Minggu yang Tenang

Tiba-tiba saja sudah hari minggu. Hari libur. Itu berarti saya bisa bermalas-malasan dengan tenang. Bangun terlambat, tidak harus mandi pagi, dan yang penting bisa membaca buku agar bisa segera menambah daftar buku yang sudah dibaca di blog ini.

Ada sedikit rasa bangga ketika saya telah menyelesaikan bacaan dan mereviewnya di kategori buku. Semacam rasa puas. Seolah-olah telah melakukan langkah besar dalam hidup. Mungkin saya terlalu berlebihan, tapi itulah yang saya rasakan.

Jika boleh jujur, membaca adalah salah satu bentuk pelarian saya ketika saya takut dengan masa depan atau sesuatu hal yang buruk menimpa saya. Dengan membaca buku, saya bisa bersikap bijaksana menghadapi kenyataan-kenyataan tersebut. Pikiran saya terdoktrin oleh kata-kata “semua akan baik pada waktunya”. Meskipun hanya kata-kata tidak berarti, tapi itu bisa mengubah banyak hal dalam hidup saya.

Mengapa Harus Bermalas-malasan?

Karena itu merupakan hadiah setelah seminggu penuh bekerja dengan keras. Hidup dengan disiplin tinggi bukanlah suatu pilihan yang buruk. Saya benar-benar disiplin menjalankan rutinitas harian. Oleh karena itu, saya merasa pantas untuk bermalas-malasan di waktu hari minggu.

Terkadang, hidup berlalu begitu cepat. Hari berganti dengan hari tanpa mempedulikan apakah Anda telah melakukan sesuatu yang baik di hari ini. Minggu juga berlalu begitu cepat. Tanpa Anda sadari, banyak jadwal hidup yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Kemudian kita merenung, menyalahkan berbagai keadaan yang menyudutkan kita pada titik-titik yang tidak bisa diterima akal pikiran kita.

Apalagi bulan? Ia berlalu tanpa kita sadari. Meninggalkan banyak pelajaran hidup yang tentu saja tidak berguna jika kita tidak mengambil hikmah dari setiap kejadian.

Lalu, bagaimana dengan tahun? Yang tersisa hanya sedikit semangat untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang dulu terlihat indah. Kini, itu hanya menjadi anggan yang terlalu indah untuk dilupakan.

Saya tidak mau terperangkap oleh sang waktu.

Menghabiskan sedikit waktu untuk melihat apa saja yang telah kita kerjakan bukanlah hal yang sia-sia. Perbedaan antara diam tanpa tujuan dan diam dengan berpikir adalah 2 hal yang berbeda. Itu intinya.

Bermalas-malasan boleh saja asalkan itu tidak berlebihan. Menurut saya, itu tindakan bijaksana agar kita tidak terlalu stress menghadapi persoalan hidup.

Tentang Mimpi

Jangan terlalu cepat menyimpulkan. Meskipun saya bermalas-malasan, saya juga memiliki mimpi yang tak kalah besar dengan Anda.

Bukankah orang yang memiliki mimpi cenderung seorang pekerja keras?

Anda tidak salah. Tapi ketika berbicara tentang perspektif, setiap orang pasti memiliki pandangan hidup yang berbeda-beda.

Saya adalah satu diantara ribuan orang yang takut berbuat kesalahan. Penganut paham “alon-alon asal kelakon”. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia berarti “biar lambat asal selamat”.

Mimpi terdekat yang masuk target saya adalah sukses ngeblog. Seiring berjalannya waktu, blog ini semakin kaya konten. Itu pertanda baik.

Apakah Anda tahu bagaimana saya mengelolanya? Dengan bermalas-malasan.

Dalam praktiknya, saya hanya meluangkan tidak lebih dari satu jam setiap harinya. Bukanlah harga yang mahal jika suatu hari saya merasa gagal mengelola blog ini.

Saya bisa saja menulis banyak artikel setiap harinya. Tetapi itu tidak saya lakukan. Mengapa? Lebih baik teratur satu artikel setiap hari daripada 5 artikel dalam sehari tetapi kemudian harus “absen” di kemudian hari. Ini tentang konsisten.

Update secara teratur akan memberi manfaat-manfaat yang tidak Anda sadari. Anda hanya perlu konsisten rajin menulis dan semoga suatu saat Anda dan saya bisa menikmati hasilnya.

Iklan

6 tanggapan untuk “Minggu yang Tenang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s