Blog yang Terbengkalai

Pernahkah Anda melihat blog yang terbengkalai? Blog yang jarang update artikel dan terkesan tidak lagi diurus oleh pemiliknya. Bagaimana perasaan Anda?

Semakin hari jumlah blogger di Indonesia semakin banyak. Itu artinya masyarakat kita telah “sedikit” melek teknologi . Sayangnya, dari sekian ribu blogger baru, hanya sedikit yang bisa mempertahankan eksistensinya sebagai blogger. Sisanya, bagi saya hanyalah orang yang tidak kompeten dalam menulis sehingga blog yang mereka miliki menjadi terbengkalai dan menjadi sampah informasi yang entah kenapa membuat saya menjadi gemas ingin menghapusnya.

Mengapa Banyak Blog yang Terbengkalai?

Blog yang terbengkalai tidak tiba-tiba ada begitu saja. Bagaimana pun juga, blog tersebut pasti pernah memiliki harapan untuk menjadi populer. Karena beberapa alasan yang tidak pasti, blog itu kini telah ditinggalkan oleh pemiliknya dan menjadi blog yang terbengkalai.

Beberapa alasan klise pun dikumandangkan oleh pemilik blog asli blog-blog yang terbengkalai tersebut diantaranya:

1. Memiliki blog lain yang lebih menjanjikan. Kebanyakan blog yang terbengkalai merupakan contoh-contoh blog yang gagal memenuhi ekspektasi pemiliknya.

Blog tersebut dianggap gagal karena tidak mampu bersaing dengan blog-blog lainnya. Sebagai blogger pemula yang masih belajar, tentu saja mereka, orang yang memiliki blog, telah menyadari bahwa mereka telah melakukan banyak kesalahan dalam mengelola blog tersebut.

Mereka terlalu malas membenahi kesalahan-kesalahan yang ada dan lebih memilih untuk membuat blog baru dan meninggalkan blog yang lama. Kemudian mereka berjanji kepada diri sendiri untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama pada blog mereka yang baru, blog yang menjanjikan banyak pengunjung dan setidaknya bisa memenuhi harapan mereka di kemudian hari.

2. Berhenti ngeblog. Mungkin karena alasan-alasan yang tidak bisa saya sebutkan, pemilik blog memutuskan untuk berhenti ngeblog. Parahnya, mereka tidak menghapus blog tersebut dan membiarkanya terbengkalai, tidak terurus, dan terlihat sangat menyedihkan.

Blog terbengkalai jenis ini masih memiliki sedikit harapan untuk bangkit lagi di kemudian hari, manakala si pemilik blog kembali aktif ngeblog. Tetapi dalam kasus ini kebanyakan blogger lebih memilih untuk membuat blog baru daripada meneruskan blog yang sudah ada.

3. Menjadi Malas Menulis. Blog tipe ini masih aktif tetapi jarang mengupdate artikel sehingga terkesan sepi dan mati. Penyebabnya, mungkin si pemilik memiliki banyak kesibukan di dunia offline sehingga mereka malas menulis di blog milik mereka.

Peluang blog terbengkalai jenis ini sangat mungkin kembali aktif ketika si pemilik blog bisa mengatasi rasa malas yang menyerang. Namun, butuh waktu yang lama untuk mengembalikan eksistensi blog ini setelah cukup lama vakum.

Memanfaatkan Blog yang Terbengkalai

Jangan lihat buku dari sampulnya”. sepertinya kalimat tersebut sangat cocok untuk diterapkan menghadapi blog-blog yang terbengkalai.

Meskipun terlihat jelek dan tidak terurus, terkadang blog yang terbengkalai memiliki artikel-artikel yang bagus dan bisa menjadi inspirasi kita untuk menulis.

Saya sering menjelajahi blog-blog yang terbengkalai untuk mencari ide menulis ketika saya kehabisan ide menulis. Dengan membaca artikel-artikel tersebut, saya merasa bergairah untuk menuliskannya kembali dengan gaya bahasa menulis saya sendiri.

Selain itu, blog yang terbengkalai saya anggap sebagai harta karun yang menunggu untuk ditemukan. Terbukti, banyak ide menulis yang saya dapatkan dari blog-blog yang terbengkalai mampu bersaing untuk menempati halaman pertama google. Anda hanya butuh sedikit “sentuhan” kreativitas untuk mengembangkan ide menulis dari artikel-artikel blog yang terbengkalai.

Iklan

6 tanggapan untuk “Blog yang Terbengkalai

  1. Kadang meskipun nggak ada seni menulis, tampilannya masih kurang menarik, dan sekedar jiplak dari buku cetak, tapi informasi yang ditulis penting. Heran juga kalo ada di ranking nomer satu google. Tapi ya mau gimana lagi kalo penulisnya udah nggak mau balik atau udah lupa password blog lamanya. Ya sudahlah biar jadi puing-puing sejarah di dunia maya heheh 😀

    Suka

    1. iya begitulah. Dulu saya juga sering punya blog yang terbengkalai, sering malah. waktu baru punya blog isinya artikel kopas. kan dulu belum tahu bagaimana etika yang ngeblog dengan baik dan benar.

      Suka

      1. Aahaha itu aib kita nggak usah dibuka disni, kayaknya pas jaman alay dulu pernah bikin blog yg isinya aksesoris2 nggak jelas yg bikin lemot aksesnya dan terus2 ada themesong yg berisik itu. 😀

        Suka

  2. ada cara auto post ke ribuan blog yang sudah lama ditinggal pemiliknya cuma saya lupa lagi. itu sangat bagus buat iklan gratis dari pada beli autosubmit. saya perlu itu buat ngasihtau org2 se indo: ada bisnis gila yg sbntar lg bakal jadi raja b.o. untung banget org2 yg datang duluan, bisa sukses duluan. yg datang belakangan, ya.. suksesnya belakangan, hehe.. datang aja lah ke http://goo.gl/lLD1Sn

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s