Budaya Membaca di Jepang

Jepang merupakan salah satu negara maju di kawasan asia, bahkan dunia. Banyak sekali cerita yang mengangkat tema orang jepang, mulai dari kebiasaan disiplin ala samurai hingga budaya membaca mereka yang luar biasa mengagumkan.

Menurut cerita, tidak ada waktu yang sia-sia bagi orang jepang. Waktu luang yang ada mereka gunakan untuk membaca. Tak heran jika banyak pemandangan orang membaca di tempat umum seperti orang membaca sambil berdiri di kereta api listrik, petani yang membaca koran bekas, dan Tachiyomi, membaca buku sambil berdiri di toko buku.

Saya sendiri semakin kagum mengetahui fakta bahwa budaya membaca tersebut mulai mereka terapkan sejak anak-anak mereka masih kecil. Dari kelas satu SD, selalu ada PR untuk membaca dengan keras dari halaman sekian sampai halaman sekian. Anak-anak mereka harus membaca dengan suara jelas dan orang tuanya diwajibkan untuk mendengarkan dan mengoreksi jika ada yang salah pengucapanya. Dan itu dilakukan setiap hari sampai anak mereka hafal dengan apa yang mereka baca.

Menurut Yoshiko Shimbun, sebuah harian nasional Jepang terbitan Tokyo, kebiasaan membaca di Jepang diawali dari sekolah. Para guru mewajibkan siswa-siswanya untuk membaca selama 10 menit sebelum melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Kebijakan ini telah berlangsung selama 30 tahun. Dan hasilnya adalah budaya yang benar-benar mencengangkan, budaya membaca.

Itulah sekilas info tentang budaya membaca masyarakat jepang yang patut kita contoh. Semoga kita sebagai penduduk negara berkembang bisa mencontoh jepang untuk tetap membaca di waktu luang yang ada.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s