6 Ketakutan yang Dialami Blogger dan Cara Mengatasinya

Tahun 2014 adalah tahun dimana saya mulai eksis sebagai blogger di dunia internet. Sejak saat itu, saya telah banyak mengalami berbagai kejadian yang membuat saya menjadi lebih bijaksana dalam mengambil keputusan untuk mengembangkan blog ini.

Saya merasa aneh saja mendapati diri sendiri mulai sedikit memahami tentang dunia ngeblog. Kegiatan yang berawal dari iseng dan tidak terarah, sekarang berkembang menjadi aktivitas yang terencana dengan baik.

Meskipun demikian, terkadang saya masih saja mengalami ketakutan dalam berbagai aspek aktivitas ngeblog. Sesuatu yang wajar mengingat saya masih pemula dalam bidang ini.

Saya akan menulis daftar ketakutan yang saya alami, mungkin saja Anda juga sedang mengalaminya. Tentu saja beserta dengan cara mengatasinya agar Anda tidak kebingungan ketika menghadapi masalah yang sama dikemudian hari. Berikut daftarnya:

1. Tampilan Blog

Hampir sebagian besar blogger memiliki ketakutan dalam menentukan theme yang paling tepat. Apakah nanti blog saya akan terlihat profesional dimata pengunjung ? Apakah themenya sudah sesuai dengan standart SEO friendly? Lalu, apakah desainnya sudah bagus sehingga tulisannya mudah dibaca dan tidak membuat mata pengunjung sakit?

Ketakutan tersebut kemudian menjelma menjadi kebingungan. Perasaan menjadi sering bimbang ketika melihat tampilan blogger lainnya. Berkunjung ke blog A, tampilannya terlihat bagus sehingga ingin meniru blog tersebut. Berkunjung ke blog B, tampilannya juga tidak kalah bagus. Dan seterusnya ketika mengunjungi blog C, D, dan sampai Z. Pepatah yang cocok digunakan untuk menggambarkan keadaan ini adalah “rumput tetangga selalu lebih hijau”.

Dalam masalah ini, saya mengakui bahwa dalam memilih theme, ada perasaan ingin terlihat keren di mata blogger lain. Konyol, tapi itu benar-benar terjadi pada saya. Kemudian saya mulai asyik mencoba-coba theme yang tersedia, bergonta-ganti theme. Tapi saya selalu merasa ada saja yang kurang dari theme yang saya pakai.

Cara mengatasi masalah ini:

Untuk mengatasi ketakutan atau kebingungan Anda dalam memilih theme, cobalah melihat theme blogger-blogger terkenal atau situs-situs yang memiliki banyak pengunjung. Mereka jarang sekali mengganti theme, bahkan mungkin tidak pernah sama sekali.

Anda harus mulai mengubah beberapa mindset. Pertama, percayalah kepada para desainer theme blog. Mereka sudah bekerja keras untuk menghasilkan karya yang bagus. Itu berarti setiap theme pasti memiliki kelebihan tersendiri dibanding dengan theme lainnya. Jadi, jangan hiraukan pikiran negatif tentang theme yang Anda gunakan. Itu akan membantu Anda terhindar dari kesalahan blogger pemula, yaitu sering berganti theme.

Kedua, berhubungan dengan SEO. Jika Anda bukan praktisi SEO, maka sebaiknya Anda tidak mengubah atau mengutak-atik kode theme Anda. Kode-kode tersebut sangat sensistif. Sedikit saja Anda melakukan kesalahan, bukannya semakin SEO friendly, nanti malah terjadi error. Saya hanya percaya pada pernyataan resmi pihak wordpress.com bahwa semua theme telah dibuat SEO friendly sehingga tidak perlu melakukan perubahan apapun.    

2. Takut Alexa Rank Gendut Lagi

Dulu, saat saya baru beberapa bulan ngeblog, saya berpendapat bahwa alexa rank bukanlah sesuatu yang penting. Tapi semua itu berubah seiring dengan berjalannya waktu. Alexa rank menjadi penting karena saya ingin mendapatkan job review seperti teman-teman. Dan Salah satu faktor yang dilihat oleh orang yang ingin produk atau jasanya direview adalah nilai alexa rank yang kecil. Jadi, harus berjuang agar bisa merampingkan alexa sekecil mungkin.

Setelah menjalankan beberapa tips yang saya temui di internet, alexa rank pun menjadi ramping. Tapi beberapa minggu kemudian, alexa rank saya menjadi gendut lagi. Kejadian tersebut membuat saya sedih dan agak paranoid. Bagaimana kalau alexa rank terus membengkak? Ada sedikit perasaan malu di hati saya karena blogger lain kok alexa ranknya kecil sekali ya ha ha ha……..

