Pembeli Adalah Raja

Dalam jual beli sering saya mendengar istilah “pembeli adalah raja” sehingga meskipun pembeli tersebut menyebalkan, seorang penjual harus tetap tersenyum diakhiri dengan ucapan terima kasih karena telah membeli barang dagangannya.

Tak ayal jargon “pembeli adalah raja” terkadang dijadikan landasan bagi orang yang membeli barang untuk berkelakuan kurang terpuji saat membeli barang. Meskipun demikian, sang penjual harus tetap bersabar untuk melayani kebutuhan pembeli.

Bagi saya pribadi, dalam hal jual beli barang, saya juga berpedoman bahwa pembeli adalah raja meskipun terkadang komplainnya berlebihan. Raja harus diperlakukan istimewa dengan memilihkan barang sesuai permintaan. Ada yang berkata “harga tidak masalah yang penting barangnya bagus”, adapula yang berkata “yang penting murah. Biarpun barang KW!”. Begitulah para pembeli yang sering saya jumpai.

Berbeda dengan blogger lain yang berpendapat bahwa jargon “pembeli adalah raja” adalah jargon yang salah, saya tetap berpendapat bahwa jargon “pembeli adalah raja” adalah sesuatu yang benar. Tentu saja dengan batasan-batasan yang patut dimaklumi.

Sebagai seorang raja, pembeli seyogyanya tidak minta sesuatu yang aneh-aneh kepada penjual. Karena seorang raja harus mampu bersikap bijaksana terhadap para penjual. Jangan semena-mena dan berlaku yang tidak sopan. Itulah sikap yang harus dimiliki seorang pembeli jika ingin diperlakukan sebagaimana seorang raja.

Iklan

6 tanggapan untuk “Pembeli Adalah Raja

Komentar ditutup.