Hobi Menulis Dan Konsekuensinya

Saya adalah orang yang memiliki hobi menulis. Hampir setiap hari saya mencari ide-ide baru untuk dituangkan ke dalam bentuk tulisan. Jika saya tidak menulis dalam beberapa hari saja, maka Anda akan mendapati diri saya dengan wajah yang menyedihkan, tidak enak dipandang mata. Dan yang lebih buruk lagi, saya akan terlihat sebagai orang yang membosankan.

Sebagai orang yang memiliki hobi menulis, saya termasuk orang yang memiliki pandangan bahwa menulis digunakan untuk mengekspresikan diri. Maka, jangan heran jika Anda menemukan artikel yang bersifat personal seperti kesepian dan kebiasaan buruk merokok. Saya suka menuliskan perasaan dan pengalaman pribadi menjadi artikel yang bisa dinikmati oleh orang lain. Meskipun tulisan saya masih jelek, saya tidak malu untuk membagikan setiap tulisan kepada Anda. Yang perlu Anda ketahui hanyalah saya selalu berusa keras untuk menulis sesuatu yang baik.

Memang benar adanya bagi seorang blogger bahwa hobi menulis adalah anugerah yang tidak ternilai harganya. Saya bisa dengan mudah menulis artikel kapan pun saya inginkan karena memang hobi menulis memberi kemudahan dalam menciptakan artikel berkualitas. Namun, tahukah Anda jika saya pun harus menanggung beberapa konsekuensi hobi menulis yang negatif seperti hal-hal berikut:

1. Sakit Kepala. Menulis itu berhubungan erat dengan aktivitas berpikir. Terkadang, untuk memenuhi hobi menulis tersebut, saya mengalami sakit kepala karena terlalu banyak ide di pikiran. Ide-ide tersebut sangat menganggu jika saya tidak menuliskan ide tersebut menjadi artikel sederhana yang mudah dipahami. Meskipun sulit, biasanya saya berhasil menyusun ide tersebut menjadi bacaan yang sistematis. Hal ini lebih dikarenakan pengalaman menulis saya yang lumayan banyak sehingga saya dengan mudah mencari kata yang tepat untuk menggambarkan ide-ide konyol di pikiran saya.

2. Tidak Memiliki Banyak Waktu. Hobi menulis membutuhkan banyak waktu. Setidaknya Anda harus memiliki satu atau dua jam setiap hari untuk menulis agar Anda bisa menciptakan kebiasaan menulis yang baik. Oleh karena itu, seorang yang memiliki hobi menulis diharuskan memiliki kemampuan mengatur waktu. Karena tanpa memiliki manajemen waktu yang baik, Anda akan kewalahan ketika menyadari bahwa waktu berjalan begitu cepat tanpa Anda sadari.

3. Keinginan Menulis di waktu yang salah. Yang paling memuakan dari hobi menulis adalah tiba-tiba ingin menulis di waktu yang salah. Misalnya ketika Anda sedang ada di kantor atau di kelas. Keinginan menulis begitu kuat sehingga Anda pun terpaksa harus menuliskan segala ide Anda di secarik kertas.

4. Menjadi Pendiam. Kebanyakan orang yang hobi menulis memiliki kebiasaan yang buruk dalam berkata melalui lisan. Mereka cenderung pasif dan tidak bisa berkata dengan baik menggunakan mulut. Mereka hanya tahu bagaimana berkata dalam bentuk tulisan.

Iklan

5 tanggapan untuk “Hobi Menulis Dan Konsekuensinya

  1. nah bener banget, nomor 2 dan 3. nyebelin bgt emang kalau pas ingin nulis tapi trus ada kerjaan. yang nomor 4 juga sih, kadang pas mau curhat sama temen ujung-ujungnya cuman poin-poinnya aja, karena semua-semuanya udah ditulis di blog.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s