bulan saya 3jt, cuma bisa nabung 300rb, itu juga sudah ngirit banget, dibanding berusaha mengirit lebih baik saya buat usaha sampingan jualan online, penghasilan saya lalu menjadi 20jt per bulan, maka otomatis saya bisa menabung lebih banyak, sekitar 16jt per bulan, tanpa harus mengirit.

    Oiya pak, mohon maaf, tidak baik memberikan uang ke pengemis, karena saya lihat beberapa kali dengan mata saya sendiri kalau mereka itu ternyata berkecukupan, bahkan lebih kaya dari saya. Bahkan di jaman sekarang banyak usia produktif sudah menjadi pengemis, mental pemalas.
    Yang benar2 membutuhkan bantuan itu rakyat kecil yang rajin bekerja demi keluarga, contoh tukang sapu jalan, tukang becak, pemulung, tukang bangunan, dll.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s