Bagaimana dengan Anda, apakah Anda malu punya alexa rank yang gendut?

Cara Mengatasi Masalah Ini:

Di internet cukup banyak tutorial atau tips untuk mengecilkan alexa rank. Saya sudah merangkumnya pada artikel “cara cepat menurunkan alexa rank”. Jika Anda konsisten menjalankan tips-tips yang saya tuliskan, maka Anda tidak perlu takut alexa rank akan gendut lagi. 

3. Bersosialisasi

Saya selalu ingin punya banyak teman. Tapi hal itu sulit terwujud karena saya tipe orang pendiam dan tidak terlalu banyak bicara. Jadi, bisa dikatakan saya tidak pandai bersosialisasi di kehidupan nyata.

Masalah yang sama juga saya hadapi ketika saya menjalankan aktivitas ngeblog. Bagaimanapun juga, ngeblog itu lebih menyenangkan jika melihat statistik dan mendapati ada banyak orang yang membaca postingan kita. Untuk itu, saya perlu berubah dan mulai memberanikan diri untuk mulai berkomentar di blog lainnya.

Awalnya saya juga pesimis. Statistik tidak kunjung naik meskipun saya sudah banyak berkomentar di blog lain. Entah mengapa blogger lain kok tidak mau berkunjung balik ke blog saya. Rasanya sedih sekali mengingat masa-masa itu. Sampai sekarang pun saya masih sering takut. Saya sering berpikir negatif, bagaimana seandainya teman-teman yang sering berkunjung di blog ini mulai tidak suka dengan apa yang saya tuliskan? Padahal saya sudah bersusah payah menjalin hubungan baik dengan mereka. Rasa takut yang demikian cukup menyiksa dan memaksa saya memutar otak untuk tetap berhubungan baik dengan blogger lain.

Cara Mengatasi Masalah Ini:

Untuk bisa memiliki banyak teman, Anda harus membuka diri. Kabar baiknya adalah hampir sebagian besar blogger suka bersosialisasi. Siapa sih yang tidak ingin punya banyak teman? Saya punya 3 cara agar Anda bisa memulai berhubungan baik dengan orang lain sebagai blogger:

Rutin berkomentar – Agar tulisan Anda banyak yang membaca, hal pertama yang harus dilakukan adalah rajin berkomentar di blog orang lain. Ketika mereka menyadari bahwa ada seseorang yang sering berkomentar di blog mereka, mereka akan mulai mengunjungi blog Anda dan membaca tulisan Anda. Artikel “cara berkomentar yang baik” akan menolong Anda menjalankan misi ini.

Rekomendasikan tulisan blogger lain – Jika Anda menemukan tulisan yang bermanfaat dan masih berhubungan dengan topik yang Anda tulis, jangan ragu untuk merekomendasikannya kepada pembaca setia Anda (memberi link). Saat blogger lain menyadari mendapat beberapa pengunjung dari blog Anda ketika melihat statistik, mungkin mereka ingin membaca tulisan Anda. Bahkan, mungkin mereka juga akan merekomendasikan tulisan tersebut.

Ketahui penyebab orang tidak mau membaca tulisan Anda –  Saya sudah menulis beberapa alasan mengapa orang tidak mau membaca tulisan kita. Baca dengan seksama. Pelajari dan hilangkan penyebabnya. Maka Anda akan mulai terbiasa mendapati statistik yang menunjukan banyak orang yang membaca tulisan Anda.

4.Takut Tulisan Jelek

Ini masalah kepercayaan diri kita sebagai penulis. Hampir kebanyakan blogger yang saya temui (termasuk saya) bukanlah penulis profesional. Tidak mengherankan jika masalah yang sering menghantui adalah takut kalau tulisannya jelek.

Sebenarnya saya kurang begitu mengerti standart penulisan yang baik. Bagi saya, tulisan itu baik atau berkualitas jika ditulis sesederhana mungkin sehingga mudah dipahami oleh orang lain. Tapi sejujurnya, beberapa kali saya benar-benar merasa bahwa tulisan saya memang jelek.

Apa yang dipikirkan orang tentang saya ketika membaca tulisan yang saya publikasikan?

Apakah pembaca setuju dengan ide yang saya sampaikan?

Saya menyebut ini sebagai sindrom penulis pemula. Tidak peduli sebaik apapun Anda mengolah kata, pasti ada keraguan di hati tentang kualitas artikel yang telah ditulis. Tapi ketakutan ini akan menghilang seiring dengan berjalannya waktu. Jadi Anda tidak perlu khawatir terlalu berlebihan ketika mengalaminya.

