Tertidur Sepanjang Hari

Kemarin saya terpaksa begadang hingga pagi karena mata saya tidak mau diajak bekerja sama untuk tidur. Sepanjang malam saya berusaha untuk tidur secara “normal” tapi tidak berhasil. Mungkin ada yang salah dengan kondisi tubuh saya sehingga hal ini bisa terjadi. Saya merasa mual dan berpikir ini pertanda bahwa tubuh saya mau sakit. Benar-benar kondisi yang gawat dan saya termenung memikirkan kemungkinan buruk tersebut sambil menahan rasa yang tidak enak pada perut saya. Untunglah hal tersebut tidak terjadi sehingga saya masih sempat menulis artikel ini.

Sepanjang malam saya terus terjaga, merasa kesepian, dan merasa terasing seorang diri. Untuk mengusir rasa yang memuakan itu, menonton televisi bukanlah ide yang buruk. Untungnya banyak stasiun televisi yang menyiarkan film-film berkualitas hingga saya sedikit merasa terhibur. Agar tidak masuk angin, saya membuat segelas STMJ dan menikmati rasa hangat yang luar biasa enak sambil menonton televisi. Begitulah saya melewati malam seorang diri.

Menjelang pagi, tubuh saya terasa sangat lelah. Mata pun sudah terasa sangat ngantuk. Namun, entah mengapa saya sulit untuk tertidur. Sebuah rasa yang tidak nyaman dan tidak ingin mengalaminya lagi di kemudian hari.

Baru sekitar pukul tujuh pagi saya tertidur dengan lelap. Itu berarti saya tidak bisa berjualan di pasar seperti biasanya. “Mungkin satu hari libur tidak apa-apa”, saya berkata kepada diri sendiri. Berusaha meyakinkan diri sendiri dengan alasan daripada sakit. Begitulah saya memaklumi keadaan diri sendiri yang kurang sehat dan tertidur dengan sangat nyenyak.

Saya merasa begitu lemah ketika saya terbangun pada pukul lima sore. Begitu lama saya tertidur, dan melewatkan sebuah hari yang menyenangkan. Perut saya pun sudah tidak mau berkompromi lagi. Rasa lapar yang memuakan membuat saya tersiksa, benar-benar menganggu. Akhirnya, saya bisa berdamai dengan rasa lapar menggunakan sepiring nasi rawon yang cukup mengenyangkan. Meskipun agak merasa mual, saya memaksakan diri untuk terus makan agar kondisi badan saya kembali seperti semula.

Pukul tujuh malam, saya mendapati diri saya sudah agak mendingan. Sudah merasa sehat seperti sedia kala. Sambil tersenyum sinis saya berkata pada diri sendiri “benar-benar pengalaman yang aneh”, tertidur sepanjang hari.

Iklan

4 tanggapan untuk “Tertidur Sepanjang Hari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s