Rabu 15 Juli 2015

Aku memulai hari dengan sangat baik. Bangun pagi, menikmati secangkir kopi bersama beberapa batang rokok, dan bekerja seperti biasanya.

Ada sedikit kejutan yang terjadi di pasar pagi tadi. Entah karena faktor apa penjualan buah lebih banyak dari sebelumnya. Padahal beberapa hari menjelang lebaran kebanyakan orang lebih suka belanja sandal, sepatu, baju, atau celana. Mungkin sudah rejekinya.

Perubahan drastis ini menyebabkan saya berspekulasi bahwa penjualan buah akan terus meningkat menjelang lebaran. Pasalnya, saya selaku pedagang, memberlakukan harga yang sama seperti harga hari-hari biasa. Padahal di tempat para juragan harga buah-buahan merangkak naik.

Imbasnya, penjualan buah yang saya lakukan meningkat drastis. Bahkan ada optimisme bahwa penjualan buah bisa mencapai 3x lipat pada sehari setelah lebaran. Hampir setiap tahun seperti itu. Dan semoga tahun ini lebih ramai dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Meskipun begitu, tak selamanya berjualan buah itu selalu menyenangkan. Di sore hari sampai malam hari penjualan masih stagnan sebagaimana hari biasa. Hal ini mungkin dipicu oleh kegiatan-kegiatan ibadah yang dilakukan masyarakat sehingga mereka malas keluar untuk sekadar membeli buah-buahan. Tidak ada peningkatan penjualan yang signifikan di malam hari. Tapi saya tetap bersyukur karena ada satu atau dua orang pelanggan yang meramaikan lapak saya di malam hari. Cukup menguntungkan.

Selebihnya, hari ini hanyalah sebuah hari dengan rutinitas yang sama. Tidak ada yang spesial. Masih menyenangkan seperti biasanya.

One thought on “Rabu 15 Juli 2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s