Susahnya Menulis Pengalaman Pribadi!

Kadang-kadang menulis pengalaman pribadi bisa sangat menyusahkan. Kita memiliki pengalaman yang menarik untuk dijadikan cerita tetapi bingung bagaimana menuliskannya.

Jangankan untuk menuliskan pengalaman pribadi tersebut menjadi cerita, membuat paragraf pertama saja bisa membuat kepala kita pusing tidak karuan. Dan yang lebih menyedihkan lagi, kita tidak jadi menulis. Menyimpannya dalam draft, kemudian melupakannya. Berharap di masa yang akan datang bisa melanjutkan tulisan tersebut ketika kita sedang memiliki mood yang baik untuk menulis.

Menyusun Pengalaman Pribadi

Agar lebih mudah menyusun pengalaman pribadi, pertama kali adalah membuat judul. Pilihlah judul yang menarik, judul yang menggambarkan isi dari artikel yang Anda buat. Untuk memudahkan Anda menulis judul yang menarik, artikel-artikel berikut akan bisa menginspirasi Anda:

* 7 Cara jitu membuat judul artikel yang menarik jutaan orang.

* 4 Cara membuat judul yang menarik.

* 5 Jenis judul yang menarik pembaca blog ( plus ide merancangnya ).

Setelah Anda menentukan judul artikel, kini Anda bisa membuat poin-poin garis besar cerita agar lebih sistematis. Ingat, pembaca menyukai tulisan yang tersusun rapi. Oleh karena itu, sudah menjadi tanggung jawab Anda sebagai penulis untuk menyusun cerita tersebut menjadi sistematis sehingga mudah dimengerti dan enak dibaca.

Mulailah paragraf pertama dengan basa-basi sebentar supaya pembaca bisa bersantai ketika membaca artikel yang Anda tulis. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini untuk menyusun artikel Anda:

* Kapan pengalaman itu terjadi?

* Dimana pengalaman itu terjadi?

* Apa yang Anda pikirkan atau Anda kerjakan sebelum pengalaman itu benar-benar terjadi?

* Bagaimana kejadiannya? Apa sebabnya?

* Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Dimana titik klimaksnya?

Batasan-batasan Pengalaman Pribadi

Menulis pengalaman pribadi bisa menjadi sangat sulit karena ada batasan-batasan yang disebut privasi. Terkadang Anda tidak ingin menjelaskan secara detail perasaan yang kurang menyenangkan karena ingin terlihat baik dimata pembaca.

Bukannya itu sesuatu yang salah, tetapi dalam hal ini Anda harus menjelaskan seluruh perasaan Anda secara jujur jika Anda ingin menulis pengalaman pribadi yang menarik.

Coba deskripsikan dengan baik apa yang Anda rasakan, apa yang Anda lihat, dan apa yang Anda dengar. Susunlah dengan menggunakan imajinasi Anda dalam mengolah kata dan Anda akan menghasilkan artikel yang luar biasa.

Iklan

9 tanggapan untuk “Susahnya Menulis Pengalaman Pribadi!

  1. wah ini saya banget nih, banyak sih yang pengen ditulis tapi kok ya baru mau bikin paragraf pertama aja suda bingung, mau nulis apa duluan, jadinya kebanyakan yang di draft hanya judul doang tanpa tulisan πŸ˜€

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s