Cara Mengatasi Masalah Ini:

Kepercayaan diri dalam menulis muncul ketika Anda memiliki pengetahuan tentang menulis itu sendiri. Artinya, Anda akan optimis dengan apa yang Anda tuliskan jika mengetahui teori-teori tentang menulis artikel berkualitas. Saya telah menulis beberapa tips menulis yang berguna bagi Anda:

5 Tips menulis artikel di blog
Menulis artikel di Blog– Buat Scannable

7 Langkah memulai kebiasaan menulis

9 Cara menulis konten berkualitas

5.Persaingan yang Ketat Dalam Mendapatkan Pengunjung

Mekanismenya seperti ini: “semakin banyak artikel yang diterbitkan, semakin banyak kesempatan untuk tampil di halaman hasil pencarian. Dan semakin banyak halaman yang duduk di halaman pertama Google, semakin banyak pula pengunjung yang didapatkan.”

Berbeda dengan situs-situs besar yang memiliki banyak penulis sehingga mereka mampu mempublikasikan banyak artikel, blogger seperti saya harus berjuang dengan keras untuk menerbitkan artikel dan mendapatkan pengunjung. Dilihat dari segi apapun, mustahil bagi saya untuk bersaing dengan situs-situs besar atau blog-blog otoritas.

Selama beberapa waktu saya terus memikirkan hal ini. Sebaik apapun tulisan saya, pengunjung harian tetap saja berkisar antara 50 sampai 90 pengunjung unik. Jujur saja, saya merasa takut bersaing dengan blogger lain. Setiap kali saya menulis, pasti ada keraguan di hati saya. “apakah artikel ini nantinya bisa menjaring pengunjung seperti yang saya harapkan?”

Meskipun demikian, saya tetap fokus pada rencana pengembangan blog ini. Saya hanya perlu terus menulis dan menguasai SEO untuk kata kunci dengan persaingan rendah. Tapi tetap saja, hasilnya mengecewakan. Saya tidak bisa melakukan riset kata kunci dan itu membuat saya terus berpikir negatif tentang masa depan blog ini.

Setelah lama belajar dan mencoba-coba, akhirnya beberapa artikel saya benar-benar bisa berada di urutan halaman pertama Google. Pada kenyataannya, sebagian orang lebih menyukai artikel dengan perspektif sederhana yang ditulis di blog-blog pribadi. Saat Anda sudah terbiasa dan memahami tentang dunia blog, Anda akan siap bersaing dengan blogger lain dalam menjaring pengunjung sebanyak-banyaknya.

Cara Mengatasi Masalah Ini:

Bersaing dengan blog otoritas atau situs besar akan menciutkan nyali kita. Saya juga demikian. Tapi mau bagaimana lagi, jika Anda ingin tetap eksis, maka Anda harus siap bersaing dengan situs besar atau blog-blog otoritas. Ada beberapa cara yang biasa saya pakai agar tidak takut bersaing dengan blogger lain:

1. Terus Menulis Saja – Terlalu banyak berpikir tidak akan menyelesaikan masalah. Saya tidak lagi terlalu peduli dengan persaingan atau jumlah pengunjung. Satu-satunya hal yang saya lakukan adalah terus menulis. Saya hanya mengingat masa ketika saya baru muilai ngeblog. Saat itu saya merasa senang meskipun pengunjungnya sedikit sekali. Jadi, menulis saja seperti biasa. Hilangkan semua kecemasan.

2. Belajar SEO – Saya orang yang sedikit lambat dalam mempelajari suatu hal. Saya hanya sedikit tahu tentang SEO. Tapi dengan sedikit ilmu tadi saya mampu berada di halaman pertama Google untuk kata kunci yang tidak terlalu populer. Memang tidak bisa mendapat ribuan pengunjung, tapi cukup menghibur dikala bosan.

3. Tulis Sesuatu yang berbeda – Cobalah untuk kreatif dan menyajikan informasi secara berbeda. Memang sulit, tapi jika Anda mampu mengembangkan kemampuan menulis kretif, orang-orang akan mengunjungi blog Anda karena memiliki keunikan dalam menyajikan informasi.

Baca juga artikel saya yang berjudul “cara mendapatkan pengunjung”. Siapa tahu ada trik baru yang bisa Anda terapkan di blog Anda.

6. Menghasilkan Uang Dari Blog

Ini yang paling sulit dilakukan. Banyak orang yang mencoba untuk menghasilkan uang dari blog berakhir dengan menyedihkan. Mereka menyerah. Berhenti mencoba dan gagal.

Saya sempat berpikir “Mengapa mereka gagal padahal mereka banyak membaca informasi yang beredar di internet tentang menghasilkan uang dari blog?”

