Pesan dari Nam

Paxton Andrews baru masuk UC Berkeley, San Francisco. Begitu mulai kuliah, Paxton berkenalan dengan Peter. Hidupnya terasa begitu indah, kuliahnya lancar, dan dia jatuh cinta pada peter. Keluarga pria itu pun mendukung hubungan mereka.

Sayang, perang vietnam meletus, dan peter dipanggil ikut wajib militer. Seminggu setelah mulai bertugas, peter tewas. Dunia paxton hancur, tapi bukan berarti dia patah semangat. Dia justru memutuskan menjadi koresponden Morning Sun di Saigon
Dia ingin mencari tahu apa yang dialami peter di sana.

Sayang sekali, Viet Nam merenggut kekasih baru Paxton. Gadis itu pulang ke Amerika dan berusaha kembali menyesuaikan diri. Ternyata pengaruh Vietnam terlalu kuat. Paxton membujuk atasannya supaya ditugaskan lagi di Nam.

Di putaran tugasnya yang kedua paxton bertemu tony. Awalnya tony sangat membenci paxton, tapi lambat laun dia bisa melihat kesungguhan gadis itu dalam mengerjakan tugasnya mencari berita. Selain itu tony juga sulit mengingkari kecantikannya.

Cinta mereka mulai bersemi. Tapi kemudian Tony hilang dalam tugas. Sekali lagi paxton ditinggal sendiri. Tapi kali ini dia tidak mau menyerah. Vietnam tidak boleh membunuh orang terkasih mereka lagi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s