Takut Kalau Tulisan Terlihat Jelek, Terus Bagaimana?

Perasaan takut bahwa tulisan akan terlihat jelek di mata orang lain bisa menjadi penghambat besar bagi penulis untuk menuangkan idenya secara bebas. Terkadang kita, sebagai penulis pemula, merasa tulisan kita masih terlalu jelek untuk dipublikasikan meskipun sebenarnya tulisan tersebut tidak jelek-jelek amat bagi orang lain.

Tidak ada yang salah dengan perasaan tersebut karena semua penulis merasakan hal yang seperti itu pada awalnya. Jika Anda mampu melewatinya, bisa jadi kemampuan menulis Anda akan berkembang ke arah yang lebih baik.

Untuk mengatasi perasaan yang demikian, Anda membutuhkan motivasi-motivasi menulis berikut ini agar tetap berada di jalur yang benar dalam duni kepenulisan:

Roma Tidak Dibangun Dalam Setahun
Kemampuan menulis seseorang pasti telah melalui proses yang panjang sebelum penulis tersebut mampu menuliskan semua idenya ke dalam bentuk tulisan. Jangan takut berproses.

Ketakutan Anda akan menghasilkan tulisan yang buruk seharusnya menjadi cambukan bagi Anda untuk terus menulis ke arah yang lebih baik. Bukan sebaliknya. Menjadi minder, malu, dan yang lebih parah lagi berhenti menulis. Optimislah. Teruslah menulis dan jangan pedulikan perasaan Anda.

Anda tidak akan didenda atau dihukum jika Anda menulis dan kemudian menghasilkan tulisan yang jelek. Lalu apa yang membuat Anda takut? Logiskah perasaan Anda?

Memberi standart tulisan
Agar kita bisa mengatur baik buruknya suatu tulisan, kita harus memiliki standart tulisan yang berkualitas sehingga kita bisa menulisnya dengan baik. Apa standart tulisan Anda?

Jika Anda telah memiliki standart tertentu untuk setiap tulisan Anda, maka perasaan takut bahwa tulisan terlihat jelek tidak akan mengganggu Anda. Anda akan optimis untuk mengalirkan setiap ide menjadi tulisan. Dan yang lebih terpenting bagi Anda adalah Anda tidak ragu lagi menuliskan “semuanya”. Sesuatu yang mungkin konyol untuk dituliskan terkadang merupakan kalimat jenius yang jarang ditemukan.

Mulai sekarang tentukan standart baik untuk tulisan Anda dan Anda akan mendapatkan kepuasaan tersendiri ketika tulisan Anda selesai dipublikasikan.

Belajar menulis dengan menulis
Tidak ada cara instan agar Anda memiliki kemampuan menulis kecuali dengan terus menulis, menulis, dan menulis.

Tulislah apa yang Anda pikirkan atau hal-hal yang membuat Anda senang. Jangan menulis sesuatu yang tidak pernah Anda kerjakan atau Anda pikirkan.

Bukannya saya memberi batasan tertentu kepada kreativitas Anda. Tetapi terlalu optimis dalam menulis bisa menjadi boomerang bagi Anda di kemudian hari. Mulailah menulis hal-hal sederhana dulu. Setelah Anda merasa mampu, maka tidak ada yang bisa menghentikan Anda untuk terus menulis. Bahkan hal-hal yang rumit sekalipun.

Iklan

6 tanggapan untuk “Takut Kalau Tulisan Terlihat Jelek, Terus Bagaimana?

  1. Paling sering ni saya lihat alasan takut tulisan saya jelek, nanti banyk yang nggak suka.
    Aneh memang, gimana mau berkembang kalau yg nulisnya aja takut gitu.

    setuju nih caranya, belaar menulis dengan menulis

    Suka

  2. setuju banget bang sama statement ini ~ Ketakutan Anda akan menghasilkan tulisan yang buruk seharusnya menjadi cambukan bagi Anda untuk terus menulis ke arah yang lebih baik. ~

    jadi keinget dulu waktu pertama nulis di blog, habis posting pas di comment saking mindernya tak hapus lagi wkwkwk 😄
    oiya salam kenal bang shiq4 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s