Mungkin informasi yang mereka dapatkan salah. Mungkin juga karena mereka terlalu tergesa-gesa memonitise blognya padahal belum memiliki pengunjung yang stabil. Atau mungkin karena kebanyakan dari mereka adalah tipe pemimpi tapi terlalu malas untuk berjuang. Terlalu banyak alasan. Saya sendiri juga tidak begitu tahu dan tidak ingin tahu. Saya hanya fokus dengan blog saya sendiri. itu saja.

Tapi saya tetap mangakui bahwa jauh di lubuk hati, saya takut gagal menghasilkan uang dari blog. Sebenarnya saya masih penasaran, apakah kita benar-benar menghasilkan uang dari blog? Saya merencakan untuk sukses di tahun ke-4. Dan ini baru tahun pertama. Saya sudah menghasilkan sedikit uang dari jasa penulisan artikel yang saya kelola. Itu merupakan angin segar. Tapi tetap saja, rasa takut itu sering menghantui. Saya meluangkan 3 jam dalam sehari hanya untuk membaca, menulis, berkomentar, dan hal-hal lainnya berkaitan dengan blog. Saya tidak mau gagal.

Cara Mengatasi Masalah Ini:

Sampai sekarang saya belum bisa menyelesaikan masalah ini. Saya tetap takut gagal menghasilkan uang dari blog. Investasi waktu selama 3 jam harus menghasilkan uang bagaimana pun caranya. Satu-satunya yang membuat saya tenang adalah sampai sejauh ini semua masih berjalan sesuai rencana.

Saran saya, bagi Anda yang ingin menghasilkan uang dari blog, lebih baik rencanakan dengan seksama dan hati-hati. Kemudian jalankan rencana itu dengan tekun agar tidak menyesal di kemudian hari.

Kesimpulan

Apapun ketakutan yang Anda alami, selalu ada solusi terbaik untuk menyelesaikannya. Tetaplah percaya bahwa Anda adalah blogger yang hebat. Saat Anda mengalami masalah baru, itu berarti adalah kesempatan untuk mengembangkan diri ke level selanjutnya.

Seiring berjalannya waktu dan banyaknya pengalaman yang kita peroleh, semoga kita bisa menjadi lebih bijaksana dalam menentukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengembangkan blog yang kita miliki.

Satu-satunya hal yang harus diperhatikan adalah jangan mudah menyerah. Karena tidak akan pernah kita jumpai sesuatu yang instan. Semua butuh pengorbanan. Semua akan indah pada waktunya.

Ditulis dengan wordpress untuk android

Iklan

12 tanggapan untuk “6 Ketakutan yang Dialami Blogger dan Cara Mengatasinya

  1. Kalo dalam dunia bisnis ada istilah ‘blue ocean strategy’ jadi daripada berdarah-darah masuk ke wilayah persaingan yang sudah sangat ketat mending cari sesuatu yang baru yang kira-kira sesuai dengan apa yang dibutuhkan pelanggan (pembaca). Seperti tips ‘tulis sesuatu yang berbeda’ (^^)b

    Plus, daripada sibuk memikirkan persaingan lebih baik sibuk memikirkan customer needs, apa yang kira-kira dibutuhkan pembaca. Jadi itung-itung niatnya membantu pembaca mencari apa yang mereka butuhkan. Akhirnya win-win solution, pembaca memperoleh apa yang ia butuhkan, blogger memperoleh pembaca 😀

    Maaf kalo ada salah kata..hehe

    Terus semangat Mas… 😀

    Suka

  2. Saat memutuskan jadi blogger fiksi saya paham betul bahwa tidak banyak blog fiksi yang rame pengunjung. Tapi saya selalu percaya pada satu quotes yang pernah saya baca bahwa ‘tulisan kita akan menemukan pembacanya sendiri’ dan itu sudah terbukti minimal 100 orang adalah yang datang tiap harinya

    Soal theme saya pernah ganti sekali dan kayaknya yang ini sudah paten nggak bakal ganti lagi kecuali ada masukan dari pembaca yang mungkin kurang nyaman dengan tampilannya. Ibarat pedagang, bagi saya pembaca adalah raja

    Soal blogwalking saya hobi bingits meski nggak selalu komen. Karena buat saya sangat tidak elok kalau kita komen di lapak seseorang cuma agar dia balas komen di lapak kita atau kunjungannya balik. Biarlah dia memutuskan untuk datang ke blog saya atau tidak seperti halnya saya yang berhak penuh memutuskan akan komen atau tidak sesuai kata hati saya.
    Membaca atau menulis itu ibarat makan dan minum

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s