Sepertinya Saya Jatuh Cinta

Sebenarnya saya adalah tipe cowok yang suka penasaran sama cewek cantik. Boleh dikatakan jika saya hanya ingin mengenal mereka lebih jauh lagi. Apakah mereka punya sifat secantik parasnya? Itu adalah pertanyaan yang selalu menjadi pemikiran saya selama ini.

Tak heran, sejak saya SMP sampai kuliah, jumlah teman cewek saya lebih banyak daripada teman cowoknya. Maka, bisa dipastikan jika kami berkumpul, orang yang paling tampan adalah saya ha ha ha. Bahkan pernah dalam sebuah kelas ketika saya kuliah, semua muridnya adalah cewek kecuali saya karena kebetulan “mungkin” saya sedang dikerjain sama teman-teman cowok yang entah mengapa absen di hari tersebut. Bangga…? Tidak sama sekali. Malah saya merasa aneh saja menjadi satu-satunya cowok di kelas. Akibatnya, saya salah tingkah dan sering mencuri-curi pandang ke arah mahasiswi di dalam kelas. Untuk satu hari, saya benar-benar merasa beruntung.

Banyaknya teman cewek bukan berarti saya mudah untuk mencari kekasih. Entah mengapa saya hanya tertarik ketika pertama kali bertemu. Bagi saya, berkenalan dengan lawan jenis adalah hal yang mengagumkan. Sejauh ini … Semua berjalan dengan lancar dan mampu mengenal banyak cewek cantik. Anehnya, saya tidak pernah benar-benar tertarik untuk menjadikan mereka kekasih saya. Hubungan kami hanya berteman dan tidak pernah lebih dari itu.

Beberapa hari yang lalu sepertinya saya mengalami kesialan dan keberuntungan secara bersamaan. Saya bertemu dengan seorang cewek berjilbab dan berkulit putih. Jika kau pernah membaca tentang wanita idaman saya, pasti kau akan menertawakanku karena cewek yang kutemui tidaklah sesempurna itu.

Ia biasa saja. Kalau menurutku ia terlihat cantik karena memakai pakaian yang bagus. Juga karena ia selalu tersenyum ketika sedang berjalan. Jadi, mungkin bagi sebagian orang ia bukanlah cewek yang cantik.

Yang membuat saya beruntung adalah ia selalu lewat di depan tempat saya berjualan buah. Saya mengagumi keanggunannya. Jelas sekali bahwa ia tidak seperti cewek lainnya. Entah apa yang membuat saya sampai detik ini “belum” merencanakan untuk berkenalan dengan dirinya hi hi hi #saya malu. Saya selalu merasa senang ketika memikirkannya, Suka senyam-senyum sendiri, dan merasa kalau Tuhan sedang berbaik hati kepada saya karena menghadirkan cewek tadi dalam kehidupan saya.

Sialnya, ia adalah anak pondokan yang membantu pekerjaan pak haji. Tahu sendiri, saya tidak pernah mau memperdalam ilmu agama. Jadi ilmu agama saya masih sedikit. Takutnya kalau ngobrol nanti banyak tidak nyambungnya. Dia ngomong apa, saya ngomong apa kwa ha ha pasti lucu.

Tapi sejujurnya saya tidak pernah memikirkan cewek sebagaimana saya memikirkannya. Apakah ini yang disebut cinta? Saya rasa saya akan berdo’a kepada Tuhan agar diberi keberanian untuk berkenalan dengannya. Mungkin hari sabtu atau minggu kalau ia lewat seperti biasanya. Jujur saja, untuk pertama kalinya saya takut ditolak ketika mengajak berkenalan. Do’a kan saya ya teman-teman!

Ditulis dengan wordpress untuk android

15 thoughts on “Sepertinya Saya Jatuh Cinta

  1. kadang kita punya tipe orang yang disukai, contohnya aku suka cowok yang tinggi, manis, dll, tapi kadang kalau suka ya suka aja. karena sifat itu lebih attractive daripada phisically appears :3

    semangaaaaaat. semoga lancar kenalannya :3 (dan semoga mbaknya masih single) :haha

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s